"Neraka adalah (Account) Orang Lain” dan Kebenaran Eksistensial : Membaca Ulang Pemikiran Jean-Paul Sartre di Era Media Sosial serta Menelusuri Kontribusinya Bagi Estetika

Alfathri Adlin

Abstract


Perubahan pemikiran dan bahkan juga sikap politik merupakan suatu hal yang biasa terjadi pada banyak pemikir. Søren Aabye Kierkegaard, misalnya, sering menulis dengan menggunakan nama pena yang berbeda dalam berbagai karyanya, dan kemudian dalam buku terbarunya, dia malah mengkritik pemikirannya sendiri di buku sebelumnya. Kita juga bisa melihat bagaimana para pemikir dari jalur strukturalisme beralih ke jalur post-strukturalisme di era berikutnya. Begitu juga dengan Sartre. Pernah pada satu masa dia mendukung sepenuhnya rezim Stalin, dan bahkan memujinya, namun di akhir masa hidupnya dia pun menarik kembali dukungannya. Begitu pula soal sikapnya terhadap Hitler dan NAZI, Sartre menganggapnya tidak berbahaya, padahal saat itu dia sendiri sedang menempuh studi di Jerman dan seharusnya bisa menyaksikan langsung dari dekat brutalnya ideologi NAZI; dan benar saja, ternyata pandangannya itu memang terbukti salah di kemudian hari. Bahkan, dalam pemikiran filosofisnya sendiri, Sartre pun mengalami perubahan mulai dari masa pemikiran filosofis awal yang menekankan kebebasan individu serta relasi antar individu yang saling berubah di masa akhir hayatnyayang mendekati Marxisme dan kesetiakawanan kelompok.


Keywords


Kebenaran eksistensial, Jean-Paul Sartre, Media Sosial

Article metrics

Abstract views : 88 | PDF views : 100

Full Text:

PDF

References


Heriyanto.Guyon Para Filosof. Depok: PustakaIIman, 2005.

Sartre,Jean-Paul.The Word, trans. Bernard Frechtman. New York: Braziller,

Sartre,Jean-Paul.Being and Nothingness, trans. Hazel E. Barnes. New York:

Philosophical Library, 1956.

Sartre,Jean-Paul.Critique of Dialectical Reason. trans. Alan Sheridan-Smith.

London: Verso, 1982.

Smith, Jane Idelman& Yvonne Yazbeck Haddad.Maut, Barzakh, Kiamat,

Akhirat: Ragam Pandangan Islam dari Klasik hingga Moderen.Jakarta: Serambi, 2004.

Wibowo, A. Setyo. (ed.). Filsafat Eksistensialisme Jean-Paul Sartre. Yogyakarta:

Kanisius, 2011,

Gamez, David& Havi Carel (Editor). What Philosophy Is. Continuum, 2004.

Gibson,William.Neuromancer.London: Vintage, 1993.

Barthes,Roland.Image, Music, Text. London: Fontana Press, 1977.

Sugiharto,Bambang. Hermeneutika: Pemahaman Ulang Arti ‘Menafsi. makalah yang

tidak dipublikasikan.

Piliang,Yasraf Amir. Cyberspace dan Perubahan Sosial: Eksistensi, Identitas dan

Makna. makalah yang tidak dipublikasikan.

Internet:

Path (JejaringSosial), dari Wikipedia, http://id.wikipedia.org/wiki/path_(jejaring_sosial), diakses pada hari Minggu, tanggal 7 September 2014, pukul 13.26 WIB.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


©JAQFI: Jurnal Aqidah dan Filsafat Islam diterbitkan oleh: Prodi Filsafat Agama, Fakultas Ushuluddin, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.