Aplikasi Berbagai Bahan ZPT Alami untuk Meningkatkan Pertumbuhan Bibit Kemiri Sunan (Reutealis trisperma (Blanco) Airy Shaw)

Fitri Kurniati, Tini Sudartini, Dikdik Hidayat

Abstract


Kemiri Sunan  merupakan tanaman alternatif penyediaan bahan bakar nabati dan bahan baku berbagai produk industri. Kulit benih kemiri yang keras menjadi penghalang dalam perkecambahan. Kondisi ini dapat diperbaiki dengan pemberian zat pengatur tumbuh (ZPT) eksogen alami seperti umbi bawang merah sumber auksin, rebung bambu sumber giberelin, bonggol pisang dan air kelapa sebagai sumber sitokinin. Tujuan penelitian adalah mengetahui kemampuan berbagai bahan ZPT alami atau kombinasinya untuk menstimulasi perkecambahan dan pertumbuhan bibit kemiri sunan asal biji. Penelitian dilakukan pada bulan Juni sampai Oktober 2016, rancangan percobaan yaitu Rancangan Acak Kelompok yang diulang tiga kali, dengan perlakuan: a0 : kontrol (tanpa ZPT); a1 : ekstrak umbi bawang merah (BM); a2 : ekstrak rebung bambu (RB); a3: ekstrak bonggol pisang (BP);   a4 : air kelapa (AK); a5: BM + RB; a6 : BM + BP;  a7 : BM + AK; a8 : RB+ BP; a9 : RB+ AK;  a10  : BP+ AK; a11  : BM + RB + BP + AK. Hasil penelitian menunjukkan pengaruh yang berbeda terhadap daya kecambah, tinggi bibit umur 30 hari setelah tanam (HST), 37 HST, 44 HST, dan 51 HST, juga jumlah daun pada 51 HST. Aplikasi zpt BP + AK menghasilkan daya kecambah paling baik (97,78 %), namun tidak berbeda dengan aplikasi RB + BP; BM+ RB+ BP+ AK; BM + AK. Aplikasi zpt asal BP + AK menghasilkan tinggi bibit tertinggi (13,57 cm). Jumlah daun terbanyak dihasilkan pada aplikasi BP + AK (1,45 helai). Secara umum zpt bonggol pisang + air kelapa memberikan hasil paling baik, namun umbi bawang merah maupun rebung bambu mempunyai harapan untuk dikembangkan.

 

Candlenut cv. Sunan is alternative biofuels plant also as raw of many industrial products. Its hard pulp seed becomes barrier of germination. This condition can be overcome by  giving natural plant growth regulators (PGRs), i,e shallot as auxin source, bamboo shoot as gibberellin source, banana bulb and coconut water as sources of cytokinin. The research aim was knowing effect of various PGRs and their combinations to promote germination and growth of seedling candlenut cv Sunan. The research was done from June to October 2016, in experimental design of Randomized Block Design (RBD), consisted of : a0 : control (without PGRs); a1 : shallot (BM); a2 : bamboo shoot (RB); a3: banana bulb (BP);  a4 : coconut water (AK); a5 : BM+ RB; a6 : BM + BP; a7 : BM + AK; a8 : RB+ BP;  a9 : RB + AK;  a10  : BP + AK;  a11 : BM + RB + BP + AK, all repeated three times. The result showed that application of natural PGRs had significant effect on germination percentage, plant height on 30 days after planting (dap), 37 dap, 44 dap, and 51 dap,  number of leaves 51 dap. Application of BP + AK gave the best effect on germination (97.78%), but no significant different with RB + BP; BM + RB + BP + AK. Application of BP + AK generated highest plant (13.57 cm). The best of the number of leaves was RB + AK (1.45 leaves). Overall application of natural PGRs from banana bulb + coconut water gave the best effect, besides bamboo shoot and shallot have opportunity to be developed.


Keywords


air kelapa; bawang merah; bonggol pisang; kemiri sunan; rebung bambu; banana bulb; bamboo shoot; candlenut cv sunan; coconut water; shallot

Article metrics

Abstract views : 99 | PDF views : 460


DOI: https://doi.org/10.15575/1307

Full Text:

PDF

References


Abidin, Z 1993. Dasar-dasar Pengetahuan Tentang Zat Pengatur Tumbuh. Penerbit Angkasa Bandung.

Bey, Y, Syafri W dan Sutrisna, 2006. Pengaruh Pemberian Giberelin (GA3) dan Air Kelapa terhadap Perkecambahan Biji Anggrek Bulan. Jurnal Biogenesis 2(2): 41-46.

Dina, E.W., Baran, W.,dan Satriyas I. 2007. Pola Topografi Pewarnaan Tetrazolium sebagai Tolok Ukur Viabilitas dan Vigor Benih Kedelai (Glycine max L. Merr.) untuk Pendugaan Pertumbuhan Tanaman di Lapangan. Jurnal Agronomy Indonesia. Vol 35 (2).

Dirjen Perkebunan Kementrian Pertanian, 2013. Peningkatan Produksi, Produktivitas, dan Mutu Tanaman Tahunan. Pedoman Teknis Pengembangan Tanaman Kemiri Sunan.

Hartman, H.T., Kester, D.E., dan Davies, F.T. 2002. Plant Propagation. Principles and Practices 7th ed. Pearson Education INC. New Jersey.

Ichsanudin, F.N. 2014. Pengaruh Konsentrasi Jus Umbi Bawang Merah terhadap Perkecambahan dan Pertumbuhan Awal Bibit Carica papaya. UNS Digital Library. Penerjemah Herawati Susilo. Jakarta : Universitas Indonesia Press.

Ilyas, S. 2012. Ilmu dan Teknologi Benih. Teori dan Hasil-hasil Penelitian. Bogor. PT. Penerbit IPB Press.

Jawal, M.A., Ismiati, dan Sugito. 1991. Stimulasi Pertumbuhan Manggis (Garcinia mangostana L.). Jurnal Hortikultura 2 : 8-12.

Repository.ipb.ac.id/jspui/bitstream/ 123456789/.../6/ Daftar%20Pustaka_2007liz-6.pdf.

Kurnianti, N. 2002. Hormon Tumbuhan atau Zat Pengatur Tumbuh.

http//www.tanijogonegoro.com/2012/hormone-tumbuhan-atau-zpt-zat-pengatur.html. Diakses tanggal 24 Desember 2014.

Lindung. 2014. Teknologi Aplikasi Zat Pengatur Tumbuh. Balai Pelatihan Pertanian . Jambi.

Mardaleni dan Sutriana, S. 2014. Pemberian Ekstrak Rebung dan Pupuk Hormon Tanaman Unggul terhadap Pertumbuhan dan Produksi Kacang Hijau (Vigna radiata L.) Jurnal Dinamika Pertanian. Volume XXIX. (1)

Maretza, D. T. 2009. Pengaruh Dosis Ekstrak Rebung Bambu Betung terhadap Pertumbuhan Semai Sengon (Paraserianthes falcataria (L.). Laporan Penelitian Institut Petanian Bogor.

Marfirani, M., Yuni, S. R., dan Evie, R. 2014. Pengaruh Berbagai Konsentrasi Filtrat Umbi Bawang Merah dan Rootone F terhadap Pertumbuhan Stek Melati “Rato Ebu. Universitas Negeri Surabaya. Lentera Bio Volume 3 (1).

Marlina, L. R dan Angraini, N. 2002. Respon Setek Lada (Piper nigrum L.) terhadap Pemberian Zat Pengatur Tumbuh Alami Nabati. Majalah Sriwijaya Volume 35 (3) Desember.

Marpaung, A.E. dan Hutabarat, R.C. 2015. Respons jenis Perangsang Tumbuh Berbahan ALami dan Asal Stek Batang terhadap Pertumbuhan Bibit Tin (Ficus carica L). Jurnal Hortikultura. 25(1) : 37 -43.

Nurlaeni, Y. dan Surya, M. I. 2015. Respon Stek Pucuk Camelia japonica terhadap Pemberian Zat Pengatur Tumbuh Organik. Prosiding Seminar Nasional Masyarakat Biodiversifikasi Indonesia. Volume 1 Nomor 5 Agustus 2015. Halaman 1211-1215.

Purwitasari, W. 2004. Pengaruh Perasan Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) terhadap Pertumbuhan akar Stek Pucuk Krisan (Chrysanthemum sp.) http/eprint.undip.ac.id./29654/ Diunduh 7 Maret 2015.

Ratnawati, Sukemi, I.S., dan Sri. Y. 2013. Waktu Perendaman Benih Dengan Air Kelapa Muda terhadap Pertumbuhan Bibit Kakao (Theobroma cacao L.). Universitas Riau. http://download.portal garuda.org/article.ptip%

Rusmin, D. 2011. Pengaruh Pemberian GA3 Pada Berbagai Konsentrasi dan Lama Inbibisi Terhadap Peningkatan Viabilitas Benis Puwoceng (Pimpinella pruatjan Molk.). Jurnal Littri. Vol: 17. No: 3

Salisbury, FB, Ross, C.W, 1995. Fisiologi Tumbuhan Jilid 3. Penerjemah Lukman, Sumaryono. Penerbit ITB Press. Bandung

Septari, Y., Nelvia, dan Al, I.A. 2013. Pengaruh Pemberian Beberapa Jenis Ekstrak Tanaman Sebagai ZPT dan Rasio Amelioran terhadap Pertumbuhan dan Produksi Padi Varietas Inpari 12 di Lahan Gambut. Jurnal Dinamika Pertanian. Universitas Riau.

Siahaan. 2004. Pengaruh Konsentrasi Air Kelapa Muda terhadap Pertumbuhan Produksi Cabai Merah (Capsicum annum L). Fakultas Pertanian Universitas Riau.

Sudaryono, T. dan Soleh, M. 1994. Induksi Akar pada Perbanyakan Salak Secara Vegetatif. Jurnal Penelitian Hortikultura, Vol 6 No. 2 hal 1-12

Suparjo, Juwartina, I.R., Syofi, R., Teuku, T., dan Ahmad, R. 2016. Pengaruh Auksin dan Sitokinin terhadap Perbanyakan Mikro Tanaman Binahong (Anredera cordifolia (Tenore) Steenis). Jurnal Bioteknologi dan Biosains Indonesia, Volume 3 (2).

Tjokrowardojo, A.S., Rosman, R., dan Pradono, D.I. 2009. Pengaruh Zat Pengatur Tumbuh terhadap Per-kecambahan Benih dan Pertumbuhan Bibit Kamarandah (Croto tiglium L.). Jurnal Agrotropika 14(2): 55-60.

Wareing, P.F. dan I.D.J. Phillips. 1981. The Control of Growth and Differentiation in Plants. Pergamon Press. New York.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons Licence

Jurnal Agro (J. Agro: ISSN 2407-7993) by http://journal.uinsgd.ac.id/index.php/ja/index is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

 


real
time web analytics View My Stats