Lelucon dan Representasi Masyarakat Indramayu dalam Karakter Joni Rengge, Daslam, dan Bi Sarkem

Akhmad Jauhari

Abstract


Artikel ini memaparkan tentang representasi masyarakat Indramayu melalui karakter di cerita lelucon. Karakter tersebut adalah Joni Rengge, Daslam, dan Bi Sarkem. Tujuan kajian ini adalah untuk mengetahui karakter masyarakat Indramayu dari berbagai sisi. Obyek kajiannya adalah karakter Joni Rengge dalam pementasan drama ‘sandiwara’, Daslam dalam cerita komedi karya Supali Kasim, dan Bi Sarkem dalam film yang ditayangkan di kanal YouTube Wong Sugih. Metode yang digunakan dalam analisis ini adalah analisis deskriptif dengan pendekatan kritik sastra mimesis. Hasil kajian dalam artikel ini adalah masing-masing tokoh lelucon menggambarkan representasi masyarakat Indramayu dari sisi politik, budaya, dan sosial. Karakter Joni Rengge menggambarkan sisi politik lewat peran dan dialognya bersama karakter raja, Joni Rengge melontarkan kritik-kritik berupa satir kepada raja tersebut dan kritik itu selaras dengan kondisi politik di Indramayu. Karakter Daslam menggambarkan sisi budaya lewat penggunaan bahasa daerah Jawa Indramayu, aktivitas keseharian Daslam sering kali mengaitkan interaksi bahasa daerah dengan bahasa nasional, bahasa internasional, atau dengan kebudayaan lain. Sedangkan karakter Bi Sarkem menggambarkan kondisi sosial Indramayu terkait fenomena pekerja migran Indonesia (PMI), kehidupan Bi Sarkem menunjukkan masyarakat Indramayu yang hidupnya dikelilingi PMI.


Keywords


Sastra, Budaya

Full Text:

PDF

References


Abrams, M. (1999). A Glossary of Literary Terms. Boston: Heinle & Heinle.

Biswas, S. (2017). Theatre Theory and Performance: A Critical Interrogation. Newcastle: Cambridge Scholars Publishing.

Chiko Caesar, A. E. (2017). Penyutradaraan Sitkom sebagai Bentuk Kritik melalui Komedi. e-Proceeding of Art & Design, 4(1), 38-45.

Comenk, K. (2021, Agustus 17). Kalesan Daslam Episode Daslam Ngajak Ngarit. (K. Comenk, Sutradara, & K. Comenk, Pemain) YouTube MANG DASLAM, Indramayu. Dipetik Oktober 25, 2021, dari https://www.youtube.com/watch?v=9ld4kbv5JDM

Handayani, L. S. (2020, September 23). Terbesar di Jabar, Indramayu Berangkatkan 22 Ribu TKI. Dipetik Oktober 25, 2021, dari Republika: https://www.republika.co.id/berita/qh3xum396/terbesar-di-jabar-indramayu-berangkatkan-22-ribu-tki

Kasim, S. (2013). Budaya Dermayu: Nilai-nilai Historis, Estetis, dan Transendental. Yogyakarta: Poestakadjati.

Kasim, S. (2019). Yen Wit Pelem Wis Kembangen. Dalam S. Kasim, Durung Mati, Sukmane Wis Nglayung-layung (hal. 67-90). Indramayu: Rumah Pustaka.

Kasim, S. (2020). Bahasa Jawa Indramayu: Latar Sosiolinguistik, Dialektonolgi, Politisasi, dan Pemertahanan Bahasa. Indramayu: Rumah Pustaka.

Kasim, S. (2020). Kalesan Daslam: Crita Guyon Dermayon. Indramayu: Rumah Pustaka.

Kasim, S. (2021, September 15). Lelucon dan Representasi Masyarakat Indramayu dalam Karakter Joni Rengge, Daslam, dan Bi Sarkem. (A. Jauhari, Pewawancara)

Minanto. (2020). Aib dan Nasib. Jakarta: Marjin Kiri.

Ratna, N. K. (2008). Postkolonialisme Indonesia: Relevansi Sastra. Yogyakarta: Penerbit Pustaka Pelajar.

Ratna, N. K. (2015). Teori, Metode, dan Teknik Penelitian Sastra dari Strukturalisme hingga Postrukturalisme Perspektif Wacana Naratif. Yogyakarta: Penerbit Pustaka Pelajar.

Sari, D. P. (2018). Dinamika Relasi Menantu dengan Mertua yang Tinggal Bersama. Universitas Sanata Dharma, Fakultas Psikologi. Yogyakarta: Not Published.

Sari, F. (2020). GARA2 MERTUA EDAN, RUMAH TANGGA BERANTAKAN / FILM INDRAMAYU FULL MOVIE. (Wong Sugih) Dipetik Oktober 25, 2021, dari YouTube Wong Sugih: https://www.youtube.com/watch?v=fFVent3Y52A&t=862s

Shakespeare, W. (1999). The Tragedy of Hamlet, Prince of Denmark. John Bosak Public Domain.

Tunggal, S. A. (2016, November 30). Lawakan Paling Lucu JONI RENGGE ANEKA TUNGGAL. Indramayu: YouTube DABAR PRODUCTION. Dipetik Oktober 25, 2021, dari https://www.youtube.com/watch?v=fnIapRzxbQU&lc=Ugj-wmhMN689pngCoAEC

Tunggal, S. A. (2017, November 29). Lawakan Joni Rengge Episode: Lemah Wungkuk Full. Indramayu. Dipetik Oktober 22, 2021, dari https://www.youtube.com/watch?v=Q3chCxlqQZ4&t=4s




DOI: https://doi.org/10.15575/al-tsaqafa.v18i2.14711

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Al-Tsaqafa has been indexed by :

                                

                                                                                       

..........................................................................................................................................................................................................................................

Alamat Redaksi:
Lt. 2 Gedung Fakultas Adab dan Humaniora
UIN Sunan Gunung Djati Bandung
Jl. AH. Nasution No. 105 Cipadung Cibiru Bandung 40614
Telp. (022) 7810790 Fax. (022) 7803936

 

Free Hit Counters  

 

 

Al-Tsaqafa : Jurnal Ilmiah Peradaban Islam is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License

free hit counter View My Stats