Pembinaan Kepribadian Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan Melalui Bimbingan Kelompok
DOI:
https://doi.org/10.15575/irsyad.v13i4.49922Abstract
Penelitian bertujuan untuk mengetahui bagaimana pembinaan kepribadian dapat terlaksana di lembaga pemasyarakatan narkotika kelas IIA Bandung. Dengan banyaknya warga binaan di lapas narkotika kelas IIA Bandung menjadikan kegiatan pembinaan kepribadian harus dilaksanakan secara kelompok. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, metode studi kasus, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa lapas narkotika kelas IIA Bandung melaksanakan pembinaan kepribadian yang terbagai menjadi tujuh kegiatan, diantaranya pramuka, santri, admisi orientasi, pusat kegiatan belajar masyarakat, kesenian, olahraga, pembinaan berbangsa dan bernegara, dan pembinaan kesadaran hukum. Adapun kondisi warga binaan sebelum mengikuti pembinaan kepribadian, warga binaan cenderung mengalami emosional yang tidak stabil, kurangnya motivasi, kurang percaya diri, mengalami kecemasan, dan keterbatasan individu dalam interaksi sosial. Tetapi setelah mengikuti pembinaan kepribadian, terjadi perkembangan dari keadaan sebelum mengikuti pembinaan tersebut.
Kata Kunci : Pembinaan Kepribadian; Warga Binaan Pemasyarakatan; Bimbingan Kelompok



