Efek Sterilisasi dan Komposisi Media Produksi Inokulan Fungi Mikoriza Arbuskula terhadap Kolonisasi Akar, Panjang Akar dan Bobot Kering Akar Sorgum

Tarra Martiana Dewi, Anne Nurbaity, Pujawati Suryatmana, Emma Trinurani Sofyan

Abstract


Pengujian kualitas inokulan mikoriza yang berkualitas antara lain dapat dilakukan melalui optimasi metode sterilisasi dan komposisi media. Penelitian yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh sterilisasi dan komposisi media terhadap derajat infeksi akar, panjang akar, dan bobot kering akar sorgum telah dilakukan di rumah kaca. Percobaan menggunakan Rancangan Acak Kelompok pola faktorial terdiri atas perlakuan faktor pertama berupa sterilisasi media yang terdiri atas empat taraf, yaitu: tanpa sterilisasi (kontrol); autoklaf; NaOCl 10%; dan iradiasi gamma Co-60, serta faktor kedua adalah komposisi media tanam yang terdiri atas tiga taraf yaitu: 100% zeolit; 75% zeolit + 25% arang sekam; dan 50%  zeolit + 50% arang sekam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat interaksi antara perlakuan sterilisasi dan komposisi media tanam terhadap peningkatan kolonisasi akar, panjang akar, dan bobot akar sorgum. Teknik sterilisasi media berpengaruh terhadap kolonisasi akar, panjang akar dan bobot akar sorgum. Teknik sterilisasi dengan autoklaf dan iradiasi tidak berbeda nyata dengan kontrol dalam meningkatkan kolonisasi akar, panjang akar dan bobot akar sorgum, namun iradiasi Gamma cenderung memperlihatkan hasil terbaik. Perlakuan komposisi media zeolit dan arang sekam secara umum tidak memberikan perbedaan yang nyata, sehingga produksi inokulan FMA dapat menggunakan berbagai komposisi sesuai dengan ketersediaan bahannya.

 

Quality of biofertilizer such as arbuscular myorrhizal fungi could be improved through the selection of appropriate sterilization and composition of the medium. The objective of the experiment was to determine the effect of sterilization and carrier composition on root colonisation, root length and weight of sorghum root. A green house experiment was conducted in randomized block design. The factors were: 1. methods of sterilization (ie. control; autoclave; NaOCl 10%; Co-60 gamma irradiation), and 2. composition of the carrier of mycorrhiza (100% zeolite; 75% zeolite + 25% rice charcoal;  50% zeolite + 50% rice charcoal). Results showed that there was no interaction effect of sterilization and composition of carrier on root colonisation, root length and weight of sorghum root. However, different technique of sterilisation gave differences on root colonisation, root length and weight of sorghum root. Sterilization using NaOCl 10% was not recommended. Gamma Co-60 irradiation sterilization did not have difference with control and autoclave, however there was  tendency  that irradiation technique gave better results to all parameters measured.


Keywords


arbuscular mycorrhiza; irradiation sterilisation; sorghum; rice husk; zeolite; arang sekam; mikoriza arbuskula; sorgum; sterilisasi iradiasi; zeolit

Article metrics

Abstract views : 64 | PDF views : 34


DOI: https://doi.org/10.15575/1205

Full Text:

PDF

References


Bertham, YH. 2003. Teknik Pemurnian Biakan Monoxonic CMA dengan Metode Cawan Petri dan Tabung Reaksi. Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Indonesia. 5:18-26.

Brundrett, MN, B. Bougher, TG Dell and N. Malayczuk. 1996. Working with Mycorrhizas in Forestry and Agriculture. ACIAR Monograph 32. Australian Centre for International Agricultural Research, Canberra.

Departemen Pertanian. 1990. Teknologi Budidaya Sorgum. Balai Informasi Pertanian Provinsi Irian Jaya, Jayapura.

Departemen Pertanian. 2001. Zeolit untuk Pertanian. Lembar Informasi Pertanian No. 15 Seri : Tanaman Pangan/2001/djs Agdex : 530. Jawa Barat, Bandung.

Gunawan, AW. 1999. Teknik Pembuatan Kultur Cendawan Mikoriza Arbuskula. Makalah Workshop Mikoriza “Aplikasi Cendawan Mikoriza pada Tanaman Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan”. Asosiasi Mikoriza Indonesia, Bogor.

Ijdo, M., Cranenbrouck, S., and Declerck, S. 2010. Methods for Large-Scale Production of AM Fungi Past, Present, and Future. Mycorriza. DOI 10.1007/s00572-010-0337-z.

Juniper, S., and L. Abbott. 1993. Vesicular-Arbuscular Mycorrhizas and Soil Salinity. Mycorrhiza 4:45-57.

Juniper, S., and L. Abbott. 2004. A change in the concentration of NaCl in soil alters the rate of hyphal extension of some arbuscular mycorrhizal fungi. Canadian J. Botany 82:1235-1242.

Nurbaity, A., D. Herdiyantoro, dan O. Mulyani. 2009. Pemanfaatan Jerami dan Arang Sekam Sebagai Bahan Pembawa Inokulan Mikoriza Arbuskula. Jurnal Biologi Vol. XIII No.1.

Nurrobifahmi, I. Anas, Y. Setiadi, Ishak. 2017. Pengaruh Metode Sterilisasi Iradiasi Sinar Gamma Co¬60 terhadap Bahan Pembawa dan Viabilitas Spora Gigaspora margarita. Jurnal Tanah dan Iklim (Indonesian Soil and Climate Journal), Vol 41, No 1.

Prafithriasari, M. dan A. Nurbaity. 2010. Media Zeolit-Arang Sekam dan Pengaruhnya terhadap Pertumbuhan Sorgum. Jurnal Agrikultura Vol 1 no. 1.

Prematuri, R dan N. Faiqoh. 1999. Produksi Inokulum Cendawan Mikoriza Arbuskula. Bogor: Laboratorium Bioteknologi Hutan, PAU Bioteknologi IPB, Bogor.

Rao, NS. 1994. Mikroorganisme Tanah dan Pertumbuhan Tanaman. Terjemahan H. Susilo. Universitas Indonesia Press, Jakarta.

Santoso, U dan Nursandi, F. 2003. Kultur Jaringan Tanaman. Universitas Muhammadiyah Malang, Malang.

Simanungkalit, RDM. 2003. Teknologi Cendawan Mikoriza Arbuskuler : Produksi Inokulan dan Pengawasan Mutunya. Makalah Seminar Mikoriza. AMI, Bandung. 16 September 2003.

Simanungkalit, RDM. 2006. Cendawan Mikoriza Arbuskula. Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Lahan dan Pertanian. Bogor. ISBN 978-979-9474-57-5. 159-190.

Smith, SE, and DJ, Read. 1997. Mycorrhizal symbiosis. Academic Press. London.

St. John, TV, DC Coleman and CPP Reid. 1983. Association of Vesicular Arbuscular Mycorrhizal Hyphae with Soil Organic Particles. Ecology. 64: 957-959.

Tian, CY, Feng G, Li XL, and. Zhang, FS. 2004. Different Effects of Arbuscular Mycorrhizal Fungal Isolates from Saline or Non-Saline Soil on Salinity Tolerance of Plants. Applied Soil Ecology 26:143-148.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons Licence

Jurnal Agro (J. Agro: ISSN 2407-7993) by http://journal.uinsgd.ac.id/index.php/ja/index is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

 


real
time web analytics View My Stats