MANAJEMEN KRISIS PADA LAYANAN AIR BERSIH: STUDI KASUS PERUSAHAAN UMUM DAERAH AIR MINUM KOTA PADANG

Authors

  • Resti Melani Universitas Negeri Padang, Indonesia
  • Yulia Hanoselina Universitas Negeri Padang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.15575/jim.v7i1.57706

Keywords:

Manajemen Krisis, Air Bersih, PERUMDA, Air Minum, Pelayanan Publik.

Abstract

Badan Usaha Milik Daerah Perumda Air Minum Kota Padang bertanggung jawab menyediakan pelayanan air minum bagi masyarakat Kota Padang. Sebagai wilayah yang rawan bencana hidrometeorologi seperti banjir bandang, perusahaan ini dituntut memiliki manajemen penanganan krisis yang baik agar pelayanan air bersih tetap dapat berjalan meskipun terjadi gangguan akibat bencana. Namun, kesiapsiagaan organisasi dalam menghadapi bencana hidrometeorologi masih menunjukkan sejumlah keterbatasan, terutama karena strategi mitigasi yang dimiliki masih berorientasi pada ancaman gempa bumi. Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan dan menganalisis manajemen penanganan krisis Perumda Air Minum Kota Padang dalam pengelolaan air bersih, serta menemukan hambatan yang menghalangi pelaksanaannya. Studi ini menggunakan wawancara sebagai bagian dari pendekatan kualitatif deskriptif mendalam, observasi, dan dokumentasi studi. Informan penelitian terdiri dari Bagian Perencanaan, Humas, dan Distribusi/Operasional Perumda Air Minum Kota Padang sebagai informan utama, serta BPBD, Dinas PUPR Kota Padang, dan masyarakat sebagai informan pendukung. Analisis dilakukan menggunakan teori manajemen krisis Coombs (2015) dengan indikator Crisis Event, Pre-Crisis (signal detection, prevention, crisis preparedness), dan Post-Crisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen penanganan krisis telah mencakup ketiga tahapan tersebut, namun deteksi dini masih bersifat manual dan belum didukung sistem peringatan dini terintegrasi, mitigasi bencana masih bias pada ancaman gempa bumi, serta belum tersedia rencana kontinjensi khusus untuk bencana hidrometeorologi. Pada tahap krisis, penanganan tergolong responsif melalui pembentukan tim darurat dan kolaborasi lintas sektor, tetapi pada tahap pasca-krisis, evaluasi masih bersifat parsial per divisi. Kendala utama meliputi kerusakan infrastruktur yang masif, koordinasi lintas instansi yang belum formal, serta komunikasi informasi kepada masyarakat yang belum optimal.

References

Anisa, C. A. (2021). Tingkat manajemen dan manajer beserta fungsi-fungsi manajemen. Leadership: Jurnal Mahasiswa Manajemen Pendidikan Islam, 2(2), 150–162.

Coombs, W. T. (2019). Ongoing Crisis Communication: Planning, Managing, and Responding. SAGE Publications.

Dewi, G. A., & Vanel, M. (2024). Analisis manajemen krisis Humas Perumda Air Minum Kota Surakarta dalam polemik pengelolaan mata air Cokro. Jurnal Prologia, 8(1), 45–56.

Fauzi, A. H. N., Ramadhan, F., & Pratiwi, D. (2025). The impact of risk management on the performance of regional water supply companies (PERUMDA): A systematic literature review. Jurnal Penelitian Inovatif, 5(1), 112–125.

Hidayat, A., & Kusnadi, D. (2020). Keberlanjutan pelayanan air bersih di Perumda Air Minum Tirta Medal Kabupaten Sumedang. JRPA-Journal of Regional Public Administration, 5(1), 68–78.

Hisanuddin, I. I., & Adwitya, I. (2024). Analisis penanganan keluhan pelanggan pada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Baubau. Jurnal Ekonomi Manajemen & Bisnis, 25(2), 89–101.

Kornita, S. E. (2020). Strategi pemenuhan kebutuhan masyarakat terhadap air bersih di Kabupaten Bengkalis. Jurnal Samudra Ekonomi dan Bisnis, 11(2), 166–181.

Pratiwi, P. Y., & Haninda, A. R. (2022). Strategi manajemen krisis public relations dalam mengembalikan kepercayaan karyawan. Inter Script: Journal of Creative Communication, 3(1), 33–47.

Rasyid, M. R. R., & Utami, M. (2023). Manajemen krisis PT. Berkah Wong Cilik "Shabu Hachi" di masa pandemi Covid-19. Jurnal Ilmu Komunikasi UHO: Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi, 8(2), 201–208. https://doi.org/10.52423/jikuho.v8i2.12

Sinardi, E. M., Baunsele, V. E. A., & Ngadha, M. S. (2026). Strategi Manajemen Krisis Air Bersih Komunitas: Studi Kasus Analisis Mitigasi Kesiapsiagaan Menghadapi Bencana Kekeringan Meteorologis di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) Tahun 2023. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 12(02), 353-364.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Downloads

Published

15-07-2026

How to Cite

Melani, R., & Hanoselina, Y. (2026). MANAJEMEN KRISIS PADA LAYANAN AIR BERSIH: STUDI KASUS PERUSAHAAN UMUM DAERAH AIR MINUM KOTA PADANG. KOMITMEN: Jurnal Ilmiah Manajemen, 7(1), 106–116. https://doi.org/10.15575/jim.v7i1.57706

Citation Check