Besi dalam Qur'an dan Sains Kimia (Analisis Teoritis dan Praktis Mengenai Besi dan Upaya Mengatasi Korosi pada Besi)

Tety Sudiarti, Gina Giftia A. Delilah, Rohmanur Aziz

Abstract


Penelitian ini dilatarbelakangi oleh istimewanya besi disebutkan dalam alQur’an dan dinyatakan bahwa besi memiliki kekuatan yang hebat. Dalam pemanfaatannya, ternyata besi memiliki kelemahan salah satunya adalah sifatnya yang mudah mengalami korosi. Maka tujuan dari penelitian ini adalah menggali tafsir ilmi dari ayat-ayat yang berkaitan dengan besi dan menganalisis bagaimana mengatasi korosi pada besi secara kimiawi. Metode yang digunakan adalah studi literatur dan kajian laboratorium. Hasil penelitian selain terungkap realitas ilmiah bahwa besi ‘diturunkan’, juga terungkap kekuatan dan kehebatan besi yang melindungi makhluk bumi bersama nikel dengan perisai elektromagnetik. Hasil analisis kimia ditemukan bahwa senyawa 2,3-difenil-imidazo[1,2-a]piridin merupakan inhibitor campuran. Aktivitas inhibitor korosi senyawa 2,3-difenil-imidazo[1,2-a]piridin meningkat dengan naiknya konsentrasi inhibitor kemudian menurun kembali dan mencapai maksimum pada konsentrasi 8 ppm. Naiknya suhu dari 25-55ºC menyebabkan aktivitas inhibisi menurun sehingga efisiensi inhibisi maksimum konsentrasi 8 ppm terdapat pada suhu 25 ºC dengan efisiensi inhibisi 88,6%. Aktivitas inhibitor menunjukkan kesesuaian dengan isoterm Langmuir yaitu dengan membentuk lapisan monolayer pada permukaan baja.


Keywords


Besi, Alhadid, Anzalna, Ba’sun syadidun, Inhibitor korosi, 2,3-diphenyl-imidazo [1,2-a] pyridin

Full Text:

PDF

References


Suhendar D, Ilmu Kimia Dalam Kacamata al Qur'an. Pustaka Ilmu: Yogyakarta, 2015.

Muftie A, Matematika Alam Semesta. Bandung: Dasur Basya'ir, 2004.

Yunus H, Tafsir Al Quran Al Karim. Jakarta: PT Hida Karya Agung, 2004.

Purwanto A, Nalar ayat-ayat Semesta. Bandung: Mizan, 2015.

Yahya H, Al Qur'an dan Sains. Bandung: Teladan, 2004.

Al Maghluts, Atlas Sejarah Para Nabi & Rasul, Menggali Nilai-Nilai Kehidupan Para Utusan Allah. Jakarta: Almahira, 2008.

B Bundjali, "Perilaku dan Inhibisi Korosi Baja Karbon dalam Larutan Buffer Asetat, Bikarbonat- CO2.," Bandung, Disertasi 2005.

Fitriasih S, "Studi Inhibisi Korosi Baja 304 Dalam HCL 2 M dengan Inhibitor Campuran Asam Lemak Hasil Hidrolisa Minyak Biji Kapuk," Jurnal Jurusan Kimia FMIFA ITS, 2010.

Sukarta I N, "Adsorpsi Ion Cr3+ Oleh Serbuk Gergaji Kayu Albizia," 2008.

Munazim I. F, "Sintesis 2-fenil-4,5di(2-piridil) imidazole, 2-fenil-4,5-di(2-piridil)oksazol, dan 2-(2-hidroksifenil)-4,5di(2-piridil)imidazole Sebagai Inhibitor Korosi Pada Baja Karbon," Bandung, Tesis 2009.

Elayyachy M, El Koldadi, M Hammouti, B Ramdani, and A Elidrissi, "Characterization of New Tripyrazole Derivate as Inhibitor for the Steel Corrosion in Acid Solution," Pigment & Resin Technology, 2004.

P. W Atkins, Kimia Fisik Jilid 2. Jakarta: Erlangga, 1996.

Sukarta I N, "Adsopsi Ion Cr3+ Oleh Serbuk Gergaji Kayu Albizia (Albizia Falcata): Studi Pengembangan Bahan Alternatif Penyerapan Limbah Logam Berat," Bogor, Tesis 2008.




DOI: https://doi.org/10.15575/ak.v5i1.3720

MorarefCrossref
Creative Commons License

al kimiya by http://journal.uinsgd.ac.id/index.php/ak is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.