Media Sosial Sebagai Sarana Membangun Kerukunan Pada Komunitas Young Interfaith Peacemaker (YIPC)

M Thoriqul Huda

Abstract


Keberagaman adalah realitas bagi bangsa Indonesia, salah satu bentuk keberagamannya yakni agama. Agama merupakan petunjuk dari sang pencipta bagaimana manusia bisa hidup dalam perbedaan sehingga menciptakan kehidupan yang teratur dan harmonis. Akan tetapi fenomena yang terjadi justru sebaliknya dimana agama pada kenyataanya membuat seseorang untuk mengklaim kebenaran dari tiap-tiap agamnya. Hal ini tentu menjadi konflik yang serius bagi bangsa Indonesia mengingat Indonesia adalah negara yang plural dan sudah seharusnya memiliki pemahamann akan toleransi. Sebenarnya toleransi bukan hanya sekedar konsep yang harus dipahami akan tetapi harus diwujudkan dalam sikap dan perilaku sehingga akan terwujud suatu kerukunan antar umat Beragama. Ditengah arus perkembangan global saat ini kecanggihan teknologi tidak dapat dibendung sehingga masyarakat dapat dengan mudah menerima informasi. Menanggapi fenomena tersebut apabila kita khusunya sebagai pemuda yang pada dasarnya memiliki peran penting dalam membangun kerukunan antar umat beragama tidak bisa dengan baik memanfaatkan adanya media sosial maka akan dengan mudah menerima bahkan menyebarkan isu-isu hoax, dampak dari hal tersebut tentunya akan merusak hubungan kerukunan antar umat beragama maka sebaiknya sebagai pemuda harus memfilter dan bijak dalam penggunaan sosial media. Melalui sosial media kita sebagai pemuda bisa melakukan hal positif seperti halnya, menuangkan ide-ide kreatif menyalurkan bakat yang kita miliki seperti membuat tulisan atau gambar sehingga dapat dinikmati oleh orang lain, berkomunikasi dengan teman yang jauh atau menambah teman dengan bergabung dalam sebuah grup sosial yang nantinya akan menambah wawasan dan menumbuhkan kerukunan antar sesama

Keywords


Kata Kunci: Media Sosial, Kerukunan, YIPC.

References


Daftar Pustaka

Buku dan Jurnal

https://www.google.com/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=4&cad=rja&uact=8&ved=2-ahUKEwi-77o7NirvfAhXEMo8KHbKeCRkQFjADegQIBxAC&url=https%3A%2F%2Fidsirtii.or.id%2Fdoc%2FIDSIRTII-Ar-tikel-duni-a_maya_dan_nyata.pdf&usg=AOvVaw2HazpIwjfP4giHlUfilU6K, (18 Desember 2018)

www.google.com/url?sa=t&source=web&rct=j&url=http://digilib.unimed.ac.id/7958/4/10%252011-03171021%2-520%2520BAB%2520I.pdf&ved=2ahUKEwj60NrVgJ7fAhWBOI8KHeyeAQIQFjAGegQIAxAB&usg=AOvVaw2NOXDvFG8_snMlJ4aaL1XF (14 Desember 2018 )

Purwanto. Fenomenoogi Agama. Surabaya :Uin sunan Ampel. 2017.

Toto, Suryana.

Tinjauan Umum Tentang Kerukunan Antar Umat Beragama, diakses dari https://www.google.com/url?sa=t&rct=j-&q=&esrc=s&source=web&cd=3&cad=rja&uact=8&ved=2ahUKEwibrLaAtJzfAhVYTn0KHYNKC98QFjACegQICBAC&url=http%3A%2F%2Feprints.walisongo.ac.id%2F2914%2F3%2F4104003_Bab2.pdf&usg=AOvVaw0VOhhwWUVqq5uD_AyBFNqQ, (13 Desember 2018).

Nazmudin, Kerukunan dan Toleransi Antar Umat Beragama dalam Membangun Keutuhan Negara Kesatuan Republk Indonesia. Journal of Government and Civil society. Vol 1 (April 2017).

Lubis, Ridwan. Cetak Biru Peran Agama. Jakarta: Puslitbang. 2005.

Diakses dari https://www.google.com/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=8&cad=rja&uact=8&ved=2ahUKEw-iW0-33zZ7fAhVSeysKHX13BXYQFjAHegQIABAC&url=http%3A%2F%2Frepo.iain-tulungagung.ac.id%2F5996%2F5%2F-BAB%2520II.pdf&usg=AOvVaw0M1gd9LKdtDB3lECjVf0z (14 Desember 2018).

Suryana, Toto. Konsep dan Aktualisasi kerukunan Antar Umat Beragama, Jurnal Pendidikan Agama Islam-Ta’lim Vol,9 No. 2 (2011).

Fauzi, Ihsan Ali-, dkk, Menggapai Kerukunan Umat Beragama:Buku Saku FKUB. Jakarta: PUSAD Paramadina. 2018.

www.google.com/url?sa=t&source=web&rct=j&url=http://digilib.unimed.ac.id/7958/4/10%25201103171021%2520%2520BAB%2520I.pdf&ved=2ahUKEwj60NrVgJ7fAhWBOI8KHeyeAQIQFjAGegQIAxAB&usg=AOvVaw2NOXDvFG8_snMlJ4aaL1XF (14 Desember 2018)

Rusdi, Ibnu. Makna Kerukunan Antar Umat Beragama dalam Konteks Keislaman dan Keindonesiaan, al-afkar, Journal of Islamic Studies, Vol. 1, No. 1 (Januari: 2018).

Hasyim, Umar. Toleransi dan Kemerdekaan Beragama dalam Islam Sebagai Dasar Menuju Dialog dan Kerukunan Antar Agama, (Surabaya: PT. Bina Ilmu, 1979).

Said Agil Husin Al-Munawar, Fikih Hubungan Antar Agama, (Jakarta: Ciputat Press).

Firdaus Muhammad Anang, Eksistensi Forum Kerukunan Umat Beragama dalam Memelihara

Kerukunan Umat Beragama di Indonesia, Kontekstualita, Vol. 29, No. 1,(2014).

Darwis Muhdina, Kerukunan Umat Beragama Berbasis Kearifan Lokal Di Kota Makassar, Jurnal Diskursus Islam, Vol, 3. No. 1, (2015), 21.

Hamdi, Ahamd Zainul dkk, Wacana dan praktik Pluralisme Keagamaan Di Indonesia, (Jakarta: Daulat Press, 2017).

Mulawarman dkk, Perilaku Media Sosial beserta Implikasinya Ditinjau dari Prespektif Psikologi Sosial Terapan. Buletin Psikologi, Vol, 25, No. 1 (2017).

Diakses dari http://digilib.uinsby.ac.id/15465/4/Bab%202.pdf, pada 17 Desember 2018.

Watie,Errika Dwi Satya, Komunikasi dan Media Sosial, The Mesesenger, Vol, III, No. 1 (juli 2011).

Nurhadi, Zikri Fachrul. Model Komunikasi Sosial Remaja Melalui Media Twitter, Jurnal ASPIKOM, Vol III, No 3 (Juli 2017).

Bungin,Burhan, Sosiologi Komunikasi (Teori, Paradigma, dan Discourse Teknologi Komunikasi di Masyarakat), (Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2008).

Fitri, Ainal, Dramaturgi: Pencitraan Prabowo Subianto di Media Sosial Twitter Menjelang Pemilihan Presiden 2014, Jurnal Interaksi, Vol, 4 No. 1, (Januari, 2015).

Akhmalia, Rania, makalah: Perkembangan Jejaring Sosial Di Indonesia,(Malang: Universitas Brawijaya, 2013).

Nurkholik,Affandi, Harmoni Dalam Keragamaan (Sebuah Analisa tentang Konstruksi Perdamaian Antar Umat Beragama), Jurnal Komunikasi dan Keagamaan, Vol, XV, No. 1, (Juni 2012).

Santosa, Bend Abidin, Peran Media Massa Dalam Mencegah Konflik, Jurnal ASPIKOM, Vol, 3 No. 2 (Januari 2018).

Sumolang, Marcelino Peran Internet Terhadap Generasi Muda Di Desa Tounelet Kecamatan Langowan Barat, Jurnal Vol II, No 4, (2013).

Hidajat, Monica dkk, Dampak Media Sosial Dalam Cyber Bulliying, Comtech, Vol. 6 No. 1 (Maret 2015), 80.

Diakses https://cyworldsite.wordpress.com/2017/04/17/kasus-cyberbullying-di-media-sosial-pada-siswa-smp-nasional-makassar. (19 Desember 2018)

Diakses dari http://www.referensimakalah.com/2012/09/pengertian-moral-dan-moralitas.html (19 Dsember 2019)

Diakses dari https://bsieptik2017.wordpress.com/2017/05/14/contoh-kasus-cyberbullying-dan-cyberstalking/ (25 Desember 2018)

Diakses dari https://www.merdeka.com/cek-fakta/4-kabar-bohong-yang-pernah-bikin-geger-indonesia-ini-faktanya/jual-bali-demi-bayar-utang.html (25 Desember 2018).

Huda, M. Thoriqul Potret Kerukunan Pemuda Lintas Agama Di Jawa Timur.

Wawancara

Yayan Wandana, Mahasiswa, 20 Desember 2018.

Wawancara, Royan, 17 Desember 2018.

Wawancara, Joshua Bearnard kristiani, 13 Desember 2018.

Wawancara Ahmad Feriansyah Shodiqah Maulana, mahasiswa. 25 Desember 2018.

Wawancara, Bante Seno, Pengurus STAB Kerta Jasa Malang, 19 November 2018.




DOI: https://doi.org/10.15575/rjsalb.v3i1.4099

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Department of Religion Studies Faculty of Ushuluddin Building 3rd Floor

Jl. Raya A.H. Nasution No. 105 Bandung, 40614,

Tel: (022) 7802275

Fax: (022) 780-3936

_____________________________________________________________________________________________________


Religious: Jurnal Studi Agama-agama dan Lintas Budaya is indexed by:

DOAJ (Directory of Open Access Journal)

_____________________________________________________________________________________________________

View My Stats

 Copyright of RELIGIOUS: JURNAL AGAMA DAN LINTAS BUDAYA  p-ISSN: 2528-7230 e-ISSN: 2528-7249

 

 

Lisensi Creative Commons
RELIGIOUS: JURNAL AGAMA DAN LINTAS BUDAYA disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.