MAQASID ASY-SYARIAH PERSPEKTIF PENDIDI-KAN HUKUM ISLAM
DOI:
https://doi.org/10.15575/adliya.v8i1.8622Keywords:
Maqasid asy-syariah, ijtihad, kemaslahatan, penetapan hukumAbstract
Tulisan ini akan menjelaskan metode maqasid asy-syariah sebagai cara  untuk menetapkan tujuan hukum syara. Kajian terhadap maqasid as- syariah sangat penting dalam upaya ijtihad hukum, karena maqasid asy-syariah dapat menjadi landasan dalam penetapan hukum. ulama usul fikih maqasid asy-syariah disebut juga asrar asy-syariah, yaitu rahasia-rahasia yang terdapat di balik hukum yang ditetapkan oleh syara’’, berupa kemaslahatan bagi umat manusia, baik didunia maupun di akhirat. Atas dasar itu, tulisan ini ditujukan untuk memberikan gambaran ringkas mengenai metode maqasid asy-syariah baik secara konsepsional dan operasional dalam penetapan hukum syara’.
References
Abdul Azis Dahlan…[dkk.], 2003. Ensiklopedi Hukum Islam Jilid 4, Jakarta: Ichtiar Baru van Hoeve.
Abdul Wahhab Khallaf, 2000. Kaidah-kaidah Hukum Islam, Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Ahmad Mushthafa al-Maraghi, 1992, Tafsir al-Maraghi, Semarang : Toha Putra.
Ahmad al-Hajj al-Kurdi, 1980. al-Madkhal al-Fiqhi: al-Qowaid al-Kulliyah, Damsyik: dar al-Ma’arif.
Alaiddin Koto, 2004. Ilmu fiqh dan Ushul Fiqh, Jakarta: Raja Grafindo Persada.
As’ad al-Sa’adi, 1986. Mabahis al-‘Illah fi al-Qiyas ‘ind al-Usuliyyin, Beirut: Dar al-Basa’ir al-Islamiyyah.
Depag RI, 2002. Mushaf al-Qur’an Terjemah, Jakarta : al-Huda.
Faturrahman Djamil, 1997. Filsafat Hukum Islam, Jakarta: Logos.
Fazlurrahman, 1990. Interdependensi-Fungsional Teologi dan Fiqh, dalam al-Hikmah: Jurnal Studi-studi Islam, Bandung: Mizan.
Hamka Haq, 1998. Filsafat Ushul Fiqh, Makasar: Yayasan al-Ahkam.
Hans Wehr, 1980. A Dictionary of Modern Written Arabic, J.Milton Cowan (ed) (London: MacDonald dan Evans LTD.
Hasbi ash-Shiddieqy, 1975. Falsafah Hukum Islam, Jakarta: Bulan Bintang.
Husein Hamid Hasan, 1971. Nazariyyah al-Maslahah al-Fiqh al-Islami, Mesir: dar al-Nahdah al-‘Arabiyyah.
Ibnu Taimiyah, t.t. Al-Siyasah al-Syariyah fi islah al-Ra’i wa al-Ra’iyah, Beirut: Dar al-Kutub al-Arabiyah.
Malik bin Anas, t.t. al-Muwatha ditashihkan oleh Muhammad Fuad Abdul Baqi.
Muchtar Yahya dan Fatchurrahman, 1993. Dasar-dasar Pembinaan Hukum, Fiqh Islam, Bandung: Al Ma’arif.
Muhammad Daud Ali, 1991. Asas-asas Hukum Islam: Pengantar Ilmu Hukum dan Tata Hukum Islam di Indonesia, Jakarta: Rajawali Press.
Muhammad Daud Ali, 1991. Asas-asas Hukum Islam: Pengantar Ilmu Hukum dan Tata Hukum Islam di Indonesia, Jakarta: Rajawali Press.
Muhammad Mustafa Syalabi, 1981. Ta’lil al-Ahkam, Beirut: Dar al-Nahdah al-‘Arabiyyah.
Said Hawwa, 2010. Tarbiyah Ruhiyah: Menempuh Perjalanan Menuju Cahaya Allah, Jakarta: Aula Pustaka.
Said Aqil Siroj, 2006. Tasawuf Sebagai Kritik Sosial Mengedepankan Islam Sebagai Inspirasi Bukan Aspirasi, Bandung: Mizan Pustaka.
Salim Bahreisy, 1986. Tarjamah Riadhus Shalihin I, Bandung: Alma’arif.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Authors who publish in ADLIYA: Jurnal Hukum dan Kemanusiaan agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0) License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).