Gerakan Dialog Keagamaan Jaringan Kerja Antar Umat Beragama (Jakatarub) Dan Kontribusinya Terhadap Kerukunan Hidup Umat Beragama

Dwi Wahyuni

Abstract


Merupakan penelitian mengenai gerakan dialog keagamaan Jaringan Kerja Antar Umat Beragama (JAKATARUB) dan kontribusinya terhadap kerukunan hidup umat beragama di Kota Bandung. Tujuan dari penelitian ini untuk menjelaskan strategi dan taktik yang dilakukan aktivis gerakan dialog keagamaan JAKATARUB, menganalisis faktor-faktor pendukung dan penghambat gerakan dialog keagamaan JAKATARUB dan mengetahui kontribusi gerakan dialog keagamaan JAKATARUB terhadap kerukunan hidup umat beragama di Kota Bandung.  Menggunakan metode kualitatif, dengan teknik pengumpulan data secara observasi, wawancara, dokumentasi dan studi kepustakaan. Kerangka teori yang digunakan adalah teori mobilisasi sumberdaya dan teori proses framing. JAKATARUB dalam gerakan dialog keagamaannya ialah memperluas jaringan, mobilisasi sumberdaya dan merubah struktur organisasi. Selanjutnya strategi JAKATARUB, diturunkan kepada bagian-bagian kecil dari setiap langkah gerakan. Bagian-bagian tersebut ialah pelaksanaan program-program yang bekerja sama dengan mitra JAKATARUB dan menyampaikan makna dari isu-isu prioritas gerakan kepada kelompok sasaran. Pada pelaksanaan program-program dan penyampaian makna merupakan taktik dari gerakan dialog keagamaan JAKATARUB.

Keywords


Gerakan, Diaglog, Kerukunan,Umat Beragam

Full Text:

PDF

References


Banawiratma, J.B, D. (2010). Dialog Antarumat Beragama; Gagasan Dan Praktik Di Indonesia. Jakarta: Mizan Publika. Farida, A. (2015). Manajemen Konflik Keagamaan Melalui Jaringan Kerja Antar Umat Beragama Di Bandung Jawa Barat. Jurnal Al-Qalam, 21(1). Febriani, L. (2017). Mobilisasi Sumberdaya dalam Gerakan Literasi (Studi pada Gerakan Vespa Pusaka). Jurnal Society, 5(1). Hemawati, R. (2016). Toleransi Antar Umat Beragama di Kota Bandung. Jurnal UMBARA, 1(2). Rukmana, A. (2013). Islam dan Dialog Antar Agama di Indonesia: dari Dialog Teologis Menuju Dialog Antropollogis. Jurnal Bimas Islam, 6(3). Sari, D. K. (2017). Strategi Mobilisasi Gerakan Masyarakat dalam Menutup Industri Pengelolahan Limbah B3 di Desa Lakardowo Kabupaten Mojokerto. Jurnal Politik Indonesia, 2(1). Silalahi, U. (2010). Metode Penelitian Sosial. Bandung: Refika Aditama. Sugiyono. (2013). Memahami Penelitian Kualitatif. Bandung: CV. Alfabeta. Sukmana. (2016). Konsep dan Teori Gerakan Sosial. Malang: Intrans Publishing. Suwarno, J. (2016). Gerakan Muncar Rumahku dan Strategi Mobilisasi Sumber Daya pada Gerakan Sosial Penyelamat Lingkungan. Jurnal Pemikiran Sosiologi, 3(2). Umar, N. (2013). Interfaith Dialog dalam Mengmbangkan Kehidupan beragama yang Harmoni dan Damai. Jurnal Bimas Islam, 6(3). Wahyuni, D. (2016). Nilai-Nilai Dasar Perjuangan HMI: Suatu Ikhtiar Mewujudkan Kerukunan Hidup Umat Beragama di Indonesia. Jurnal Ilmu Agama, 17(2).




DOI: https://doi.org/10.15575/ks.v1i1.7145

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Dwi Wahyuni

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 

1st Floor, Building of Pascasarjana UIN Sunan Gunung Djati
Kota Bandung, Jawa Barat
Handphone: +6282176562270

E-mail: KSosial@uinsgd.ac.id

Lisensi Creative Commons

Khazanah Sosial  are licensed under Attribution-ShareAlike 4.0 International