Sejarah Perkembangan Sanggar Sunda Lugina di Desa Rancakalong Tahun 2014–2024
DOI:
https://doi.org/10.15575/priangan.v5i1.55354Abstract
Penelitian ini membahas perkembangan Sanggar Sunda Lugina di Desa Rancakalong, Kabupaten Sumedang, dalam kurun waktu 2014–2024. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada adanya transformasi sistem pewarisan kesenian tradisional Tarawangsa yang sebelumnya bersifat tertutup berbasis garis keturunan menjadi sistem terbuka melalui lembaga sanggar. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis latar historis berdirinya Sanggar Sunda Lugina serta mengkaji dinamika perkembangannya dalam konteks pelestarian budaya lokal di era globalisasi. Metode yang digunakan adalah metode penelitian sejarah yang meliputi tahapan heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Data diperoleh melalui studi dokumen, wawancara dengan tokoh utama dan anggota sanggar, serta observasi terhadap aktivitas kesenian. Analisis penelitian menggunakan pendekatan strukturalisme kebudayaan untuk melihat hubungan antara perubahan struktur luar dan keberlangsungan nilai-nilai budaya sebagai struktur dalam.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sanggar Sunda Lugina mengalami perkembangan signifikan sejak tahun 2014 dengan ditandai oleh penguatan kelembagaan, pembangunan Bale Ageung sebagai pusat kegiatan, serta penerapan sistem pendidikan budaya yang inklusif. Sanggar ini juga mampu beradaptasi terhadap perubahan zaman melalui inovasi digital pada masa pandemi serta memperluas jangkauan budaya ke tingkat internasional. Meskipun mengalami perubahan dalam aspek organisasi dan praktik pertunjukan, nilai-nilai sakral dan filosofi kesenian Tarawangsa tetap dipertahankan. Dengan demikian, Sanggar Sunda Lugina tidak hanya berperan sebagai lembaga pelestarian budaya, tetapi juga sebagai agen transformasi sosial dan budaya yang adaptif dan berkelanjutan.
Downloads
Published
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Fauzan Azhiman

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).