Kehidupan Keberagamaan Masyarakat Kampung Adat Dukuh Cikelet - Garut Jawa Barat


Fahmi Mohamad Ansori(1*), Dadan Rusmana(2), Ajid Hakim(3)

(1) Yayasan Nurillah Garut, Indonesia
(2) Pascasarjana UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Indonesia
(3) Pascasarjana UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Indonesia
(*) Corresponding Author

Abstract


Penelitian ini dimaksudkan untuk mengkonstruksi keberlangsungan dan perubahan (continuity and change) kehidupan sosio-religius-kultural masyarakat Kampung Adat Dukuh Cikelet Garut, Jawa Barat.  Teori yang digunakan dalam artikel ini adalah teori[1] [2] [3] [4] [5]  Perilaku Sosial Robert Byrne, dia  membagi ke dalam lima faktor penyebab prilaku sosial pada diri individu masyarakat ataupun masyarakat secara komunal, yaitu (1) prilaku orang lain (2) proses kognitif (3) variable-variable lingkungan (4) konteks budaya, dan (5) faktor biologis. Tulisan ini dapat menyajikan kesimpulan sebagai berikut. Pertama, sebagai bagian dari kampung adat, masyarakat Kampung Dukuh tetap memegang teguh kepercayaan dan tradisi yang mengakulturasikan Islam dan tradisi setempat, yang mengandung nilai kearifan lokal yang bercirikan budaya Sunda. Mereka melaksanakan ritual keagamaan, meski dengan tingkat intensitas yang beragam sesuai dengan kapasitas masing-masing. Secara komunal, mode kelembagaannya lebih menjunjung norma adat. Kedua, tradisinya dilakukan secara turun temurun, meskipun terdapat beberapa pergeseran tradisi keagamaan, baik  disebabkan faktor internal maupun eksternal

Keywords


Kampung Adat Dukuh

Full Text:

PDF

References


Daftar Pustaka

Buku

An-Najar, Amir, Ilmu Jiwa dalam Tasawuf. terj. Hasan Abrori, Jakarta: Pustaka Azzam, 2001.

Husaini, Adian, Filsafat Ilmu, Jakarta: Gema Insani, 2017.

Diamond, Jared, The World Until Yesterday (Dunia Hingga Kemarin), terj. Damaring Tyas Wulandari. Jakarta: Gramedia, 2015.

Kartodirjo, Sartono, Pendekatan Ilmu Sosial dalam Metodologi Sejarah, Jakarta: Gramedia, 1992.

Trueblood, D.E, Filsafat Agama, Terj. HM. Rasjidi, Jakarta: Bulan Bintang, 2002.

Yanuana Samantho, Ahmad, Garut Kota Iluminati, Jakarta: Ufuk Publishing, 2013.

Wawancara

Mama Uluk. 2018,” Penjelasan Adat Islami Kampung Dukuh”. Hasil Wawancara Pribadi:18 Oktober 2018, Rumah Kuncen Kampung Dukuh.

Uwa Faqih. 2018,”Aturan Hukum Adat Kampung Dukuh”. Hasil Wawancara Pribadi:18 Oktober 2018, Rumah Uwa Faqih Kampung Dukuh.

Journal

Asep Lukman Hamid, “Perilaku Keberagamaan Masyarakat Kampung Naga Dalam Perspektif Teori Religious Behavior Marie Cornwall”, Journal Al-Afkar. Vol. 1, No.1. January. 2018.

Abdul Syukur dan Husnul Qodim, “Islam, Tradisi Lokal, dan Konservasi Alam: Studi Kasus di Kampung Dukuh Kabupaten Garut”, Journal Kalam: Studi Agama dan Pemikiran Islam. Vol. 10. No. 1. Juni 2016.

Tenny Sudjatnika, “Filosofi Hidup Komunitas Masayrakat Adat Sunda Kampung Naga Ditinjau dari Pranata Keagamaan”, Journal al-Tsaqafa. Vol. 15. No. 01. Juli 2018.




DOI: https://doi.org/10.15575/al-tsaqafa.v17i2.10455

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Al-Tsaqafa has been indexed by :

                                

                                                                                       

..........................................................................................................................................................................................................................................

Alamat Redaksi:
Lt. 2 Gedung Fakultas Adab dan Humaniora
UIN Sunan Gunung Djati Bandung
Jl. AH. Nasution No. 105 Cipadung Cibiru Bandung 40614
Telp. (022) 7810790 Fax. (022) 7803936

 

Free Hit Counters  

 

 

Al-Tsaqafa : Jurnal Ilmiah Peradaban Islam is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License

free hit counter View My Stats