Manifestation of Social Action System on The Gogopet Racing Circuit in Petir Village

Indra Gunara Rochyat, Ahmad Fuad, Erina Wiyono

Abstract


Penelitian dengan objek material yang membahas tentang fenomena keberlangsungan arena bermain yang terbentuk dan terpelihara pada sistem sosial di wilayah Desa Petir, Kabupaten Serang, Banten. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan dan mengungkap alasan masyarakat berperan dalam pelestariannya di balik manifestasi fenomena sirkuit karting di desa Petir (Gogopet) di daerah tersebut. Metode penelitian kualitatif diikuti dengan strategi penelitian fenomenologis yang akan digunakan dalam menemukan fenomena manusia dalam memahami, mengalami, menafsirkan, dan memproduksi objek sosialnya dan makna yang ditimbulkannya. Paradigma fakta sosial Emilie Durkheim digunakan sebagai cara untuk melihat konteks hakikat fenomena sosial dalam menghasilkan objek sosial ini. Pendekatan Fungsionalisme Struktural Talcott Parsons menyertai metode pencarian sifat gejala tindakan komunitas pada sistem objek sosial, yaitu teori A.G.I.L. dari Parsons digunakan atas dasar tindakan aktor sebagai pisau bedah penelitiannya. Penelitian ini menghasilkan penjelasan mengenai keberlanjutan sirkuit balap Gogopet di desa Petir yang merupakan suatu keharusan, dimana terdapat keterkaitan timbal balik antara kebutuhan masyarakat desa dengan pemilik, dan dengan kewajiban pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi dari komunitas.


Keywords


playground; sports groups; public facilities; social system; rural sociology

Full Text:

PDF

References


Arismunandar, A. B. (2019). Semarang International Circuit. Jurnal Poster Pirata Syandana, 1(1).

Asy’ari, A. H., & Nirwansyah, R. (2013). Metafora Akselerasi dalam Objek Rancang Sirkuit Balap Drag Nasional. Jurnal Sains Dan Seni ITS, 2(2), G138–G141.

Creswell, J. W. (2015). Revisiting mixed methods and advancing scientific practices. The Oxford Handbook of Multimethod and Mixed Methods Research Inquiry.

Davis, K., & Moore, W. E. (1945). Some principles of stratification. American Sociological Review, 10(2), 242–249.

Denzin, N. K., & Lincoln, Y. S. (2011). The Sage handbook of qualitative research. sage.

Ellis, N. C. (2019). Essentials of a theory of language cognition. The Modern Language Journal, 103, 39–60.

Grohs, R., Wieser, V. E., & Pristach, M. (2020). Value cocreation at sport events. European Sport Management Quarterly, 20(1), 69–87.

Haack, P., & Sieweke, J. (2018). The legitimacy of inequality: Integrating the perspectives of system justification and social judgment. Journal of Management Studies, 55(3), 486–516.

Kassymova, G. К., Tokar, O. V, Tashcheva, A. I., Slepukhina, G. V, Gridneva, S. V, Bazhenova, N. G., Shpakovskaya, E., & Arpentieva, M. R. (2019). Impact of stress on creative human resources and psychological counseling in crises. International Journal of Education and Information Technologies, 13(1), 26–32.

Kholifah, S., & Suyadnya, I. W. (2018). Metodologi Penelitian Kualitatif; Berbagi Pengalaman dari Lapangan.

Kmoniček, H., Ruška, F., & Barišić, I. (2019). Racing circuits and their geometric design characteristics. Electronic Journal of the Faculty of Civil Engineering Osijek-e-GFOS, 10(19), 98–107.

Knoll, J., Matthes, J., & Heiss, R. (2020). The social media political participation model: A goal systems theory perspective. Convergence, 26(1), 135–156.

Kuswarno, E. (2009). Fenomenologi: metode penelitian komunikasi : konsepsi, pedoman, dan contoh penelitiannya.

Moleong, L. J. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif (Edisi Revisi). vol. 103. PT Remaja Rosdakarya.

Parsons, T. (1977). Social systems and the evolution of action theory. Free Press.

Rahman, M. T., Sulthonie, A. A., & Solihin, S. (2018). “Sosiologi Informasi Pengobatan Tradisional Religius” Kajian di Masyarakat Perdesaan Jawa Barat. Jurnal Studi Agama Dan Masyarakat, 14(2), 100–111.

Ritzer, G. (2012). Teori Sosiologi: Dari sosiologi klasik sampai perkembangan terakhir postmodern. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 11, 25.

Rosyad, R., Naan, N., & Busro, B. (2021). Procedures for Social Volunteers in Rehabilitating Patients with Mental Disorders in A Rural Community of Bandung. TEMALI: Jurnal Pembangunan Sosial, 4(2).

Sjödin, D. R., Parida, V., Leksell, M., & Petrovic, A. (2018). Smart Factory Implementation and Process Innovation: A Preliminary Maturity Model for Leveraging Digitalization in Manufacturing Moving to smart factories presents specific challenges that can be addressed through a structured approach focused on people, processes, and technologies. Research-Technology Management, 61(5), 22–31.

Tumbol, M. J., & Poli, H. (2017). Manado International Circuit Race. Hi-tech Architecture. Sam Ratulangi University.

Wallace, R. A., & Wolf, A. (1995). Contemporary sociological theory: Continuing the classical tradition.

Wrahatnala, B. (2017). Kebertahanan Kentrung Dalam Kehidupan Masyarakat Jepara.




DOI: https://doi.org/10.15575/jt.v5i1.14279

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats

________________________________________________________________________

E - ISSN : 2615-5028


TEMALI is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.>

 

Published by : Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Sponsored by : Ikatan Sosiologi Indonesia (ISI)

 

Flag Counter