Persebaya dan Bonek: Simbol-Simbol Komunikasi Supporter Sepakbola Komunitas “Syndicate Bonek Keputih (SBK)”

Muhammad Iqbal Alamsyah, Iwan Joko Prasetyo

Abstract


As social beings, humans will not be separated from its name a symbol of communication. Therefore, the purpose and objective of the research is to find out the symbols of communication and the meaning and message of using symbols of support communication for the persebaya among the SBK supporters community. In giving their support, this community mostly expresses it through certain symbols with their own meanings and messages. So the type of research used is descriptive qualitative using the Symbolic interactionism theory approach. Data obtained through interviews and direct observation in the field. From the results of the data obtained, it was concluded that the symbols of communication that happens or is done within the community to support SBK there are two symbols of verbal and non-verbal. Verbal symbols are used in the form of yells, songs or chants that they have created and always sung throughout the game. While non-verbal symbols there are three, namely, in the form of apparel / clothing made and worn every game. Certain facial expressions that appear or occur. And body movements that are intentionally done or occur accidentally.

Sebagai makhluk sosial, manusia tidak akan terlepas dari namanya simbol komunikasi. Sebab itu, Maksud dan tujuan penelitian adalah untuk mengetahui simbol komunikasi serta makna dan pesan dari penggunaan simbol-simbol komunikasi dukungan pada persebaya dikalangan komunitas suporter SBK. Dalam memberikan dukungannya, komunitas ini kebanyakan mengungkapkannya melalui simbol tertentu dengan makna dan pesan tersendiri. Sehingga tipe penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan teori Interaksionisme Simbolik. Data diperoleh melalui wawancara dan observasi langsung dilapangan. Dari hasil data yang diperoleh, disimpulkan bahwa simbol-simbol komunikasi yang terjadi atau dilakukan kalangan komunitas SBK dalam mendukung ada dua yaitu simbol verbal dan non verbal. Simbol verbal yang digunakan berupa yel-yel, nyanyian atau chant yang diciptakan dan selalu dinyanyikan mereka sepanjang pertandingan. Sedangkan simbol non verbal ada tiga yaitu, berupa pakaian/busana yang dibuat dan dikenakan setiap pertandingan. Ekspresi wajah tertentu yang muncul atau terjadi. Dan gerakan tubuh yang sengaja dilakukan atau terjadi secara tidak sengaja.



Keywords


Communication Symbols, Verbal and Non Verbal Symbols, Symbolic Interactionism Theory, SBK Supporter Community, Persebaya Surabaya

Full Text:

PDF

References


Barata, D.D. (2010) Fashion Sebagai Strategi Simbolik Komunikasi Non-Verbal dalam Ultimacomm: Jurnal Ilmu Komunikasi, 2(1).

Effendy, O.U. (2007). Pengantar Komunikasi. Bandung: Rosdakarya.

Fajar, A. (2013) Analisis Interaksi Simbolik Yang Membentuk Pola Komunikasi Dinamis Pada Komunitas Pesisir Kabupaten Jember, Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, 5(2).

Handoko, A. (2008). Sepak Bola Tanpa Batas. Yogyakarta: Kanisius.

Haris, A., & Amalia, A. (2018). Makna Dan Simbol Dalam Proses Interaksi Sosial (Sebuah Tinjauan Komunikasi), dalam Jurnal Risalah, 29(1), 16-19.

Irawan, D. (2018). Studi Etnografi Komunikasi pada Organisasi Persatuan Islam, dalam Jurnal Communicatus: Jurnal Ilmu Komunikasi, 2(1), hlm. 55-70.

Kertamukti, R. (2013). Komunikasi Simbol : Peci dan Pancasila, dalam Jurnal Profetik, 6(1).

Mulyana, D. 2009. Ilmu Komunikasi: Suatu Pengantar. Bandung : PT. Remaja Rosdakarya.

Pertiwi, I.P., Dilla, S., & Amin, H. (2016). Analisis Simbol Dan Proses Komunikasi Mahasiswa Dan Dosen Dalam Kegiatan Akademik Pada Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP UHO, dalam Jurnal Ilmu Komunikasi UHO, 1(1), 1-14.

Pratiwi, B.S., Hamim, & Wibowo, J.H. (2016). Simbol Komunikasi Pedagang Keliling Di Sidosermo Surabaya, dalam Jurnal Representamen, 2(2).

Putra, R.M.S. (2010). Memahami Makna Simbol dalam Komunikasi dengan Dayak Jangkang, dalam Jurnal Ilmu Komunikasi, 7(2), 227-240.

Riswandi. 2009. Ilmu Komunikasi. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Risnayanti, B., & Cangara, H. (2011). Jilbab Sebagai Simbol Komunikasi Di Kalangan Mahasiswa Universitas Hasanuddin (Studi Komunikasi Nonverbal), dalam Jurnal Komunikasi Kareba, 1(2), 149-176.

Rohayati. (2017). Proses Komunikasi Masyarakat Cyber Dalam Perspektif Interaksi Simbolik, dalam Jurnal Dakwah Risalah, 28(1).

Saputro, I. (2017). Analisis Framing Pemberitaan Persebaya Pasca Kongres PSSI 10 November 2016 pada Harian Surya dan Jawa Pos. Jurnal Kajian Media, 1(2).

Syaf, E.J. (2017). Pertarungan Simbol Identitas Etnis Sebagai Komunikasi Politik Dalam Pilkada Kota Makassar, dalam Jurnal Komunikasi Kareba, 6(2), 215-224.




DOI: https://doi.org/10.15575/cjik.v2i2.5032

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Iwan Joko Prasetyo

Creative Commons License

Communicatus: Jurnal Ilmu Komunikasi is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stat View MyStat