DESENTRALISASI ASIMETRIS PROSES PENGISIAN JABATAN KEPALA DAERAH DALAM PELAKSANAAN DEMOKRASI DI INDONESIA
DOI:
https://doi.org/10.15575/vh.v5i2.28202Keywords:
Demokrasi, Desentralisasi Asimetris, PilkadaAbstract
Penulisan ini bertujuan guna mengetahui pola Desentralisasi Asimetris proses pengisian jabatan Kepala Daerah dalam pelaksanaan demokrasi di Indonesia. Penulisan ini menggunakan metode yuridis normatif, dengan spesifikasi penelitian deskriptif analitis. Dalam pembahasan diuraikan bahwa dalam Konstitusi Indonesia Desentralisasi asimetris ditegaskan dan diakui hingga saat ini. Terdapat 4 (empat) daerah yang mempunyai ciri khusus dalam pengisian jabatan kepala daerahnya. Keempat daerah tersebut adalah DKI Jakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, Papua, dan Aceh. Realita pada pemerintahan daerah, landasan yuridis konstitusional berlakunya desentralisasi asimetris tersebut dapat ditinjau pada Pasal 18A ayat (1), dan Pasal 18B ayat (1) UUD 1945. Satuan-satuan pemerintahan daerah khususnya keberagaman pengisian jabatan kepala daerah diakui dalam pelaksanaannya.
References
Asshiddiqie, Jimly. Konsolidasi Naskah UUD 1945 Setelah Perubahan Keempat. Jakarta: Pusat Studi HTN FH UI, 2002.
Djojosoekarto, Agung. dkk, Otonomi Khusus Papua. Jakarta: Kemitraan, 2008.
Fatmawati, Nur Ika. “Desentralisasi Asimetris, Alternatif Bagi Masa Depan Pembagian Kewenangan di Indonesia.†Madani: Jurnal Politik dan Sosial Kemasyarakatan 10, No. 3 (2018): 73-85. http://e-jurnal.unisda.ac.id/index.php/MADANI/article/view/1265.
Hayati, Rahmi dan Muhammad Noor Ifansyah. “Praktik Desentralisasi Asimetris Di Indonesia.†Pubis Jurnal Ilmu Administrasi Publik & Bisnis 3, No. 2 (2019): 131-140. https://doi.org/10.35722/pubbis.v3i2.60.
Isra, Saldi. “Desentrlisasi Asimetris Di Indonesiaâ€, Orasi Ilmiah pada Rapat Senat Terbuka dalam Rangka Dies Natalis Ke-72 Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, 2018.
Kurniadi, Bayu Dardias, “Desentralisasi Asimetris di Indonesiaâ€, Makalah disampaikan pada Seminar di LAN Jatinangor tanggal 26 November 2012.
Moedjanto, G. Kasultanan Yogyakarta dan Kadipaten Pakualaman. Yogyakarta: Kanisius, 1994.
Muhammad, Abdulkadir. Hukum dan Penelitian Hukum. Cet. III. Bandung: Citra Aditya Bakti, 2004.
Nivada, Aryos, “Desentralisasi Asimetris; Politik Aceh dan Papuaâ€, http://www.imparsial.org/publikasi/opini/desentralisasi-asimetris-politik-aceh-dan-papua/, diakses 10 Juni 2023.
Pratama, Andhika Yudha. “Pelaksanaan Desentralisasi Asimetris dalam Tata Kelola Pemerintahan Daerah di Era Demokrasi.†Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan 28, No. 1 (2015): 6-14. http://journal.um.ac.id/index.php/jppk/article/view/5434.
Rasyidin. “Penerapan Desentralisasi Asimetris Pasca Mou Helsinki Dalam Perspektif Ekonomi Politik Di Provinsi Aceh.†AL-IJTIMA`I-International Journal of Government and Social Science 1, No. 1 (2015): 65-83. https://journal.ar-raniry.ac.id/index.php/jai/article/view/429.
S., Rochendi dan Kausar Ali Saleh. “Hubungan Pemerintah Pusat dan Daerah Dalam Otonomi Khusus di Provinsi Papua Barat.†Jurnal Kajian Politik dan Masalah Pembangunan 13, No. 1 (2017): 1903-1919. http://journal.unas.ac.id/politik/article/view/231/132.
Soekanto, Soerjono dan Sri Mamudji. Penelitian Hukum Normatif - Suatu Tinjauan Singkat. Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2003.
Soekanto, Soerjono. Pengantar Penelitian Hukum. Cet. III, Jakarta: Universitas Indonesia Pers, 1986.
Sunggono, Bambang. Metodologi Penelitian Hukum. Cet. 15. Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2015.
Tauda, Gunawan A. “Desain Desentralisasi Asimetris Dalam Sistem Ketatanegaraan Republik Indonesia.†Adminitrative Law & Governance Journal 1, Edisi 4 (2018): 413-434. https://doi.org/10.14710/alj.v1i4.413-435.
Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonestia Tahun 1945.
Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2012 tentang Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2012 Nomor 170, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5339).
Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2007 tentang Pemerintahan Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta sebagai Ibukota Negara Kesatuan Republik Indonesia (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 93, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4744).
Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 125, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4437).
Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 58, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5679).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Authors who publish in Varia Hukum agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0) License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).