Daya hasil dan indeks panen ubi jalar unggul baru berdaging kuning (Ipomoea batatas L. (Lam.))


Agung Karuniawan(1*), Reviana Aulia(2), Haris Maulana(3), Debby Ustari(4), Neni Rostini(5)

(1) Universitas Padjadjaran, Indonesia
(2) ,  
(3) ,  
(4) ,  
(5) ,  
(*) Corresponding Author

Abstract


Estimasi daya hasil dan indeks panen dalam pemuliaan tanaman dibutuhkan untuk menyeleksi genotip ubi jalar. Genotip ubi jalar terseleksi yang berdaya hasil tinggi dapat digunakan sebagai bahan pendukung diversifikasi pangan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh genotip ubi jalar berdaya hasil tinggi serta memiliki indeks panen tinggi. Penelitian dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran Kabupaten Sumedang, Jawa Barat dari bulan November 2018 sampai April 2019. Penelitian ini menggunakan delapan genotip ubi jalar dan tiga genotip pembanding (Ac Putih, Kidal, dan Rancing). Metode yang digunakan adalah rancangan acak kelompok (RAK) dengan 11 perlakuan yang diulang sebanyak tiga kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah ubi per tanaman, jumlah ubi total, jumlah ubi ekonomis, bobot ubi per tanaman, bobot ubi total dan bobot ubi ekonomis menunjukan perbedaan yang nyata. Terdapat tujuh genotip yang berdaya hasil tinggi yaitu MZ 332, PR 91 (838), Awachy 4, KMDK, IND 38 (48), IND 8 (11), IND 264. Terdapat empat genotip ubi jalar unggul baru yang memiliki hasil indeks panen > 1 yaitu, Mz 332, PR 91(838), KMDK, dan IND 8(11).

  

ABSTRACT 

Estimation of yield and harvest index on sweet potato are needed to select new superior genotypes of sweet potato in the breeding program. Selected sweet potato genotypes with high yield can be used as supporting material for food diversification. The purpose of this study was to obtain new superior genotypes of yellow-fleshed sweet potato with high yield and high harvest index. The study was conducted in the Experimental field, Faculty of Agriculture, Universitas Padjadjaran, Sumedang Regency, West Java from November 2018 to April 2019. This study used eight sweet potato genotypes as treatment and three genotypes as check i.e. Ac Putih, Kidal and Rancing. The method used was randomized block design (RBD) with 11 treatments repeated three times. The results showed that the numbers of tuber per plant, numbers of tuber per plot, numbers of economic tuber, weight of tuber per plant, total weight per plot, weight of economic tubers were significantly different. There are seven genotypes with the high yield, i.e. MZ 332, PR 91 (838), Awachy 4, KMDK, IND 38 (48), IND 8 (11), IND 264. Four genotypes with harvest index > 1 i.e. Mz 332, PR 91 (838), KMDK, and IND 8 (11).

Keywords


daya hasil, indeks panen, komponen hasil, ubi jalar

Full Text:

PDF

References


Amao, P.A., S.O. Osunsanya, & A.M. Afolabi. (2018). Yield Evaluation and Assessment of Growth of Five Different Varieties of Sweet Potato (Ipomoea batatas ( L .) Lam ). Journal of Agriculture and Ecological Research International. 15(1): 1–8. doi: 10.9734/JAERI/2018/40744.

Andrade, Maria I., Abdul Naico, Jose´ Ricardo, Rau ´l Eyzaguirre, Godwill S. Makunde, Rodomiro Ortiz, W.J.Grueneberg. (2016). Genotype x Environment Interaction and Selection for Drought Adaptation in Sweet potato (Ipomoea batatas [L .] Lam .) in Mozambique. Euphytica 209: 261–280.doi:10.1007/s10681-016-1684-4.

Anggraeni, Y.P., & S.S. Yuwono. (2014). Pengaruh Fermentasi Alami Pada Chips Ubi Jalar (Ipomoea batatas) Terhadap Sifat Fisik Tepung Ubi Jalar Terfermentasi. Jurnal Pangan dan Agroindustri 2(2): 59–69.

BPS. (2018). Luas Panen, Produktivitas, dan Produksi Ubi Jalar di Indonesia. https://www.bps.go.id/subject/53/tanaman-pangan.html#subjekViewTab3.

Ginting, E., R. Yulifianti, & M. Jusuf. (2014). Ubijalar Sebagai Bahan Diversifikasi Pangan Lokal. Jurnal Pangan 23(2): 194–207.

Gomez, K.A., & A.A. Gomez. (1984). Statistical Procedures for Agricultural Research (Gomez & Gomez, 1984). 1st ed. John Wiley & Sons, Ltd, New York.

Hakim, L. (2012). Komponen Hasil dan Karakter Morfologi Penentu Hasil Kedelai. Penelitian Pertanian Tanaman Pangan 31(3): 173–179.

Huaman, Z. (1999). Sweetpotato Germplasm Management (Ipomoea batatas) Training Manual. Intrenational Potato Center (CIP).

Karuniawan, A., N. Wicaksono, D. Ustari, T. Setiawati, & T. Supriatun. (2017). Identifikasi keragaman genetik plasma nutfah ubi kayu liar (Manihot glaziovii muell) berdasarkan karakter morfo-agronomi. Jurnal Kultivasi. 16(3): 435–443.

Mahmudatussa’adah, A. (2014). Komposisi Kimia Ubi Jalar. Jurnal Pangan 23(1): 53–64.

Maulana, H., D.M. Nugroho, L. Trimo, & A. Karuniawan. (2016a). Participatory selection of sweet potato based on farmers preferences in banjar city. Proceedings of SABRAO 13th Congress and International Congress. IPB Press, Bogor

Maulana, H., M. Rachmadi, & A. Karuniawan. (2016b). Respon Klon Serta Potensi Hasil Ubi Jalar Pada Dua Lokasi Sentra Tanam di Jawa Barat. Prosiding. Semin. Nas. PERIPI Komda Riau “Strategi Pemuliaan Dalam Mengantisipasi Perubahan Iklim Glob. Pekanbaru.

Mustamu, Yohanis Amos, Koko Tjintokohadi, Wolfgang J. Grüneberg, Agung Karuniawan, & D.Ruswandi. (2018). Selection of superior genotype of sweet-potato in Indonesia based on stability and adaptability. Chilean Journal of Agricultural Research. 78(4): 461–469. doi: 10.4067/S0718-58392018000400461.

Petersen, R.G. (2016). Agricultural Field Experiments : Design and Analysis. CRC Press, New York.

Putri, D.I., Sunyoto, E. Yuliadi, & S.D. Utomo. (2013). Keragaman Karakter Agronomi Klon-Klon F1 Ubi Kayu (Manihot esculenta Crantz) Keturunan Tetua Betina UJ-3, CMM 25-27, dan Mentik Urang. Jurnal Agrotek Tropika. 1(1): 1–7.

Saraswati, P., A. Soplanit, A.T. Syahputra, L. Kossay, N. Muid, E. Ginting, G. Lyons. 2013. Yield trial and sensory evaluation of sweet potato cultivars in Highland Papua and West Papua Indonesia. Journal of Tropical Agriculture. 51(1): 74–83.

Suminarti, N.E., & Susanto. 2015. Pengaruh Macam dan Waktu Aplikasi Bahan Organik Matter Pada Tanaman Ubi Jalar (Ipomea batatas L.) Var. Kawi. J. Agro 2(1): 15–28.

Wahyuni, T.S., J. Restuono, & F.C. Indriani. (2016). Pengaruh Turun Gulud terhadap Hasil dan Komponen Hasil Klon Ubi Jalar di Lahan Kering Masam. Prosiding. Seminar Hasil Penelitian Tanaman. Aneka Kacang dan ubi. Malang. 550–558.

Widyaningtyas, M., & W.H. Susanto. (2015). Pengaruh Jenis dan Konsentrasi Hidrokoloid (Carboxy Methyl Cellulose, Xanthan Gum, dan Karagenan) Terhadap Karakteristik Mie Kering Berbasis Pasta Ubi Jalar Varietas Ase Kuning. Jurnal Pangan dan Agroindustri 3(2): 417–423.

Zuraida, N. (2010). Karakterisasi Beberapa Sifat Kualitatif dan Kuantitatif Plasma Nutfah Ubi Kayu (Manihot esculenta Crantz .). Buletin Plasma Nutfah 16(1): 49–56.




DOI: https://doi.org/10.15575/5704

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons Licence

Jurnal Agro (J. Agro: ISSN 2407-7933) by http://journal.uinsgd.ac.id/index.php/ja/index is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.