PERAN ORMAS ISLAM DALAM MENOLAK ISLAM LIBERAL (SEJARAH DAN PERAN FUUI DALAM MENOLAK ISLAM LIBERAL BANDUNG 2000-2003)

Samsudin Samsudin, Mumuh Muhsin Zakaria, Dade Mahzuni

Abstract


Ulil Abshar Abdalla sebagai tokoh Islam Liberal pernah mengungkapkan Pemahaman ”hukum tuhan” yang oleh kebanyakan orang orang islam sebetulnya tidak ada. Aspek yang dibahas meliputi hukum pernikahan, jual beli, pencurian dan lain sebagainya yang tergolong prinsip umum lebih dikenal maqashidusy syari’an dalam tradisi pengkajian hukum klasik. Pernyataan ini mendapat kritikan tajam dari Forum Ulama Umat Indonesia (FUUI) terhadap pernyataan tidak ada namanya “hukum Tuhan” adalah sebuah prilaku penghinaan. Dengan kritik tajam terhadap Islam liberal itu, maka penulis tertarik untuk meneliti FUUI tersebut dengan tujuan diperoleh gambaran sejarah berdirinya FUUI, bagaimana peran FUUI dalam menolak pemikiran Islam Liberal, dan bagaimana pengaruh FUUI dalam menolak Islam Liberal. Penulis menggunakan dengan metode sejarah, terdiri dari heuristik, kritik (Intern dan Ekstern), interpretasi, juga historiografi. Berdasarkan hasil penelitian, FUUI didirikan pada hari Selasa tanggal 1 November 2000 di mesjid Al-Furqan UPI Bandung, dengan sekretariat di Mesjid Al-Fajr Jl.Situsari VI No 2 Cijagra Bandung. Keanggotaan FUUI terdiri dari seluruh wilayah Indonesia dengan penasehat H. Prof. Dr. M. Djawad Dahlan, ketua umum pertama K.H. Atiyan Ali. M. Da’I, MA, dan sekretris jendral Ustadz. Hedi Muhammad Suwandi. Peranannya dalam menolak Islam Liberal Semua Ulama dan umat Islam yang ada di Jawa Barat, Jawa Tengah serta Jawa Timur sepakat mengeluarkan pernyataan, dari penolakan ini. Kemudian dampaknya memengaruhi ormas lain yang menolak Islam liberal, seperti Forum Bandung Circle, Majelis Mujahidin Indonesai (MMI), Institut for the Islamic Thought and Civilization (INSISTS), Indonesia Tanpa JIL (ITJ), dan Pimpin Bandung serta puncaknya dikeluarkan fatwa MUI yang mengharamkan liberalisme.

Kata Kunci: Islam liberal, sejarah, dampak penolakan FUUI


Keywords


Islam Liberal, Sejarah, dampak penolakan FUUI

Full Text:

PDF

References


Abdalla, Ulil Abshar. 2002. “Menyegarkan Kembali Pemahaman Islam.” Kompas, November.

Al-Anshari, FAuzan. 2003. Melawan Konspirasi JIL (Jaringan Islam Liberal). Jakarta: Pustaka al-Furqan.

Bachtiar, Tiar Anwar. 2017. Pertarungan Pemikiran Islam Di Indonesia (Kritik-Kritik Terhadap Islam Liberal Dari H. M. Rasjidi Sampai INSIST). Jakarta: Al-Kautsar.

FUUI. 2000. “Arsip I Draf Hasil Deklarasi Dan Kerja FUUI.”

FUUI. 2002a. “Arsip III Publikasi Resmi Perihal Laporan Ke Mabes

Polri Berkenaan Dengan Tindak Penyalahgunaan Dan Penodaan Terhadap Agama Islam. Yang Dilakukan Oleh Ulil Abshar Abadalla.”

FUUI. 2002b. “Klarifikasi Pada Media Masa Tentang Hukuman Mati Bagi Ulil Abshar Abdalla.”

Husaini, Adian. 2015. Liberalisasi Islam Di Indonesia: Fakta, Gagasan, Kritik Dan Solusinya. Jakarta: Gema Insani Press.

Indonesia, Majelis Ulama. 2005. Fatwa MUI Tentang Pluralisme, Liberalisme Dan Sekulerisme.

Rachman, Budhy Munawar. 2018. Reorientasi Pembaruan Islam (Sekulerisme, Liberalisme, Dan Pluarlisme Paradigma Baru Islam Indonesia). Jakarta: The Asia Foundation.

Samsudin. 2003. “Pandangan Jil Dan FUUI Terhadap Islam Liberal Di Indonesia.” UIN SGD Bandung.

Soewardi, Herman. 2003. Tanggapan Terhadap Tulisan Ulil Abshar Abdalla “Menyegarkan Kembali Pemahaman Islam. Bandung.




DOI: https://doi.org/10.15575/al-tsaqafa.v17i1.9034

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Al-Tsaqafa has been indexed by :

                                

                                                                                       

..........................................................................................................................................................................................................................................

Alamat Redaksi:
Lt. 2 Gedung Fakultas Adab dan Humaniora
UIN Sunan Gunung Djati Bandung
Jl. AH. Nasution No. 105 Cipadung Cibiru Bandung 40614
Telp. (022) 7810790 Fax. (022) 7803936

 

Free Hit Counters  

View My Stat

 

 

Al-Tsaqafa : Jurnal Ilmiah Peradaban Islam is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License

View My Stats