Hak Politik Perempuan dalam Al-Quran
DOI:
https://doi.org/10.15575/mjiat.v2i2.30651Kata Kunci:
Tafsir, Hak Politik, Perempuan, Al-Qardhawi.Abstrak
Artikel ini ditulis untuk menunjukkan penafsiran-penafsiran dengan analisa gender yang bertujuan untuk memberikan penjelasan mengenai hak-hak perempuan dalam ranah politik yang menuai pro kontra karena beredarnya penafsiran tekstual yang patriarkal. Metode yang digunakan adalah deskriptif analitis dengan teknik pencarian data yang bersumber dari kepustakaan, Adapun hasil dari penelitian ini menyimpulkan bahwa perempuan berhak mengikuti berbagai kegiatan politik seperti mengikuti baiat dan syura, menjadi kepala negara dan menjadi hakim, hal tersebut karena kebutuhan atas keberadaan perempuan dalam kegiatan politik pada zaman berperadaban saat ini menjadi wajib, terlebih jika tidak ada laki-laki yang menduduki jabatan tersebut, sebab tidak ada hukum yang melarang perempuan mengikuti kegiatan politik selama perempuan tersebut mumpuni dan memenuhi syarat dan ketentuan yang ditetapkan.
Referensi
Ali, M. (2015). Asbab Wurud Al-Hadits. Tahdis, 6(2), 83–97.
Ath-Thabari, A. J. M. bin J. (2010). Jami’ al-bayan ’an ta’wili ayyi Al-Quran Tafsir At-Thabari juz 3. Dar al-Hadits.
Bahnasawi, S. A. Al. (1996). Wawasan Sistem Politik Islam. Pustaka Al Kautsar.
Barudi, I. Z. Al. (2007). Tafsir Wanita: Penjelasan Terlengkap tentang Wanita dalam Al-Qur’an (S. Rahman (ed.)). Pustaka Al-Kautsar.
Chadziq, A. L. (2021). KEDUDUKAN HAKIM PEREMPUAN DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM DAN HUKUM POSITIF INDONESIA Achmad Lubabul Chadziq. MIYAH:Jurnal Studi Islam, 17(2), 327–343.
Creswell, J. (2016). Research Design: Qualitative, Quantitative, Mixed Methods Approaches. University of Nebraska-Lincoln.
Faizal, L. (2016). Perempuan dalam Politik (kepemimpinan Perempuan Perspektif Al-Qur’an). Jurnal Tapis, 12(1), 93–110.
Harlina, Y. (2015). Hak Politik Perempuan Dalam Islam. Marwah: Jurnal Perempuan, Agama Dan Jender, 14(1), 1–18.
Istibsyarah. (2014). HAK POLITIK PEREMPUAN ( Kajian Tafsir Mawdû ` î ). Sipakalebbi’, 1, 237–250.
Karimullah, S. S. (2022). Reinterpretasi Terhadap Kedudukan Perempuan Dalam Islam Melalui Takwil Gender KH. Husein Muhammad. ARJIS (Abdurrauf Journal of Islamic Studies), 1(2), 115–133.
Mandaville, P. (2020). Islam and politics: Third edition. In Islam and Politics: Third Edition. https://doi.org/10.4324/9781351044158
Mardjudo, A. B. (2006). Metode Ijtihad Imam Abu Hanifah. HUNAFA: Jurnal Studia Islamika, 3(4), 327–336.
Moeloeng, L. J. (2012). Metode Penelitian Kualitatif Ed. Revisi. PT. Remaja Rosdakarya.
Nurcahaya, N., & Akbarizan, A. (2023). Perempuan dalam Perdebatan: Memahami Peran dan Tantangan Berpolitik dalam Perspektif Hukum Islam. JAWI: Journal of Ahkam Wa Iqtishad, 1(3), 108–116.
Nurhasnah, N. (2022). Kemerdekaan Perempuan Dalam Perspektif Islam. Sakena: Jurnal Hukum Keluarga, 7(1), 49–58.
Porter, D. (2004). Managing politics and Islam in Indonesia. Routledge.
Pribadi, Y. (2018). Islam, state and society in Indonesia: Local politics in Madura. In Islam, State and Society in Indonesia: Local Politics in Madura. https://doi.org/10.4324/9781315473697
Qardhawi, Y. (2007). Fiqih maqashid syariah. In Jakarta: Pustaka Al-Kautsar.
Rahman, A. S., & Maulidy, A. (2019). Peran Perempuan dalam Dinamika Sosial Politik Menurut Perspektif Al-Qur’an (Kajian Tafsir Al-Misbah Surah An-Naml Ayat 23-26). JURNAL ILMU AL-QUR’AN DAN TAFSIR NURUL ISLAM SUMENEP, 4(1), 1–72.
Saifuddin, S. (2018). Al-Quran, Spirit Perubahan dan Revolusi Mental (Prinsip Prinsip mengubah mindset dalam bingkai Kitab Suci). idr.uin-antasari.ac.id. http://idr.uin-antasari.ac.id/id/eprint/18055
Sugiyono. (2008). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif. Alfabeta.
Syahputri, N. (2023). Hak-Hak Masyarakat Dalam Perspektif Fiqh Sosial. ENLEKTURER: Journal of Islamic Studies, 1(1), 67–90.
Trisnani, A., Windiarti, W., & ... (2021). Peran Perempuan dalam Politik menurut Yusuf Al-Qardhawi. In Kalimah: Jurnal Studi …. ejournal.unida.gontor.ac.id. https://ejournal.unida.gontor.ac.id/index.php/kalimah/article/view/6412
Zulaiha, E., Salim, R. F., & Ayi Zaenal Mutaqin. (2020). REKONSTRUKSI PENAFSIRAN AYAT-AYAT AL-QUR ’ AN. Dialektika, 7(2), 202–217.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).