Michel Foucault: Kuasa/Pengetahuan, (Rezim) Kebenaran, Parrhesia

Authors

  • Alfathri Adlin STF Driyakara

DOI:

https://doi.org/10.15575/jaqfi.v1i1.1694

Keywords:

Episteme, diskursus, kuasa/pengetahuan, kebenaran, perubahan

Abstract

Berbeda dengan para filosof sejarah yang lazimnya membahas watak perkembangan sejarah, teori sejarah, arah dan kecenderungannya, kubu-kubu kekuatan di balik peristiwa sejarah dan sebagainya, Foucault sama sekali berbeda. Foucault tidak menulis “tentang sejarah†tetapi menulis banyak hal “dalam sejarahâ€. Setiap persoalan selalu dilihatnya dalam hubungan yang rumit dengan pelbagai unsur sosial lain—politik, kekuasaan, kepentingan, gender, pemikiran, ideologi dan sebagainya—segagai sistem keseluruhan berpikir masyarakat yang disebut “epistemeâ€. Apa yang kita pandang sebagai kebenaran dalam pelbagai diskursus (penalaran melalui bahasa), baik itu diskursus ilmiah, rapat-rapat, pidato politik, diskusi, dst. tidaklah lepas dari pengaruh episteme ini. Tulisan ini memperlihatkan bagaimana berbagai diskursus dalam setiap masyarakat melahirkan pengetahuan, kuasa, dan kebenaran dalam suatu hubungan sirkular, sebuah rezim kebenaran/kekuasaan tertentu yang berkembang dalam suatu periode dan berubah atau berganti secara total dalam tahapan periode lainnya.

References

Bandel, Katrin. “Foucaultâ€, hand out yang tidak diterbitkan.

Beöang, Konrad Kebung. Michel Foucault: Parhessia dan Permasalahan Etika. Jakarta: Penerbit Obor, 1997.

Foucault, Michel. “Questions on Geographyâ€. dalam Power/Knowledge: Selected Interviews & Other Writings 1972-1977, ed. Colin Gordon, Sussex: Harvester Press, 1981.

_____________. “Truth and Powerâ€. dalam Power/Knowledge: Selected Interviews and Other Writings, 1972-1977. ed. Colin Gordon, Sussex: Harvester Press, 1981.

_____________. Power, Truth, Strategy. Australia: Feral Publication, 1979.

_____________. Seks & Kekuasaan: Sejarah Seksualitas. Jakarta: Gramedia, 1997.

_____________. History of Madness. Oxon: Routledge. 2006.

_____________. Fearless Speech, edited by Joseph Pearson, Los Angeles: Semiotext(e), 2001

_____________. Discourse and Truth: The Problematization of Parrhesia, enam kuliah yang diberikan oleh Foucault di Berkeley, Okt-Nov. 1983, tanpa tahun, naskah transkrip yang bisa didownload dari internet.

_____________. The Hermeneutics of the Subject: Lectures at the Collège de France 1981-1982, diterjemahkan oleh Graham Burchell, diedit oleh Frédéric Gros. New York: Picador, 2006.

Haryatmoko. “Kekuasaan Melahirkan Anti-Kekuasaanâ€. dalam Majalah Basis, Nomor 01-02, Tahun ke-51, Januari-Februari, 2002.

Kebung, Konrad, “Kembalinya Moral Melalui Seksâ€, dalam Majalah Basis, Nomor 01-02, Tahun ke-51, Januari-Februari, 2002.

Platon, Apology, 29d, diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris oleh Harold North Fowler, London: Heinemann Ltd, 1914.

Solomon, Robert C. “Nietzsche ad hominem: Perspectivism, personality and ressentimentâ€. dalam Cambridge Companion Online © Cambridge University Press, 2006.

Downloads

Published

2016-10-30

Issue

Section

Articles