Wawasan Dakwah Islam: Integrasi Sains dan Agama
DOI:
https://doi.org/10.15575/anida.v15i2.1167Keywords:
Wawasan Dakwah, Integrasi, Sains, AgamaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran mengenai peran Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) dalam memadukan pertentangan paradigma dan pemahaman antara Sains dan Agama. Bagaimana pula peran PTKIN dalam memanfaatkan sains dan Agama ke dalam realitas kehidupan masyarakat dan bagaimana pula keterkaitannya dengan program dakwah. Penelitan ini menggunakan metode deskriptif analitis dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa, Pendidikan yang berkualitas dapat menjamin terlaksananya proses transmisi menuju demokrasi dan dapat membangun keunggulan kompetitif di tengah persaingan global. Perguruan Tinggi sebagai salah satu elemen bangsa bertanggungjawab mencerdaskan kehidupan bangsa dan mewujudkan visi Indonesia maju, sejahtera, dan berdaya saing. Bagi seorang dai, berbagai perubahan dan perkembangan tersebut sebenarnya mengimperasikan perlunya suatu kekuatan dan kemampuan untuk selalu menyesuaikan dengan beragam tantangan dan tekanan dari luar. Hal ini karena aktivitas dakwah bukanlah suatu profesi yang “bisa mandegâ€, namun justru sebaliknya aktivitas dakwah secara alami bersifat dinamis. Da’i dituntut bekerja ekstra keras mengembangkan seagala potensinya untuk menyelesaikan permasalahannya. Tajdid sebagai upaya menjaga dan melsetarikan ajaran Islam menjadi pilihan yang harus dimanfaatkan secara maksimal oleh umat Islam.Seiring perkembangan zaman yang terus melingkupi kehidupan kita, sejatinya seorang da’i memosisikan diri untuk terus mengembangkan ilmu dakwah dengan penelitian dan upaya penemuan rumusan dakwah yang sesuai dengan perkembangan.
Â
References
Al-Ghazali, Imam. Tt. Ihya Ulumuddin, CV. Yogyakarta : Bintang Pelajar
Amstrong, Karen. 2011. Masa Depan Tuhan. Mizan: Bandung.
Muhyiddin, Asep. 2012. Paradigma Dakwah Qur’ani. Bandung: Pustaka Djati
Bagir, Zainal Abidin dkk (Editor). 2005. Integrasi Ilmu dan Agama; Interpretasi dan Aksi. Bandung: Mizan
Ghulsyani, Mahdi. 1990. Filsafat-Sains Menurut Al-Quran, Bandung: Mizan
Konsorsium Bidang Ilmu UIN Bandung. 2008. Transformasi IAIN Menjadi UIN Menuju Research University. Bandung: Gunung Djati Press
Kuntowijoyo. 1998. Paradigma Islam; Interpretasi untuk Aksi. Bandung: Mizan
Munir, M. 2003. Metode Dakwah. Jakarta : Rahmat Semesta
Madjid, Nurcholish. 1999. Cendikiawan dan Religiusitas Masyarakat. Jakarta: Paramadina
Rais, M. Amien. 1998. Tauhid Sosial; Formula Menggempur Kesenjangan, Bandung: Mizan
Rahardjo, M. Dawam. 1996. Intelektual, Intelegensia, dan Perilaku Politik Bangsa. Bandung: Mizan
Sardar , Ziauddin. 1986. Rekayasa Masa Depan Peradaban Muslim, Bandung: Mizan
Sambas, Syukriadi. 1999. Sembilan Pasal Pokok Filsafat Dakwah, Bandung: KP Hadid.
Said, E. Gumbira. 2007. Handout Kuliah Falsafah Sains, Etika Bisnis dan Corporate Governance, Bogor: Program Doktor Manajemen Bisnis Institut Pertanian Bogor.
Thoha, Mahmud. 2004. Paradigma Baru Ilmu Pengetahuan Sosial dan Humaniora. Jakarta: Teraju
Tim Dosen Filsafat Ilmu UGM. 2007. Filsafat Ilmu Sebagai Dasar Pengembangan Ilmu Pengetahuan. Yogyakarta : Penerbit Liberty
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Authors who publish articles in Anida (Aktualisasi Nuansa Ilmu Dakwah) agree to the following terms:
- Authors retain copyright of the article and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a CC-BY-SA or The Creative Commons Attribution–ShareAlike License.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).