PEMBENTUKAN PRANATA BANK SYARIAH DI INDONESIA (Studi Atas Gerakan Umat dan Formalisasi Hukum Islam Bidang Perbankan di Indonesia)
DOI:
https://doi.org/10.15575/am.v5i2.5167Keywords:
Hukum Islam, Ijtihad, Pranata Bank Syari’ahAbstract
ABSTRAK
Sejak awal tahun 70-an gerakan Islam di Indonesia telah memasuki bidang ekonomi dengan diperkenalkannya sistem ekonomi Islam, sebagai alternatif terhadap sistem kapitalis dan sistem sosialis. Wacana sistem ekonomi Islam itu diawali dengan konsep ekonomi dan bisnis non-ribawi. Dari wacana tersebut, muncul pemikiran untuk mencari sistem perbankan alternatif, maka pada tahun1991 berdirilah Bank Muamalat Indonesia (BMI), sebuah lembaga perbankan Islam dengan sistem tanpa bunga, dan telah mendapat legalitas hukum dengan lahirnya UU No1/1992 yang diikuti dengan UU No.10/1998. Penegakkan syari’at di bidang perbankan dapat disebut sebagai bagian dari perjuangan kaum fundamentalis di bidang ekonomi Islam. Namun demikian, keberadaannya memerlukan perlindungan legislasi. Peranan pemerintah dalam menegakkan hukum “syari’ah†sangatlah berpengaruh dan bersifat instrumental. Dilihat dari sudut pandang pembentukan dan perubahan hukum Islam, sistem Bank Islam merupakan sebuah hasil dari transformasi prinsip-prinsip dan mekanisme perekonomian yang terdapat dalam al Qur’an dan Sunnah ke dalam bahasa praksis Bank Islam, dengan terlebih dahulu dilakukan penelaahan dan penterjemahan atas konsep-konsep lembaga keuangan syari’ah yang telah dirumuskan para fukaha dalam kitab-kitab fiqh.
References
DAFTAR PUSTAKA
Abdullah, Habib Nazir (1998), Bank Islam dalam At-Tadbir, Bandung: PPIP-IAIN.
Al-Jauziyyah, Ibn al Qayyim, (tt) I’lam al-Muwaqi’in al Rab al-“Alamin, Beirut, Dar al-Jill.
Al Na’im, Abdullahi Ahmed, (1994) Dekonstruksi Syari’ah, Wacana Kebebasan Sipil, Hak-hak Asasi Manusia dan Hubungan Internasional dalam Islam, (terj. Ahmad Suaedy) Yogyakarta, LKIS.
Amirullah, Ahmad, (1996), Dimensi Hukum Islam dalam Sistem Hukum Nasional, Jakarta: Gema Insani Press.
Basyir, Ahmad Azhar, (1994) Corak Lokal dalam Hukum Positif di Indonesia, dalam Mimbar Hukum, No. 13 Tahun V, Jakarta: Hikmah & Ditbinperta Islam Depag RI.
Bisri, Cik Hasan, (2004) Pilar-pilar Penelitian Hukum Islam dan Pranata Sosial, Jakarta: Rajawali Press.
Fyzee A.A., (1995) Out Lines of Muhammad Law, London Oxford University Press.
Idat, Dhani Gunawan, Problematika Yuridis Perkembangan Lembaga Keuang Syari’ah di Indonesia, (makalah) dalam Seminar Menggagas Pembukaan Prodi Hukum Bisnis Syari’ah, UIN Jakarta, tanggal 25 Agustus 2005.
Idat, Dhani Gunawan, (2005) Mungkinkah ada Korupsi di Bank Syari’ah, Makalah dalam Jurnal Kiprah dan Langkah Ekonomi Syari’ah di Indonesia, Jakarta: PPES-Universitas Trisakti, Edisi I.
Karim, Adiwarman, Neni Kurnia dan Ilham D. Sannang, Sistem Ekonomi Islam, (makalah) dalam Seminar “PerBankan Syari’ah dalam Solusi Bangkitnya Perekonomian Nasional†Jakarta, 6 Desember 2001.
Kompas, “Penghapusan BMPK Dorong Pertumbuhan Bank Syari’ahâ€, (Berita) tanggal. 27 Januari 2005.
Lukito, Ratno, (1998) Pergumulan antara Hukum Islam dan Adat di Indonesia, Jakarta: INIS.
Madjid, Nurcholis, (1999) Islam Kemodernan dan Keindonesiaan, Bandung: Mizan.
Muhaimin, (2003) Peranan Akuntansi Syari’ah dalam Pengelolaan Keuangan Bank Muamalat Indonesia Cabang Bandung, (Skripsi) (Bandung, Fakultas Syari’ah IAIN SGD Bandung.
Muhammad, (2000), Sistem dan Operasional Bank Islam, Yogyakarta; UII Press.
Mudzafar, Muhammad Atho, (1997), Pengaruh Faktor Sosial Budaya terhadap Produk Pemikiran Hukum Islam, dikutip Cik Hasan Bisri dalam Bunga Rampai Peradilan Islam di Indonesia, Bandung: Ulul Albab Press.
Praja, Juhaya S., (1981), Pengantar Hukum Islam di Indonesia, Bandung: Rosyda Karya.
Prawiraatmadja, Karnaen A. dan M. Syafi’I Antonio, (1992) Apa dan Bagaimana Bank Islam, Yogyakarta, Dana Bhakti Wakaf.
Raharjo, M. Dawam, (1996) Ensiklopidi Al Qur’an, Jakarta: Paramadina,
_________, Islam dan Masalah-masalah Kontemporer, (makalah), disampaikan dalam Orasi Ilmiah Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Jakarta, tanggal 18 Januari 2003.
Schacht, Joseph, (1985),Intoduction of Islamic Law, terj. M. Said, dkk., Jakarta: PPS & PTAI & Ditjen Bimbaga Islam Depag RI.
Suhendi, Hendi, (2004) Pengembangan Sistem Ekonomi Islam dalam Mempercepat Pertumbuhan Ekonomi Nasional, (makalah) dalam Jurnal Syari’ah, Fakultas Syari’ah IAIN SGD Bandung.
Syalthut, Mahmud, (1978) Islam Aqidah dan Syari’ah, Jakarta: Bulan Bintang.
Teba, Sudirman, (1993), Perkembangan Terakhir Hukum Islam di Asia Tenggara, (ed), Bandung: Mizan.
Zuhaili, Wahbah, (1986) Ushul Fiqh al Islami Damaskus, Dar al Fikr,
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0) License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors can enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) before and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).