Peran Human Initiative Dalam Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program Ketahanan Pangan

Authors

  • Aldi Setia Wandi Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Djati
  • A. Bachrun Rifai Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Djati
  • Aliyudin Aliyudin Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Djati

DOI:

https://doi.org/10.15575/tamkin.v8i2.24255

Keywords:

Peran, Human Initiative, Ketahanan Pangan, Disabilitas.

Abstract

Indonesia tergolong sebagai negara agraris yang mayoritas penduduknya mendapatkan penghasilan dari sektor pertanian, namun faktanya terbalik, karena saat ini Indonesia dalam kondisi menghawatirkan dalam pemenuhan kebutuhan pangan penduduknya. Maka diperlukan peran penyuluh pertanian agar bisa meningkatkan produktifitas hasil pertanian dan meningkatkan ketahanan pangan masyarakat. Seperti yang dilakukan oleh lembaga Human Initiative yaitu pemberdayaan masyarakat melalui program ketahanan pangan untuk masyarakat kelompok disabilitas Pratama Mandiri di Kota Cimahi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui program, pelaksanaan program, dan hasil dari program ketahanan pangan yang dilakukan oleh lembaga Human Initiative dalam pemberdayaan masyarakat kelompok disabilitas pratama mandiri. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa program ketahanan pangan memiliki tiga fokus utama diantaranya manjemen organisasi, pelatihan, dan manajemen keuangan. Pelaksanaan program melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan dan pendampingan, lalu monitoring dan evaluasi. Hasil dari program adalah masyarakat kelompok disabilitas pratama mandiri menjadi lebih berdaya, bertambah wawasan pertanian, serta mandiri.

References

Abdulsyani. (2015). Sosiologi Skematika, Teori, dan Terapan. Jakarta: PT Bumi Aksara.

Aliyudin, M. (2014). Pengembangan Masyarakat Islam dalam Sistem Dakwah Islamiyah. Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies, 4(14), 777-792.

Almatsier, S. (2009). Prinsip Dasar Ilmu Gizi. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Andeas, & Savitri, E. (2016). Peran Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Pesisir Dan Modal Sosial Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Di Kabupaten Meranti Dan Rokan Hilir. Pekanbaru: Pustaka Sahila Yogyakarta.

Arikunto, S. (2009). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Rineka Cipta.

Azmi, M. I. F. (2018). Upaya pemberdayaan kelompok tani dalam meningkatkan ekonomi masyarakat: study deskriptif kelompok tani Cisaat Kabupaten Sukabumi. Skripsi. Diterbitkan. Fakultas Dakwah dan Komunikasi. Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung.

Becker, H. S. (1955). Marihuana use and social control. Social Problems, 3(1), 35-44.

Effendy, O.U. (2008). Dinamika Komunikasi. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Hafidhuddin, D. (1998). Zakat Infak Sedekah. Jakarta: Gema Insani.

Hamilton, W. D. (1972). Altruism and related phenomena, mainly in social insects. Annual Review of Ecology and systematics, 3(1), 193-232.

Hasibuan, M.S.P. (2006). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Bumi Aksara.

Khomsan, A. (2003). Pangan Dan Gizi Untuk Kesehatan. Jakarta: PT.Rajagrafindo. Persada

Mardikanto, T. (2009). Sistem Penyuluhan Pertanian. Universitas Sebelas Maret. Surakarta.

Marzuki. (1992). Strategi dan Model Pelatihan. Malang: IKIP Malang.

Mubyarto. (2000). Strategi Pembangunan Pedesaan. Jakarta: Bumi Aksara.

Muchtadi, D. (2001). Sayuran sebagai sumber serat pangan untuk mencegah timbulnya penyakit degeneratif. PT Alfabet.

Narayan, D. (2002). Empowerment and Poverty Reduction: A Source Book. World Bank.

Rahayu, U. D., & Ahdiyana, M. (2013). Pelayanan Publik Bidang Transportasi bagi Difabel di Daerah Istimewa Yogyakarta. SOCIA: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial, 10(2).

Rahmansyah, A. (2020). Peranan pemberdayaan perempuan dalam pembangunan pertanian melalui kelompok wanita tani: Studi deskriptif di Kelurahan Rancaekek Kencana Kabupaten Bandung. Skripsi. Diterbitkan. Fakultas Dakwah dan Komunikasi. Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung.

Setiawan, A.I. (2014). Dakwah Berbasis Pemberdayaan Ekonomi dan Peningkatan Kesejahteraan Mad’u. Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies, 6(2), 347-262.

Soekanto, S. (2012). Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta : PT Raja Grafindo Persada.

Sugiyono. (2007). Metodologi Penelitian Bisnis. Jakarta: PT. Gramedia.

Suharto, E. (2002). Pendampingan Sosial dalam Pengembangan Masyarakat. In Jakarta: Makalah disajikan pada Pelatihan Pengembangan Masyarakat Bagi Pengurus Forum Komunikasi Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) Tingkat Propinsi se Indonesia, Pusdiklat Tenaga Kesejahteraan Sosial Masyarakat Depsos RI.

Sulistiyani, A.T. (2004). Kemitraan dan Model-Model Pemberdayaan. Yogyakarta: Pustaka Rihama.

Sumaryadi, I.N. (2010). Efektifitas Implementasi Otonomi Daerah. Jakarta: Citra Utama.

Sunartiningsih, A. (2004). Strategi Pemberdayaan Masyarakat: Yogyakarta: Penerbit Aditya Media.

Suryana (2001). Kewirausahaan. Jakarta: Penerbit Salemba Empat.

Taneko, S.B. (1986). Konsepsi System Sosial Dan System Sosial Indonesia. Jakarta: Fajar Agung.

Westra, P. (1981). Ensiklopedi Administrasi. Jakarta: Gunung Agung.

Wibowo, A. (2013). Managemen Pendidikan Karakter di Sekolah. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Widiarto, E. (2012). Monitoring Dan Evaluasi Kepatuhan System Manajemen Mutu Pelaksanaan Jalan Kabupaten Halmahera Timur. Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada.

Downloads

Published

2025-01-01