PROFIL KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA MENGGUNAKAN PEMBELAJARAN DISCOVERY INQUIRY PADA KONSEP KOLOID

Salbiah Salbiah

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterampilan berpikir kritis siswa setelah proses pembelajaran. Metode penelitian kelas digunakan dalam penelitian ini untuk memperbaiki kualitas pembelajaran di kelas melalui penerapan pembelajaran discovery inquiry. Subjek penelitian ini adalah 42 siswa kelas XI IPA di salah satu Sekolah Menengah Atas (SMA) di Jawa Barat. Instrumen yang digunakan adalah deskripsi pembelajaran, lembar kerja siswa, tes keterampilan berpikir kritis, dan pedoman observasi. Hasil penelitian menunjukkan keterampilan berpikir kritis siswa setelah pembelajaran secara keseluruhan termasuk pada kategori sangat baik (nilai 81). Pencapaian keterampilan berpikir kritis tertinggi pada indikator mengidentifikasi contoh (89) dan terendah pada indikator membuat kesimpulan (72). Kelompok prestasi tinggi pencapaiannya tertinggi (90), sedangkan kelompok prestasi rendah pencapaiannya paling rendah (73).

Keywords


pembelajaran discovery inquiry; keterampilan berpikir kritis; konsep koloid

References


Akhyani, A. 2008. Model Pembelajaran Kesetimbangan Kimia Berbasis Inkuiri Laboratorium Untuk Meningkatkan Penguasaan Konsep dan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa SMA. Tesis. Bandung. Tidak diterbitkan.

Arifin, M., dkk. 2000. Strategi Belajar Mengajar Kimia. Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia.

Balım, A., G. (2009). The Effects of Discovery Learning on Students’ Success andInquiry Learning Skills. Eurasian Journalof EducationalResearch, 35, 1- 20.

Duron, R., Limbach, B., dan Waugh, W. 2006. “Critical Thinking Framework For Any Discipline”. International Journal of Teaching and Learning in Higher Education. 17, (II), 160-166.

Firdaus, A. 2011. Pengembangan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Melalui Metode Pembelajaran RBL (Resource Based Learning) Pada Konsep Koloid. Skripsi. Bandung: UIN. Tidak diterbitkan.

Fisher, Alec. 2009. Berpikir Kritis Sebuah Pengantar. Terjemahan oleh Benyamin Hadinata. Jakarta: PT. Gelora Aksara Pratama.

Kaswan. 2005. Peningkatan Pemahaman Konsep dan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Melalui Kegiatan Laboratorium Berbasis Inkuiri pada Pokok Bahasan Rangkaian Listrik Arus Searah. Tesis UPI. Bandung. Tidak diterbitkan.

Liliasari. 2003. “Peningkatan Mutu Guru dalam Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi Melalui Model Pembelajaran Kapita Selekta Kimia Sekolah Lanjutan”. Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains. 3,(VIII), 174-181.

Mulyasa, E. 2010. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Nurmalinda. 2011. Analisis Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Kelas X pada Pembelajaran Perkembangan Konsep Redoks Menggunakan Metode Discovery Inquiry. Tesis UPI. Bandung. Tidak diterbitkan.

Roehrig, Gillian H. 2004. Inquiry Teaching ini High School Chemistry Classrooms: The Role of Knowledge and Beliefs. Journal of Chemical Education. 81, (10), 1510- 1516.

Sari, Ratnasari dan Ida Farida. 2014. Pengembangan Sikap Kreatif Siswa Pada Praktikum Penjernihan Air. EduChemia. 1(2)

Sanjaya, Wina. 2010. Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Bandung: Kencana Prenada Media.

Suyanti, Retno Dwi. 2010. Strategi Pembelajrana Kimia. Medan: Graha Ilmu.

Trianto. 2009. Mendesain Model Pembelajaran Inovatif-Progresif, Konsep Landasan dan Implementasinya pada Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Jakarta: Kencana.

Widyawati, I. 2009. Pendekatan Pemecahan Masalah Pada Pembelajaran Larutan Penyangga Untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa SMA. Tesis. Bandung. Tidak diterbitkan.




DOI: https://doi.org/10.15575/jta.v2i1.1367

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


View My Stats

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.