The Relevance of Thematic Hadith Studies on Al-Rahbāniyyah to The Contemporary Issue of Singlehood

Penulis

  • Khaerul Umam UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Indonesia
  • Ahmad Fudhaili UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.15575/jpiu.54737

Kata Kunci:

Al-Rahbaniyyah, Thematic Hadiths, The Problem of Singlehood

Abstrak

Kehadiran fenomena singlehood telah memicu perdebatan di kalangan masyarakat Islam terkait kesesuaiannya dengan ajaran agama. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan mengeksplorasi studi hadis tematik yang didasari pada term al-rahbāniyyah (singlehood). Sementara itu, pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan teologis (maqashid al-sunnah) yang dielaborasikan dengan pendekatan sosiologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekalipun al-rahbāniyyah secara historis terkait dengan praktik-praktik monastik yang dikritik dalam Al-Quran (57:27), dalam kajian tematik hadis justru menawarkan wawasan yang lebih bernuansa dalam menyeimbangkan antara pengabdian spiritual dan tanggung jawab sosial. Dengan menganalisis hadis secara tematik melalui kata kunci al-rahbāniyyah, penelitian ini berhasil mengejawantahkan bagaimana tradisi Islam menavigasi otonomi individu, kewajiban pernikahan, etika komunal, serta memberikan lensa kritis untuk mengatasi masalah lajang di era modern. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa wawasan tematik al-rahbāniyyah mendorong dialog inklusif tentang melajang, mempromosikan fleksibilitas dalam hukum Islam sembari mempertahankan prinsip-prinsip etika inti.

Referensi

Abu Ghaddah, A. F. (2001). Al-Ulama Al-Uzzab: Ulama Yang Tidak Menikah. Pustaka Azzam.

Adamczyk, K. (2017). Voluntary and Involuntary Singlehood and Young Adults’ Mental Health: an Investigation of the Mediating Role of Romantic Loneliness. Curr Psychol, 36(4), 888–904. https://doi.org/https://doi.org/10.1007/s12144-016-9478-3%0A

Akbari, R. Al, Abidin, Z., & Wijaya, M. S. (2025). DAMPAK NEGATIF PERNIKAHAN DINI. Jurnal Pelayanan Bimbingan Dan Konseling, 8(4), 150–156. https://doi.org/Https://doi.org/10.31004/joe.v7i1.6234

Al-Asqalani, A. bin A. bin H. (1999). Fathu Al-Bari Syarah Sahih Al-Bukhari (p. 40). Dar al-Salam.

Al-Bukhari, A. A. M. bin I. (1980). Al-Jāmi’ al-Ṣaḥīḥ (1st ed.). Al-Matba’ah al-Salafiyyah.

Al-Nasa’i. (1138). Sunan al-Nasa’i. Dar al-Ma’rifat.

Al-Qazwini, A. A. M. I. M. (1998). Sunan Ibnu Majah. Dar Ihya Al-Kutub al-Arabiyyah.

Al-Sindi, A. H. (1726). Fathul Wadud fi Syarhi Sunan Abu Dawud. Muasass Al-Risalah.

Al-Sindi, M. H. (1989). Syarah Hasiyah al-Sindi Ala Ibnu Majah. Dar Ibn Al-Tauzih.

Al-Tirmidzi, A. I. M. bin I. bin S. (1977). Al-Jāmi’ al-Ṣaḥīḥ Sunan al-Tirmidzī (A. M. Syakir (ed.); 2nd ed.). Muassas al-Risalah.

Al-Zuhaili, W. (2010). Al-Fiqh al-Islam Wa Adillatuhu. Darul Fikri.

Amna, H., & Andita Anastasya, Y. (2023). Gambaran Dukungan Sosial Pada Wanita Dewasa Madya Yang Belum Menikah Overview Of Social Support In Never Married Middle Adult Women. INSIGHT: Jurnal Penelitian Psikologi, 1(3), 528–548. https://ojs.unimal.ac.id/index.php/jpt/index

An-Nashr, A.-W. bin M. N. bin S. (2002). Syarah Ushul Al-Sunnah Imam Ahmad bin Hambal (1st ed.). Darus Sunnah Press.

Armadi, R. (2024). KAJIAN HADIS TENTANG LARANGAN TABATTUL (MEMBUJANG) PERSPEKTIF HADIS DAN SOSIOLOGI [Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau]. https://repository.uin-suska.ac.id/82457/2/GABUNGAN KECUALI BAB IV FIX.pdf

Asy-Suyuthi. (2021). Asbabul Wurud: Sebab-Sebab Munculnya Hadis Nabi SAW. Pustaka Al-Kautsar.

Berg, L. Van Den, & Verbakel, E. (2022). Advances in Life Course Research Trends in singlehood in young adulthood in Europe. Advances in Life Course Research, 51(October 2021). https://doi.org/10.1016/j.alcr.2021.100449

Connolly, P. (2011). Approaches to The Study of Religion. LKiS Printing Cemerlang.

Depaulo, B. M., & Morris, W. L. (2005). Singles in Society and in Science. Journal Psychological Inquiry, 16(2), 57–83. https://doi.org/https://doi.org/10.1207/s15327965pli162&3_01

Firdausi, A. (2024). FENOMENA SINGLEHOOD, CHILDFREE, DAN CHILDNESS. Berita UIN Madura. https://iainmadura.ac.id/news/d618bd58-ccd8-426b-8e11-766a34aef632

Fledman. (2017). A Lifecourse Perspective on Singlehood. Research in Human Development, 1(2), 1–5.

Giddens, A. (1992). The Transformation of Intimacy: Sexuality, Love and Eroticism in Modern Societies. Stanford University Press. https://www.sup.org/books/sociology/transformation-intimacy

Girme, Y. U., Park, Y., & MacDonald, G. (2023). Coping or Thriving? Reviewing Intrapersonal, Interpersonal, and Societal Factors Associated With Well-Being in Singlehood From a Within-Group Perspective. Perspectives on Psychological Science, 18(5), 1097–1120. https://doi.org/10.1177/17456916221136119

Himawan, K. K., Bambling, M., & Edirippulige, S. (2019). Modernization and singlehood in Indonesia: Psychological Forecasting equilibrium quantity and price on the world and social impacts natural rubber mar. Kasetsart Journal of Social Sciences, 2015(1), 2.

Ibn Hambal, A. bin M. (1999). Musnad Imam Ahmad bin Hambal (S. Al-Arnaut (ed.); 1st ed.). Muassas ar-Risalah.

Ilfie, R., Ashgarie, A., & Avezahra, M. H. (2023). Are We Different ? , Tinjauan Kepribadian secara Lintas Budaya dalam Implikasinya terhadap Kehidupan Manusia. Jurnal Flourishing, 3(6), 243–260. https://doi.org/10.17977/10.17977/um070v3i62023p243-260

Indrastuti. (2025). Fenomena Melajang Meningkat akibat Trauma, Guru Meditasi Ajak Eksplorasi Memahami Konsep Cinta Universal. Media Indonesia. https://mediaindonesia.com/jelita/745459/fenomena-melajang-meningkat-akibat-trauma-guru-meditasi-ajak-eksplorasi-memahami-konsep-cinta-universal#goog_rewarded

Khallaf, A. W. (2014). Ilmu Ushul Fiqih (1st ed.). PT. Karya Toha Semarang.

Khon, A. M. (2021). Ulumul Hadis. PT. Amzah.

Khusaini, M., Prasetyo, B., & Ali, Z. Z. (2024). Fenomena Hidup Membujang dan Relevansinya dengan Hukum Islam. El-Izdiwaj: Indonesian Journal of Civil and Islamic Family Law, 4(2), 104. https://doi.org/10.24042/el-izdiwaj.v4i2.19233

Kislev, E. (2024). Singlehood as an Identity. European Review of Social Psychology, 35(2), 258–292. https://doi.org/10.1080/10463283.2023.2241937

Klinenberg, E. (2013). Going Solo: The Extraordinary Rise and Surprising Appeal of Living Alone. Penguin Publishing Group. https://books.google.co.id/books/about/Going_Solo.html?id=Hq6LDQAAQBAJ&redir_esc=y

Lubis, R. B. (2024). Pernikahan di RI Kembali Cetak Rekor Terendah pada 2024. GoodStats. https://goodstats.id/infographic/pernikahan-di-ri-kembali-cetak-rekor-terendah-pada-2024-ctxYb

Marfuatunnisa, N., Difa, H. F., Oko, L. T., Ling, N. S., & Hananiah, R. (2023). Dinamika Wanita Dewasa Awal Yang Lajang Dalam Menyikapi Romantic Loneliness. Seurune, Jurnal Psikologi Unsyiah, 6(1), 29–58.

Maryanto, G. R. H., Himawan, K. K., & Akhtar, H. (2024). Self-Compassion Increases Life Satisfaction in Singles Who Want to Get Married. ANIMA Indonesian Psychological Journal, 39(1), e06. https://doi.org/10.24123/aipj.v39i1.5493

Mochamad, Z. R., Dahlan, A., & Muhammad, H. (2024). THE RELEVANCE OF THEMATIC HADITH STUDIES. IX.

Mubin, M. (2020). Pengantar Metodologi Penelitian Hadis Tematik. In UIN SUKA Press (Ed.), Pengantar Metodologi Penelitian Hadis Tematik (p. 223). 2020.

Nurani, G. R., Rochmana, A., & Hasim, F. (2024). KEBEBASAN MEMILIH TIDAK MENIKAH TERHADAP HAK ASASI MANUSIA PERSPEKTIF HUKUM ISLAM. Rio Law Jurnal, 5(1), 26–36. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.36355/.v1i2

Nurhasnah, N. (2023). Hukum Pernikahan dalam Islam: Analisis Perbandingan Konteks Menurut 4 Mazhab. Jurnal Pendidikan Islam, 1(2), 15. https://doi.org/10.47134/pjpi.v1i2.72

Nurviana, A., & Hendriani, W. (2021). Makna Pernikahan pada Generasi Milenial yang Menunda Pernikahan dan Memutuskan untuk Tidak Menikah. Buletin Riset Psikologi Dan Kesehatan Mental (BRPKM), 1(2), 1037–1045. https://doi.org/10.20473/brpkm.v1i2.27995

Oktawirawan, D. H., & Yudiarso, A. (2020). Analisis Dampak Sosial, Budaya, dan Psikologis Lajang di Indonesia. Pamator Journal, 13(2), 213–217. https://doi.org/10.21107/pamator.v13i2.7872

Pello, S. M., & Christiana, H. S. (2020). KEBAHAGIAAN PADA WANITA DEWASA MADYA YANG MELAJANG Sindhy Mariam Magdalena Pello 1 , Christiana Hari Soetjiningsih 2. Jurnal Psikologi Konseling, 16(1), 634–643.

Pratama, L. A. jati, & Masykur, A. M. (2020). Interpretative Phenomenological Analysis Tentang Pengalaman Wanita Dewasa Madya yang Masih Melajang. Jurnal EMPATI, 7(2), 745–754. https://doi.org/10.14710/empati.2018.21707

Puspita, M., & Umami, K. (2024). Mengeksplorasi Dampak Kekerasan dalam Rumah Tangga dan Pemerkosaan dalam Perkawinan di Indonesia. Syakhshiyyah Jurnal Hukum Keluarga Islam, 4(1), 1–23. https://doi.org/10.32332/syakhshiyyah.v4i1.9369

Rafsanjani, H. (1386). Akbar wa Muhaqqiqan Markaz Farhang wa Ma’arif Quran, Farhang Quran: Kulaini Rahyabi be Maudhu’at wa Mafahim Quran Karim. Muasas Bustan Kitab.

Rahman, A. (2018). Uji Autentisitas Hadis dan Telaah Atas Otoritasnya Terhadap Syariat Islam. Pustaka Al-Kautsar.

Ritonga, S. K. (2024). Dialektika Fiqih Kontemporer Terhadap Ketetapan Hukum Lavender Marriage. 332–346. https://doi.org/10.22219/satwika.v7i1.24860.2

Rokhmah, S. K. (2024). Interpretasi Hadis Larangan Tabattul (Studi Ma’anil Hadis) [Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta]. https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/65073/1/20105050067_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf

Rosyidah, F. N., & Nurwati, N. (2020). Gender dan Stereotipe: Konstruksi Realitas dalam Media Sosial Instagram. Share : Social Work Journal, 9(1), 10. https://doi.org/10.24198/share.v9i1.19691

Selan, M. T., Nabuasa, E., & Damayanti, Y. (2020). Subjective Well-Being pada Wanita Dewasa Awal yang Belum Menikah. Journal of Health and Behavioral Science, 2(3), 213–226. https://doi.org/10.35508/jhbs.v2i3.2719

Septiana, E., & Syafiq, M. (2013). Identitas “Lajang” (Single Identity) Dan Stigma: Studi Fenomenologi Perempuan Lajang Di Surabaya. Jurnal Psikologi Teori Dan Terapan, 4(1), 71. https://doi.org/10.26740/jptt.v4n1.p71-86

Setyorini, Y., & Perdana, T. (2024). HUBUNGAN ANTARA GRATITUDE DENGAN HAPPINESS PADA PRIA DEWASA YANG MELAJANG ( The Relationship between Gratitude and Happiness in Single Adult Men ). January, 0–19. https://doi.org/10.13140/RG.2.2.28040.64002

Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif Dan Metode R&D (Alfabeta (ed.); 2nd ed.). 2016.

Wensinck, A. J. (1936). Al-Mu’jam al-Mufahras li Alfāẓ al-Ḥadīts al-Nabawi (p. 549). Maktabah Briil.

Yan, C. H., Mohd Hashim, I. H., & Kamarul bahran, F. (2024). Thriving in Singlehood: Comparing the Subjective Well-Being Between Male and Female. Journal of Southeast Asia Psychology (SAPJ), 12(1), 16. https://doi.org/10.51200/sapj.v12i1.5074

Diterbitkan

2026-03-12

Terbitan

Bagian

Articles

Citation Check