IDEOLOGI BENCANA DALAM PERSPEKTIF AL-QUR’AN: ANALISIS KATA FITNAH PADA SURAH AL-ANBIYA[21]:35 DENGAN TEORI MA’NA-CUM-MAGHZA)

Umi Wasilatul Firdausiyah, Hardivizon Hardivizon

Abstract


Diskursus dalam penelitian ini berupa ideologi bencana dalam perspektif Al-Qur’an, yang terfokus pada pembahasan kata fitnah dalam QS.  Al-Anbiya  [21]:35. Tujuan dari penelitian ini berupa upaya untuk menemukan kredibilitas makna dan eksistensi kata fitnah dalam al-Qur'an dengan bingkai teologi bencana. Metode penelitian yang digunakan penulis menggunakan jenis penelitian Library Research, dengan pengumpulan data berupa dokumentasi dan analisis data berupa metode tematik karena tidak semua ayat yang digunakan oleh penulis. Ditambah dengan teori hermeneutika ma’na-cum-maghza, yang dilengkapi dengan triangulasi sumber sebagai keabsahan datanya. Hasil penelitian ini yang terbingkai dalam teologi bencana terhadap kata fitnah pada QS.  Al-Anbiya [21]:35 memiliki artian sebagai suatu bencana bagi setiap individu maupun kelompok dan eksistensi kata fitnah memiliki dua pembagian yakni keburukan dan kebaikan, serta suatu kematian dan ujian kehidupan merupakan keniscayaan yang pasti akan terjadi, hal tersebut juga sebagai cobaan dari ujian iman. Penafsiran QS.  Al-Anbiya [21]:35 dengan ma’na-cum-maghza, juga beimplikasi pada kajian tafsir kontemporer dan dapat mempengarui mindset masyarakat terhadap pemaknaan maupun pengucapan kata fitnah.

Keywords


fitnah; ma’na-cum-maghza; teologi bencana; ujian

Full Text:

PDF

References


Abdullah, T. Y. P. (1994). Kamus Lengkap Bahasa Indonesia Praktis. Arkola.

Affandi, A. (2020). Teologi Bencana dalam Al-Qur’an. Jurnal Samawat, 4(1), 69–78.

Al-Baqi, M. F. A. (1981). Al-Mu’jam Al-Mufahras li Fadl Al-Qur’an Al-Karim. Dar al-Fiqr.

Al-Sheikh, A. B. M. bin A. bin I. (2005). Tafsir Ibnu Katsir Jilid 5 (M. A. G. E.M, A. Mu’thi, & A. I. Al-Atsari (eds.)). Pustaka Imam Asy-Syafi’i.

Alfiyani, A. (2018). Penafsiran Sayyid Quthb dan Hamka tentang Ayat-Ayat Fitnah: Studi Komparatif Tafsir Fi Zhilal Al-Quran dan Tafsir Al-Azhar. UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Amir, A. M., & Hamzah, G. (2019). Dinamika dan Terapan Metodologi Tafsir Kontekstual (Kajian Hermeneutika Ma’na-cum-Maghza terhadap Penafsiran QS. Al-Ma’un/107). Al Izzah: Jurnal Hasil-Hasil Penelitian, 14(1), 1–17.

Amrullah, A. A. (2007a). Tafsir Al-Azhar, Jilid 10. Pustaka Nasional PTE LTD.

Amrullah, A. A. (2007b). Tafsir Al-Azhar, Jilid 6. Pustaka Nasional PTE LTD.

Anhusadar, L. O. (2020). Persepsi Mahasiswa PIAUD terhadap Kuliah Online di Masa Pandemi Covid 19. KINDERGARTEN: Journal of Islamic Early Childhood Education, 3(1), 44. https://doi.org/10.24014/kjiece.v3i1.9609

Ani, A. (2017). Konsep Fitnah dalam al-Qur’an (Sebuah Kajian Tahlili atas QS al-Anfal/8: 25). Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar.

Annibras, N. R. (2016). Hermeneutika J.E. Gracia (Sebuah Pengantar). Al-Bayan: Jurnal Studi Al-Qur’an Dan Tafsir, 1(1), 71–78.

Asriadi. (2019). Komunikasi Antar Budaya dalam perspektif Al-Qur’an Surat Al-Hujurât Ayat 13. RETORIKA: Jurnal Kajian Komunikasi Dan Penyiaran Islam, 1(1), 38–50.

Chaer, H., & Rasyad, A. (2019). Hermeneutika Al-Qur’an Suroh Al-Isro’ Ayat 1 Sebuah Tinjauan Kosmologi. PALAPA : Jurnal Studi Keislaman Dan Ilmu Pendidikan, 7(1), 66–98.

https://doi.org/https://doi.org/10.36088/palapa.v7i1.182

Christina, E. (2020). Pandemi Covid-19 adalah 666? Endah Christina. Jurnal Teologi Pentasoka, 1(2), 1–23.

Depdikbud, R. I. (1989). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Balai Pustaka.

Djaelani, A. R. (2013). Teknik Pengumpulan Data dalam Penelitian Kualitatif. PAWIYATAN, 20(1).

Fadilah, A. (2019). Ma’na-Cum-Maghza Sebagai Pendekatan Kontekstual dalam Perkembangan Wacana Hermeneutika Alquran di Indonesia. Journal of Qur’ᾱn and Hadῑth Studies, 8(1), 1–17.

Faruki, A. (2019). Respon Pemikir Muslim Konservatif Terhadap Penggunaan Teori Hermeneutika Dalam Tafsir Al- Qur’an (pp. 1–145). Tesis - UIN Sunan Ampel Surabaya.

Habibi, M. D. (2019). Penafsiran Dalil Radikalisme Dan Terorisme Di Indonesia Interpretasi Ma’na-Cum-Maghza Terhadap Kata Fitnah Dalam Alquran Surat Al-Baqarah : 190-. JURNAL AQLAM – Journal of Islam and Plurality, 4(1), 190–193.

Hakim, L. (2019). Fitnah dalam Weltanschauung Alquran: Aplikasi Semantik Thoshihiko Izutsu. UIN Sunan Ampel Surabaya.

Hidayat, E. A. (2016). Iman Di Tengah Penderitaan: Suatu Inspirasi Teologis-Biblis Kristiani. MELINTAS, 32(3), 285–308.

Hutagalung, B. P. (2019). Makna Fitnah dalam Alquran (Aplikasi Pendekatan Semantik Toshihiko Izutsu). UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Isa, H. (2019). Metodologi Tafsir Ayat-ayat Hukum Karya Luthfie Abdullah Ismail. UIN Sunan Ampel Surabaya.

Kaltsum, L. U. (2018). Cobaan Hidup dalam Al-Qur’an (Studi Ayat-Ayat Fitnah dengan Aplikasi Metode Tafsir Tematik). Ilmu Ushuluddin, 5(2), 132–174.

Mahmudah, R. (2014). Penafsiran terhadap kata fitnah dalam tafsir Al-Kasysyaf. UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Maiaweng, hal.C. D. (2019). Kajian Biblika Tentang Pencobaan Menurut Yakobus 1: 1-18 Dan Implikasinya Dalam Kehidupan Orang Percaya. Repository Skripsi Online, 1(1), 32–40.

Manzdur, I. (2010). Lisan Al-’Arab, vol. 13. Dar al-Shadir.

Mubarak, Z. (2012). Fenomena Terorisme di Indonesia: Kajian Aspek Teologi, Ideologi dan Gerakan. SALAM: Jurnal Sosial Dan Budaya Syar-I, 15(2).

Mustaqim, A. (2015). Teologi Bencana Dalam Perspektif Al-Qur’an. Nun: Jurnal Studi Alquran Dan Tafsir Di Nusantara, 1(1).

Ningtyas, N. P., & Ediati, A. (2020). Hubungan antara Regulasi Emosi dengan Ketabahan pada Penderita Myasthenia Gravis. Empati, 7(2), 268–274.

Parninsih, I., & HS, M. A. (2020). Pendekatan Ma‘Na-Cum-Magza Atas Kata Ahl (An-Nisa’ / 4: 58) Dan Relevansinya Dalam Konteks Penafsir Di Indonesia Kontemporer. Suhuf, 13(1), 103–122.

Raub, B. A. (2010). Harta dan Anak sebagai Fitnah dalam Al Quran: Studi Ayat 28 Surat Al Anfal. IAIN Sunan Ampel Surabaya.

Robikah, S. (2020). Reinterpretasi Kata Jilbab Dan Khimar Dalam Al-Quran; Pendekatan Ma’na Cum Maghza Sahiron Syamsuddin. Ijougs, 1(1).

Setiawan, A. (2016). Studi Kritis atas Teori Ma’na-cum-Maghza dalam Penafsiran al-Qur’an. Kalimah: Jurnal Studi Agama Dan Pemikiran Islam, 14(2). https://doi.org/http://dx.doi.org/10.21111/klm.v14i2.614

Shihab, M. Q. (2005). Tafsir Al-Misbah (cet IV, Vol. 15). Lentera Hati.

Simanjuntak, B. A., & Sosrodiharjo, S. (2014). Metode Penelitian Sosial (Edisi Revisi). Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Alfabeta.

Syachrofi, M. (2018). Signifikansi Hadis-Hadis Memanah Dalam Tinjauan Teori Ma’na-Cum-Maghza. Jurnal Living Hadis, 3(2), 235–257.

Syamsuddin, S. (2020). Pendekatan Ma‘nā-cum-Maghzā atas Al-Qur’an dan Hadiš: Menjawab Problematika Sosial Keagamaan di Era Kontemporer. Lembaga Ladang Kata.

Syamsuddin, S. (2018). Ma‘Na-Cum-Maghza Approach To The Qur’an: Interpretation Of Q. 5:51. International Conference on Qur’an and Hadith Studies (ICQHS 2017), 137, 131–136. http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/

Wahib, A. B. (2011). Dakwah Salafi: dari Teologi Puritan sampai Anti Politik. Media Syariah, 13(2).

Yunus, M. (2007). Kamus Arab-Indonesia. PT Mahmud Yunus Wa Dzurriyyah.




DOI: https://doi.org/10.15575/al-bayan.v6i2.13839

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Umi Wasilatul Firdausiyah, Hardivizon Hardivizon

Lihat Statistik View MyStat

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.