Giri Kawangi Pujaran Giri Harja 2 sebagai Pelestari Wayang Golek di Kecamatan Ujungberung 1995-2025
DOI:
https://doi.org/10.15575/priangan.v4i2.52171Abstrak
Padepokan Giri Harja merupakan pusat pelestarian dan pengembangan seni Wayang Golek yang berpengaruh di Jawa Barat. Berdiri atas inisiatif maestro dalang Abeng Sunarya, padepokan ini tumbuh menjadi lembaga seni yang tidak hanya memproduksi pertunjukan, tetapi juga membentuk ekosistem pendidikan budaya secara turun-temurun. Penelitian ini mengkaji peran penting Pujaran Giri Harja 2 yang dipimpin oleh dalang Awan Kartanda Suanda Ade Kosasih, seorang murid non-keturunan Giri Harja yang memperoleh legitimasi sebagai bagian dari jaringan pewarisan budaya Sunarya. Melalui metode penelitian sejarah dan sejarah lisan, peneliti menggali proses pendidikan informal, nilai-nilai spiritual dan kultural, serta dinamika regenerasi dalang di lingkungan Giri Harja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Giri Harja tidak hanya meneruskan ilmu kepada keluarga biologis, tetapi juga kepada para murid yang secara spiritual dan kultural berkomitmen melestarikan seni pedalangan. Pembelajaran berlangsung secara kontekstual dan berbasis pengalaman hidup, memperkuat hubungan antar generasi melalui praktik langsung dan kedekatan emosional. Pendekatan simbolik seperti pemberian “ijazah lisan” menjadi penanda penting dalam mekanisme pengakuan kompetensi. Keberhasilan Giri Harja dalam memperluas pengaruhnya hingga nasional dan internasional juga diperkuat oleh regenerasi yang adaptif dan inklusif. Studi ini menegaskan bahwa Pujaran Giri Harja 2 merupakan representasi konkret dari sistem pewarisan budaya yang terbuka, berorientasi spiritual, dan tahan terhadap perubahan zaman.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Citation Check
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Teddiansyah Nata Negara

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).