MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF DAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA MADRASAH ALIYAH

wawan kusmawan, Turmudi Turmudi, Dadang Juandi, Hamdan Sugilar

Abstract


Tujuan penelitian ini untuk mengkaji perbedaan peningkatan kemampuan berpikir kreatif dan pemecahan masalah antara siswa yang mendapatkan pembelajaran model investigasi kelompok dengan siswa yang mendapatkan pembelajaran biasa. Subjek penelitian ini adalah siswa Madrasah Aliyah dengan sampel penelitian terdiri dari dua kelas yang diambil secara acak dari delapan kelas XI yang ada di Madrasah Aliyah Negeri 2 Kota Bandung dengan teknik purposive sampling. Kelas pertama sebagai kelas kontrol dan kelas kedua sebagai kelas eksperimen. Kelas kontrol memperoleh pembelajaran biasa dan kelas eksperimen memperoleh pembelajaran dengan model investigasi kelompok. Pengumpulan data hasil penelitian menggunakan instrumen berupa soal-soal tes kemampuan berpikir kreatif dan pemecahan masalah matematis dianalisis secara kuantitatif. Data sebelum dianalisis terlebih dahulu diuji normalitas dan homogenitas dilanjutkan uji-t, jika data tidak normal memakai uji Mann-Whitney. Data hasil skala sikap dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adanya perbedaan peningkatan kemampuan berpikir kreatif dan pemecahan masalah matematis antara siswa yang menggunakan pembelajaran model investigasi kelompok dengan siswa yang menggunakan pembelajaran biasa. Analisis data angket skala sikap memperlihatkan bahwa siswa bersikap positif terhadap pembelajaran matematika yang mencakup sikap terhadap pelajaran matematika, pembelajaran dengan model investigasi kelompok maupun terhadap soal-soal kemampuan berpikir kreatif dan pemecahan masalah matematis.


References


Armanto, D. (2009). Matematika bukan Pelajaran Menakutkan. [Senin 27 Juli 2009] Waspada Medan[Online].[05 Pebruari 2012]

Haji, S. (2004). Pengaruh Pendekatan Matematika Realistik terhadap Hasil Belajar Matematika di Sekolah Dasar. Disertasi. Bandung: Program Pascasarjana UPI.

Harris, R. (2000). Criteria for Evaluating a Creative Solution. [Online]. Tersedia:

http://www.virtualsalt.com/creative.htm. [2 Januari 2012]

Herman, T. Matematika dan Pembelajaran Matematika di Sekolah Dasar. Makalah. Bandung: UPI

Hobri, & Susanto. (2006). Penerapan Pendekatan Cooperative Learning Model Grup Investigasi untuk Meningkatkan Pemahaman Siswa Kelas III SLTPN 8 Jember tentang Volume Tabung. Jurnal Pendidikan Dasar. Vol.7 No.2 Jember: FKIP Universitas Jember.

Izzati, N. (2009). Berpikir Kreatif dan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis: Apa, Mengapa, dan Bagaimana Mengembangkannya Pada Peserta Didik. Makalah pada Seminar Nasional Matematika. Bandung 19 Desember 2009,

Joyce, B., Weil M, & Calhoun, E.(2000). Model of Teaching. Sydney: Allyn & Bacon

Ngurah Japa, I.G. (2008). Peningkatan Kemampuan Pemecah dan Masalah Matematika Terbuka melalui Investigasi bagi Siswa Kelas V SD Kaliuntu, Jurnal. Singaraja: Undiksha.

Novaliyosi. (2006). Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Matematis dan Kemandirian Belajar Mahasiswa Melalui Pembelajaran dengan Pendekatan Investigasi. Tesis. Bandung: Program Pasacasarjana UPI.

Ruseffendi, E.T. (2001), Statistika Dasar untuk Penelitian Pendidikan, untuk perkuliahan Proyek pembinaan Tenaga Kependidikan Pendidikan Tinggi.

Sabandar, J. (2009). Belajar Matematika Meningkatkan Berpikir Kreatif. [Senin 27 Juli 2009] Waspada[Online] Medan [05 Pebruari 2012]

Setiawan. (2006). Model Pembelajaran Matematika dengan Menggunakan Investigasi. Jogjakarta, P3G Matematika.

Sugilar, H. (2013). Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Dan Disposisi Matematik Siswa Madrasah Tsanawiyah Melalui Pembelajaran Generatif. Jurnal Ilmiah Program Studi Matematika STKIP Siliwangi Bandung, Vol 2, No.2, September 2013 157

Sumarmo, U. (1993). Peranan Kemampuan Logik dan Kegiatan Belajar terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematik pada Siswa SMA di Kodya Bandung. Laporan Penelitian IKIP Bandung: tidak diterbitkan.

Susilawati, E, dkk. (2017). Pendekatan Eksplorasi Berbasis Intuisi Pada Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis. Jurnal Analisa Vol.3 No.2 Desember 2017 :138-147

Syaban, M. (2008). Menumbuhkembangkan Daya dan Disposisi Matematis siswa Sekolah Menengah Atas melalui Pembelajaran Investigasi. Disertasi. Bandung. Program Pascasarjana UPI.

Turmudi. (2009). Pemecahan Masalah Matematika, Makalah. Disampaikan dalam Pengembangan Pendidikan Guru MI Ar-raniri Banda Aceh.

Wahyudin. (1999). Kemampuan Guru Matematika, Calon Guru Matematika, dan Siswa dalam Mata Pelajaran Matematika. Disertasi Bandung: PPS UPI: tidak diterbitkan.




DOI: https://doi.org/10.15575/ja.v4i1.2839

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Pendidikan Matematika: Jurnal Analisa  dilisensikan dengan Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 . Hak cipta dilindungi undang-undang

Journal Analisa has indexed by:

 
Mailing Address
3th Floor, Departement of Mathematics Education, Faculty of Tarbiyah and Teacher Training, UIN Sunan Gunung Djati Bandung
E-mail: jurnalanalisa@uinsgd.ac.id