REVITALISASI MANAJEMEN PENGELOLAAN PERAN DAN FUNGSI MASJID SEBAGAI LEMBAGA KEISLAMAN
DOI:
https://doi.org/10.15575/isema.v5i2.9464Abstract
Tujuan penelitian revitalisasi manajemen pengelolaan peran dan fungsi masjid sebagai lembaga keislaman ini untuk menggali peranan dan fungsi masjid di zaman rasulullah sebagai lembaga-lembaga keislaman yang dapat dilakukan revitalisasi terhadap manajemen pengelolaan masjid di masa sekarang.  Penelitian ini menggunakan  pendekatan metode kualitatif lapangan (field research) yaitu penelitian yang pengumpulan datanya dilakukan di lapangan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi dengan mendeskripsikan temuan hasil penelitian. Penelitian ini menggunakan teknik  purposive sampling. Sumber data penelitian ini yaitu pengurus atau takmir masjid di kota Metro. Hasil penelitian penulis menemukan bahwa masjid-masjid yang ada di kota metro harus dilakukan revitalisasi peran dan fungsinya karena masjid-masjid yang ada belum menunjukan peranan dan fungsi sebagaimana pada masa Rasulullah. Peran dan fungsi masjid yang telah terlaksana masih terkait dengan ibadah mahdhah shalat wajib. Peran dan fungsi ghairu mahdhah, seperti sebagai tempat Pendidikan, tempat dakwah dan kebudayaan islam, tempat pemberdayaan ekonomi umat, pusat kaderisasi umat, tempat sarana kesehatan belum terkelola dan terlaksana dengan baik bahkan ada masjid yang belum mampu melakukan revitalisasi manajemen pengelolan masjid seperti yang ada pada masa rasulullah SAW.
References
Al-Buthy, M. S. R. (2003). Fiqh al-Sirah al-Nabawiyyah: Ma’a Mujiz li-Tarikh al-‎Khilafah al-Rasyidah. Dar al-Fikr.‎
Arifin, E. Z., & Tasai, S. A. (2003). Cermat Berbahasa Indonesia untuk ‎Perguruan Tinggi. Akademika Pressindo.‎
Auliyah, R. (2014). Studi Fenomenologi Peranan Manajemen Masjid At-Taqwa ‎Dalam Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Bangkalan. Competence: ‎Journal of Management Studies, 8(1), 74–91. ‎https://doi.org/10.21107/kompetensi.v8i1.650‎
Gazalba, S. (2011). Masjid Pusat Ibadat dan Kebudayaan Islam. Pustaka ‎Antara.‎
Kemenag. (2016). Nama Masjid dan Alamat Sekota Metro per Mei 2016. ‎Lampung.Kemenag.Go.Id. ‎https://lampung.kemenag.go.id/files/lampung/file/file/BidangUraisBinsyar/‎weri1463619858.pdf
Nasution, S. (2008). Metodologi Penelitian Naturalistik Kualitatif. Tarsito.‎
Rukmana, N. (2002). Masjid dan Dakwah (Merencanakan, Membangun dan ‎Mengelola Masjid, Mengemas Substansi Dakwah—Upaya Pemecahan ‎Krisis Moral dan Spritual). Almawardi Prima.‎
Sadiana, I. (2009). Tempat Di Bumi Yang Paling Allah Cintai Adalah Masjid. UIN ‎Sunan Kalijaga.‎
Sanusi, H. P., & Rosdiana, F. (2018). MANAJEMEN STRATEGI ‎KEPEMIMPINAN KEPALA KANTOR KEMENTERIAN AGAMA ‎KABUPATEN GARUT. Jurnal Isema : Islamic Educational Management, ‎‎3(2), 181–192. https://doi.org/10.15575/isema.v3i2.5010‎
Saputra, A., & Kusuma, B. M. A. (2017). Revitalisasi Masjid Dalam Dialektika ‎Pelayanan Umat Dan Kawasan Perekonomian Rakyat. Al-Idarah: Jurnal ‎Manajemen Dan Administrasi Islam, 1(1), 1–16. ‎https://doi.org/10.22373/al-idarah.v1i1.1522‎
Shihab, M. Q. (2011). Membaca Sirah Nabi Muhammad SAW. Lentera Hati.‎
Supardi, S., & Amiruddin, T. (2001). Konsep Manajemen Masjid: Optimalisasi ‎Peran Masjid. UII Press.‎
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).