PENGARUH LABELLING NEGATIF TERHADAP KENAKALAN REMAJA

Asiyah Jamilah, Aista Wisnu Putra

Abstract


Abstract

Teenagers are one of the groups that are very vulnerable to be swept along, they are looking for identity and lifestyle that is most suitable for him. It is not uncommon to cause mistakes and the mistakes they do often cause parents concerns and feelings that are uncomfortable for their environ­ment. These mistakes are what are often referred to as juvenile delinq­uen­cy. Juvenile delinquency is also known as deviant behavior, namely by the participation of a teenager in illegal behavior. This then reaps the response of the public that these behaviors should not be done by adolescents so that it gives rise to stigma/labels against these adolescents. The purpose of this study is to provide an explanation of the factors underlying the occurrence of juvenile delinquency and provide an overview of the influence of community stigma/labels on juvenile delinquency. the approach used in this paper is qualitative. By using a qualitative approach, it is possible to obtain data especially on stigma or labels, and their effects on juvenile delinquency. The results of the study are that two factors are underlying juvenile delinquency, namely factors originating from the external and factors originating from the internal. Then the label given to a person can influence his behavior, which most of the application of negative labels and stigma (such as criminal), increases deviant behavior and becomes a self-concept.

Abstrak

Remaja adalah salah satu kelompok yang sangat rentan ikut terbawa arus, mereka sedang dalam fase pencarian jati diri dan jalan hidup yang paling cocok bagi mereka. Yang mana hal ini tidak jarang menimbulkan ke­salahan dan kesalahan yang diper­buat­nya tidak jarang menyebabkan ke­kha­watiran orangtua serta menimbulkan perasaan yang tidak nya­man bagi lingkungan mereka. Kesalahan-kesalahan ini lah yang se­ring disebut dengan istilah kenakalan remaja. Kenakalan remaja di­kenal juga sebagai penyimpangan perilaku yaitu dengan ber­partisipasinya seorang remaja dalam perilaku ilegal. Hal inilah kemudian menuai tanggapan masyarakat bahwa perilaku-perilaku tersebut tidak seharusnya di­per­buat oleh remaja sehingga memun­culkan stigma/label terhadap remaja ter­sebut. Adapun penelitian ini memiliki tujuan untuk mem­beri­kan pen­jelasan mengenai faktor-faktor yang melatar belakangi ter­jadi­nya kena­kalan remaja serta memberi gambaran tentang pengaruh stigma/ label masyarakat terhadap kenakalan remaja. pendekatan yang digu­nakan dalam tulisan ini adalah pendekatan kualitatif. Dengan menggunakan pen­­de­katan kualitatif, dimungkinkan untuk mendapat­kan  data ter­uta­ma  mengenai  stigma atau label serta pengaruhnya pada kenakalan re­maja. Hasil dari penelitian yakni terdapat dua faktor yang melatar be­la­kangi kenakalan remaja, yaitu faktor yang berasal dari eksternal dan faktor yang berasal dari internal. Kemudian label yang diberikan kepada se­seorang dapat mempengaruhi perilakunya, yang mana sebagian besar pene­­rapan label dan stigma yang negatif (seperti kriminal), mening­katkan perilaku yang menyimpang dan menjadi suatu konsep diri.


Keywords


Label; Remaja; Kenakalan Remaja.

Full Text:

PDF

References


Becker, H.S. Outsiders: Studies in the sociology of deviance. New York: Free Press. 1963.

Chiricos, T., Barrick, K., Bales, W., & Bontrager, S. “The labeling of convicted felons and its consequences for recidivism”. Criminology, Vol. 45 No. 3 September 2007: 547-581.

Dewi, Yustika Tri, Budiarti S, Meilanny. Sahadi Humaedi & Budhi Wibhawa. “Faktor Penyebab Tergabungnya Remaja Kota Bandung Dalam Komunitas Kenakalan Remeja”. Share: SocialWork Jurnal Vol. 7 No. 1, Juli 2017: 13-20.

Hutagalung, Ali Akhbar Rafsanjani. “Kajian Kriminologis Perilaku Nakal Anak Jalanan (Studi Kasus Di Yayasan Setara Semarang)”. Skripsi, Semarang: Program Sarjana Fakultas Hukum Universitas Negeri Semarang, 2017.

Iis Susanti, PambudiHandoyo. “Perilaku Menyimpang Di Kalangan Remaja Pada Masyarakat Karangmojo Plandaan Jombang”. Paradigma Vol. 3 No. 2, 2015: 1-6.

Kartono, Kartini. Patologi Sosial 2: Kenakalan Anak. Jakarta: Raja Grafindo Persada. 2010.

Lestriono, Rudi. “Tinjauan Kriminologis Terhadap Kenakalan Remaja Di Kabupaten Luwu Timur”. Skripsi, Makassar: Program Sarjana Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin. 2013

Nashriana. Perlindungan HukumPidana Bagi Anak DiIndonesia. Jakarta: Rajawali Pers, 2012.

Nazari Ayu, Khairulyadi. “PengaruhStigma Terhadap PerubahanPerilaku Remaja (Studi Terhadap Stigma Negatif Remaja Mukim Kongsi Gampong Kuta Barat Kota Sabang)”. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fisip Unsyiah Vol. 4 No. 1, Februari 2017: 232-243.

Rio Tutrianto, “Munculnya Wilayah Kejahatan di Perkotaan (Studi Pada Kota Pekanbaru)”. Jurnal KriminologiIndonesia Vol. 14 No. 1, Mei 2018: 15-24.

Sampson, R. J., & Laub, J. H, A life-course theory of cumulative disadvantage and the stability of delinquency. Developmental theories crime and delinquency edited by T. P. Thornberry (Eds), New Brunswick: NJ. Transaction. 1997.

Sumara, Dadan, Humaedi. Sahadi, & Santoso, Meilanny Budiarti. “Kenakalan Remaja Dan Penanganannya”. Jurnal Penelitian&Ppm Vol. 4, No. 2, Juli 2017: 346-353.

Sunarto, Kamanto. Pengantar Sosiologi. Jakarta: Lembaga penerbit Fakultas Ekonomi UI, 2004.

Tiara Farita Sari Nadeak, F. X. Sri Sadewo. “Fenomena”Anak Nakal” Di Rungkut- Surabaya”. Paradigma Vol. 2 No. 2, 2014: 1-6.

Xiaoru Liu. “The conditional effect of peer groups on the relationship between parental labeling and youth delinquency”. SociologicalPerspectives, Vol. 43 No. 3, Autumn, 2000: 499-514.




DOI: https://doi.org/10.15575/adliya.v14i1.8496

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


ADLIYA : Jurnal Hukum dan Kemanusiaan is Indexed By:

   

  

Fakultas Syari'ah dan Hukum UIN Sunan Gunung Djati Bandung
Jl. Raya A.H. Nasution No. 105 Cibiru Kota Bandung, 40614
Tlp/Fax: +022-7802278 Faks. 022-7802278
E-mail: jurnaladliya@gmail.com
URL : https://journal.uinsgd.ac.id/index.php/adliya/index


View My Stats

  

Lisensi Creative Commons

'Adliya : Jurnal Hukum dan Kemanusiaan Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.