Pengembangan Pantai Sarwajala Sebagai Destinasi Ekowisata Berkelanjutan

Pengembangan Pantai Sarwajala Sebagai Destinasi Ekowisata Berkelanjutan

Authors

  • Achmad Otong Busthomi Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon
  • Abdul Nasir Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon

DOI:

https://doi.org/10.15575/kl.v6i2.52473

Keywords:

Model Community Based Tourism (CBT), Ekowisata Pesisir, Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat, Analisis MACTOR, Model 4D

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis skenario pengembangan ekowisata Pantai Sarwajala, memetakan dukungan aktor, dan merumuskan model pengembangan ekowisata guna memberdayakan ekonomi masyarakat. Metode penelitian menggunakan metode campuran (mixed method) dengan pendekatan model pengembangan 4D dari Thiagarajan yang terdiri dari tahap Define, Design, Develop, dan Disseminate. Data dikumpulkan melalui survei analisis kebutuhan kepada 100 responden dan Focus Group Discussion (FGD) dengan informan kunci. Hasil tahap Define menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap promosi digital dan perbaikan infrastruktur. Analisis stakeholder menggunakan perangkat lunak MACTOR pada tahap Develop menunjukkan bahwa aktor paling berpengaruh (dominan) dalam pengembangan ekowisata Pantai Sarwajala adalah Pemerintah Desa dan masyarakat yang diwakili oleh Karang Taruna. Analisis konvergensi menunjukkan adanya aliansi kuat antara kedua aktor tersebut dalam mendorong program pengembangan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model Community-Based Tourism (CBT) yang diterapkan mampu mengintegrasikan konservasi lingkungan dengan pemberdayaan ekonomi melalui sinergi antar aktor, penyediaan fasilitas ramah lingkungan, dan strategi pemasaran digital.

References

Adharani, Y., Zamil, Y. S., Astriani, N., Afifah, S. S., & Padjadjaran, U. (2020). Penerapan konsep ekowisata di Kecamatan Cihurip Kabupaten Garut dalam rangka perlindungan dan pengelolaan lingkungan. Jurnal UNPAD, 7(1), 181.

Adriadi, G. S., & Afifi, M. (2022). Pengembangan kegiatan ekonomi berbasis blue economy di kawasan pesisir KEK Mandalika. Jurnal Konstanta, 1(1), 1–10.

Afdhal, A. (2023). Peran perempuan dalam perekonomian lokal melalui ekowisata di Maluku: Tinjauan sosio-ekologi dan sosio-ekonomi. RESIPROKAL: Jurnal Riset Sosiologi Progresif Aktual, 5(2), 208–224.

Allo, M. D. G., Situru, R. S., & Dewi, R. (2018). Pariwisata berbasis masyarakat (community based tourism) di Kabupaten Tana Toraja. Prosiding Semkaristek, 1(1), 148–154.

Alongi, D. M. (2012). Carbon sequestration in mangrove forests. Carbon Management, 3(3), 313–322.

Angela, V. F. (2023). Strategi pengembangan ekowisata dalam mendukung konservasi alam Danau Tahai. JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah, 8(3), 984–993.

Atin, D. N., & Kumalasari, Y. (2022). Penerapan analisis SWOT dalam mewujudkan ekowisata mangrove yang berkelanjutan. GEMILANG: Jurnal Manajemen dan Akuntansi, 2(1), 39–44.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Cirebon. (2022). Statistik daerah Kabupaten Cirebon 2022. BPS Kabupaten Cirebon.

Bahirah, R. K. (2023). Pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui ekowisata Pantai Panjiwa Desa Ilir Kecamatan Kandanghaur Kabupaten Indramayu [Doctoral dissertation, IAIN Syekh Nurjati Cirebon].

Bala, B. K., Ibragimov, A., Shamsuddoha, M., & Abdursaupov, R. (2023). Modeling of mangrove forests and ecotourism of the Sundarbans in Bangladesh. Journal of Coastal Conservation, 27(6), 68.

Cossengue, P. R., Brea, J. F., & Tavares, F. O. (2025). The transformative power of ecotourism: A comprehensive review of its economic, social, and environmental impacts. Land, 14(8), 1531.

Creswell, J. W. (2014). A concise introduction to mixed methods research. SAGE Publications.

Creswell, J. W., & Clark, V. L. P. (2017). Designing and conducting mixed methods research (3rd ed.). SAGE Publications.

Darma, I. G. K. I. P., Widana, I. K. A., Kristina, N. M. R., Nuriawan, I. N. A., Ariputra, I. P. S., Nirmalayani, I. A., & Risadi, M. Y. (2023). “Green movement” di ekowisata Subak Sembung Desa Peguyangan, Kecamatan Denpasar Utara Kota Denpasar. Sevanam: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 150–158.

Dian, R., Purba, B. M., Rumapea, N. H., & Pinem, D. E. (2024). Strategi pengembangan ekowisata mangrove berkelanjutan di Belawan Sicanang Kecamatan Medan Belawan Kota Medan. Jurnal Darma Agung, 32(3), 246–258.

Elmsalmi, M., & Hachicha, W. (2014). Risk mitigation strategies according to the supply actors' objectives through MACTOR method. In 2014 International Conference on Advanced Logistics and Transport (ICALT) (pp. 362–367). IEEE.

Ferdian, K. J., DM, I. A. I., & Tondo, S. (2020). Dampak ekowisata bahari dalam perspektif kesejahteraan masyarakat dan kelestarian lingkungan pesisir. JIPAGS (Journal of Indonesian Public Administration and Governance Studies), 3(1).

Hamka, H., Nadia, Y., Supardi, H., Namora, F., & Jiasti, F. D. (2022). Collaborative governance model dalam membangun sustainable integrated ecoturism di LMDH Puncak Lestari Cisarua Kabupaten Bogor. Jurnal Sumber Daya Aparatur.

Hindayani, P., Pratama, A. R., & Anna, Z. (2021). Strategi prospektif pengembangan dalam ekowisata Waduk Cirata yang berkelanjutan. Jurnal Ilmu Lingkungan, 19(3), 620–629.

Khairina, E., Purnomo, E. P., & Malawani, A. D. (2020). Sustainable Development Goals: Kebijakan berwawasan lingkungan guna menjaga ketahanan lingkungan di Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta. Jurnal Ketahanan Nasional, 26(2), 155–181.

Khairunnisa, A. (2020). Implementasi pariwisata berkelanjutan dan dampaknya terhadap pembangunan ekonomi masyarakat perspektif Islam: Studi di Desa Pujon Kidul, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang [Doctoral dissertation, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim].

Kunjuraman, V., Hussin, R., & Aziz, R. C. (2022). Community-based ecotourism as a social transformation tool for rural community: A victory or a quagmire? Journal of Outdoor Recreation and Tourism, 39, Article 100524.

Kusumawijayanti, A. R., Primasari, Y., Lestanti, S., Sari, H. P., Sutanti, L. N., Mahmudi, S. B. D., & Saadah, D. L. (2024). Branding wisata alam Ngeliban di era digital: Mengapa penting sadar media sosial melalui Instagram? In Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat (Vol. 4, No. 1, pp. 202–210).

Linsheng, Z., & Limin, L. (2017). Ecotourism development in China: Achievements, problems and strategies. Journal of Resources and Ecology, 8(5), 441–448.

Liu, X., Xu, M., & Zhou, H. (2022). Analyzing the spatio-temporal distribution and network structure of ecotourism flow in Zhangjiajie. Sustainability, 14(5), 2496.

Maak, C. S., Muga, M. P. L., & Kiak, N. T. (2022). Strategi pengembangan ekowisata terhadap ekonomi lokal pada Desa Wisata Fatumnasi. Oeconomicus Journal of Economics, 6(2), 102–115.

Mallick, S. K., Rudra, S., & Samanta, R. (2020). Sustainable ecotourism development using SWOT and QSPM approach: A study on Rameswaram, Tamil Nadu. International Journal of Geoheritage and Parks, 8(3), 185–193.

Prasetyo, B. D., Febriani, N. S., & Dewi, W. W. A. (2024). Community Based Tourism (CBT) sebagai model pengembangan desa wisata adat Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang. Jurnal Ilmu Komunikasi, 22(1), 92–106.

Prihanta, W., Syarifuddin, A., & Zainuri, A. M. (2017). Pembentukan kawasan ekonomi melalui pengembangan ekowisata berbasis masyarakat. Jurnal Dedikasi, 14, 73–84.

Raharjo, S. T., Apsari, N. C., Santoso, M. B., Wibhawa, B., & Humaedi, S. (2018). Ekowisata berbasis masyarakat (EBM): Menggagas desa wisata di kawasan Geopark Ciletuh-Sukabumi. Share: Social Work Journal, 8(2), 158–169.

Ramaano, A. I. (2024). Environmental change impacts and inclusive rural tourism development on the livelihoods of native societies: Evidence from Musina Municipality, South Africa. International Journal of Ethics and Systems, 40(3), 495–525.

Retnoningsih, E. (2013). Dampak pengelolaan wisata agro terhadap kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat (Studi kasus: Kebun Teh Kaligua Desa Pandansari Kab Brebes Jawa Tengah). Khasanah Ilmu-Jurnal Pariwisata Dan Budaya, 4(1).

Sidiq, A. J., & Resnawaty, R. (2017). Pengembangan desa wisata berbasis partisipasi masyarakat lokal di Desa Wisata Linggarjati Kuningan, Jawa Barat. Prosiding Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1), 38–44.

Sobhani, P., Esmaeilzadeh, H., Sadeghi, S. M. M., Wolf, I. D., & Deljouei, A. (2022). Relationship analysis of local community participation in sustainable ecotourism development in protected areas, Iran. Land, 11(10), 1871.

Sutiani, N. W. (2021). Peran serta Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dalam pengembangan desa wisata di Desa Taro Kecamatan Tegallalang. [Informasi penerbit/jurnal tidak tersedia].

Tjilen, A. P., Waas, R. F. Y., Ririhena, S. W., Tambaip, B., Syahruddin, S., Ohoiwutun, Y., & Prihandayani, R. D. (2023). Optimalisasi potensi desa wisata melalui manajemen pengelolaan yang berkelanjutan. [Informasi penerbit/jurnal tidak tersedia].

UNEP & WTO. (2005). Making tourism more sustainable: A guide for policy makers. UNEP and World Tourism Organization.

United Nations. (2015). Transforming our world: The 2030 agenda for sustainable development. United Nations.

Downloads

Published

2025-10-31
Loading...