MANAJEMEN HUBUNGAN MASYARAKAT PADA PONDOK PESANTREN UNTUK PENDIDIKAN AKHLAK SANTRI
DOI:
https://doi.org/10.15575/isema.v8i1.24662Abstract
Kajian ini membahas manajemen hubungan masyarakat untuk pendidikan akhlak santri. Tujuan penulisan ini adalah untuk mengetahui manajemen hubungan masyarakat yang dilakukan pondok pesantren untuk pendidikan akhlak santri. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan observasi, teknik analisis data menggunakan analisis eksplanasi building terjadi secara sistematis dan mengikuti format standar pengkodean terbuka, pengkodean aksial, pengkodean selektif dan menggambarkan matriks kondisional. Hasil penelitian ini adalah lebih berfokus pada orang tua santri dan masyarakat sekitar pesantren. Pendekatan dalam manajemen hubungan masyarakat adalah pendekatan kultural dan struktural. Pendekatan kultural di antaranya memberikan kebermanfaatan pesantren pada masyarakat lingkungan sekitar, pesantren sekitar dan dakwah di lingkungan. Pendekatan struktural di antaranya membangun kanal-kanal komunikasi sesuai struktur organisasi yang ada berdasarkan kebutuhan masyarakat, agar manajemen bisa berjalan dengan baik dan keinginan masyarakat terpenuhi dengan cepat. Manfaat penelitian ini adalah untuk mengimplikasikan tentang manajemen hubungan masyarakat dan mengembangkan pemahaman ilmu Manajemen Pendidikan Islam terhadap pelaksanaan manajemen hubungan masyarakat di pondok pesantren, khususnya pondok pesantren Nuruzzaman Bandung.References
Efendi, O. U. (1993). Human Relations dan Public Relations. Bandung: Mandar Maju.
Elerath, M. (1997). Managing Syistematic and Ethical Public Relation Compaigns. New York: Beanchmark publisher.
Fauzi, S., & Fajrin, N. (2022). Peran Manajemen Pendidikan Islam dalam Pengembangan Lembaga Pendidikan dan Masyarakat. HEUTAGOGIA: Journal of Islamic Education, 2(1), 17–32. https://doi.org/10.14421/hjie.2022.21-02
Habib, M., Sihombing, U. M., Rahmadani, U., & Wirahayu. (2021). Pentingnya Manajemen Humas di Lembaga Pendidikan Islam. Edu Society: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial, Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(2), 269–275.
Kholida, L. (2015). PERAN MANAJEMEN MASYARAKAT PENDIDIKAN ISLAM YAYASAN MUJAHIDIN DI DESA TRIMULYA KABUPATEN KONAWE. Tarbawi: Jurnal Keilmuan Manajemen Pendidikan, (April), 81–96.
Murni. (2017). Konsep Manajemen Humas pada Lembaga Pendidikan Islam. Jurnal Intelektualita, 05(01), 29–31. Retrieved from https://jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/intel/article/view/4352
Panggabean, M. S. (2002). Manajemen Sumber Daya Manusia. Bogor: Ghalia Indonesia.
Ruslan, R. (2001). Manajemen Public Relation; Konsep dan Aplikasinya. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Scott, C. M. (2009). Effective Public Relations. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Sodiah. (2016). Manajemen Lembaga Pendidikan Islam Berbasis Masyarakat Dan Sekolah. Sosial Budaya, 13(1), 89–100. Retrieved from http://ejournal.uin-suska.ac.id/index.php/SosialBudaya/article/view/3468
Suntiah, R., Fikri, M., & Assidiqi, M. H. (2020). Perbandingan Akhlak Siswa Berasrama dengan Non Asrama SMA Boarding School. Atthulab: Islamic Religion Teaching and Learning Journal, 5(1), 24–36.
Usman, H. (2006). Manajemen Teori, Praktik dan Riset Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.
Wahjosumidjo. (2011). Kepemimpinan Kepala Sekolah, Tinjauan Teoritik dan Permasalahannya. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).