Manuscript Types
JOPS: Journal of Psychology Student menerbitkan artikel penelitian orisinal, artikel tinjauan ilmiah, dan artikel resensi buku yang relevan dengan bidang psikologi. Jurnal ini menerima karya ilmiah yang kritis dan interdisipliner, termasuk penelitian yang menggunakan perspektif komparatif serta pendekatan lintas bidang.
Jurnal ini juga menerbitkan catatan editorial yang disusun atau ditugaskan oleh tim editorial. Setiap jenis naskah memiliki tujuan, isi yang diharapkan, dan prosedur penilaian yang berbeda, sebagaimana dijelaskan di bawah ini.
1. Artikel Penelitian Orisinal
Artikel penelitian orisinal menyajikan permasalahan penelitian yang dirumuskan secara jelas, pendekatan penelitian yang transparan, serta temuan atau argumentasi yang memberikan kontribusi orisinal bagi pengembangan ilmu psikologi.
Jurnal menerima penelitian empiris, historis, tekstual, komparatif, teoretis, dan interpretatif. Pendekatan kualitatif, kuantitatif, maupun metode campuran dapat digunakan sesuai dengan pertanyaan penelitian.
Isi yang diharapkan:
-
Pertanyaan penelitian, permasalahan, atau tujuan analisis yang jelas.
-
Kajian kritis terhadap penelitian terdahulu yang relevan serta penjelasan mengenai kontribusi penelitian.
-
Uraian yang transparan mengenai desain penelitian, sumber atau data yang digunakan, serta prosedur analisis.
-
Temuan, interpretasi, atau argumentasi teoretis orisinal yang didukung oleh bukti dan penalaran yang memadai.
-
Pembahasan yang menghubungkan hasil analisis dengan diskusi ilmiah yang lebih luas.
-
Kesimpulan yang menjawab tujuan penelitian serta mengakui keterbatasan yang relevan.
Studi kasus harus menjelaskan signifikansi analitisnya, bukan sekadar mendeskripsikan komunitas, institusi, peristiwa, atau tradisi tertentu. Penelitian teoretis dan tekstual harus mengidentifikasi pendekatan konseptual, pemilihan sumber, serta prosedur interpretasi yang digunakan.
Orisinalitas tidak selalu mengharuskan pengumpulan data lapangan yang baru. Artikel juga dapat memberikan kontribusi orisinal melalui analisis baru terhadap sumber yang sudah ada, interpretasi baru, atau argumentasi teoretis yang didukung dengan baik.
Penilaian: Pemeriksaan awal oleh editor, dilanjutkan dengan penelaahan sejawat eksternal secara double-blind sesuai dengan kebijakan Proses Penelaahan Sejawat jurnal.
2. Artikel Tinjauan Ilmiah
Artikel tinjauan ilmiah mengevaluasi dan menyintesis penelitian terdahulu secara kritis pada topik yang dirumuskan dengan jelas. Artikel harus memperluas pemahaman dengan mengidentifikasi pola, mengevaluasi perdebatan, memperjelas perbedaan konseptual, atau mengembangkan arah penelitian selanjutnya.
Pendekatan yang dapat digunakan meliputi tinjauan kritis atau integratif, tinjauan sistematis, tinjauan cakupan (scoping review), serta studi bibliometrik yang memberikan interpretasi substantif dan relevan dengan bidang jurnal.
Isi yang diharapkan:
-
Pertanyaan, tujuan, dan alasan dilakukannya tinjauan yang jelas.
-
Penjelasan mengenai pendekatan tinjauan serta batasan literatur yang dikaji.
-
Prosedur identifikasi, pemilihan, dan analisis sumber yang transparan serta sesuai dengan desain tinjauan.
-
Sintesis kritis, bukan sekadar rangkaian ringkasan dari publikasi individual.
-
Pembahasan mengenai perkembangan teoretis, metodologis, atau substantif serta perbedaan pandangan yang ada.
-
Kontribusi yang jelas, seperti kerangka konseptual, agenda penelitian, atau interpretasi baru terhadap bidang yang dikaji.
-
Pertimbangan mengenai keterbatasan bukti yang tersedia dan proses tinjauan.
Tinjauan sistematis dan scoping review harus melaporkan sumber pencarian, tanggal pencarian, strategi pencarian, kriteria seleksi, serta prosedur penyaringan secara cukup jelas agar pembaca dapat menilai bagaimana literatur dikumpulkan. Tinjauan kritis dan interpretatif harus menjelaskan alasan pemilihan sumber serta dasar pengorganisasian analisis.
Studi bibliometrik harus melampaui penyajian jumlah publikasi, peringkat, atau visualisasi jaringan dengan menjelaskan relevansinya terhadap perdebatan substantif dalam bidang psikologi. Artikel tinjauan ilmiah menyintesis sekumpulan literatur, sedangkan artikel resensi buku berfokus pada evaluasi kritis terhadap satu buku tertentu atau sejumlah kecil buku yang saling berkaitan.
Penilaian: Pemeriksaan awal oleh editor, dilanjutkan dengan penelaahan sejawat eksternal secara double-blind berdasarkan standar ilmiah dan etika yang sama dengan artikel penelitian orisinal.
3. Artikel Resensi Buku
Artikel resensi buku menyajikan evaluasi kritis dan berimbang terhadap buku ilmiah yang relevan dengan bidang psikologi. Resensi komparatif terhadap sejumlah kecil buku yang berkaitan erat juga dapat dipertimbangkan apabila disusun berdasarkan pertanyaan ilmiah yang jelas.
Resensi harus menjelaskan kontribusi buku terhadap bidangnya, menilai kelebihan dan keterbatasan argumentasinya, serta membantu pembaca memahami signifikansinya bagi penelitian, pengajaran, atau diskusi ilmiah yang lebih luas.
Pemilihan buku
Jurnal menerima resensi terhadap publikasi ilmiah terbaru. Resensi terhadap karya lama, edisi baru, atau terjemahan juga dapat dipertimbangkan apabila relevansi karya tersebut, baik yang berkelanjutan maupun yang muncul kembali, dijelaskan secara jelas. Buku yang diresensi harus sesuai dengan fokus dan cakupan jurnal.
Isi yang diharapkan:
-
Informasi bibliografis lengkap mengenai buku, meliputi nama penulis atau editor, judul, penerbit, tahun terbit, edisi jika relevan, jumlah halaman, serta ISBN atau DOI jika tersedia.
-
Pendahuluan yang jelas mengenai topik, tujuan, argumen utama, dan pembaca sasaran buku.
-
Uraian ringkas mengenai struktur dan tema utama buku tanpa menyajikan ringkasan panjang bab demi bab.
-
Evaluasi kritis terhadap pendekatan teoretis, metode, sumber, bukti, dan penalaran yang digunakan, sesuai dengan konteksnya.
-
Pembahasan mengenai hubungan buku dengan penelitian terdahulu serta kontribusinya terhadap diskusi ilmiah yang relevan.
-
Penilaian yang berimbang terhadap kelebihan dan keterbatasan buku, didukung oleh contoh spesifik dan nomor halaman jika sesuai.
-
Penilaian akhir mengenai signifikansi buku serta kelompok pembaca yang kemungkinan memperoleh manfaat darinya.
Artikel resensi buku dapat menggunakan struktur esai yang koheren. Artikel ini tidak diwajibkan mengikuti struktur artikel penelitian empiris. Kutipan harus akurat, diatribusikan dengan tepat, dan dibatasi pada bagian yang diperlukan untuk analisis.
Independensi dan konflik kepentingan
Penulis resensi tidak diperkenankan mengulas buku yang pernah mereka tulis, sunting, atau terjemahkan. Penulis harus mengungkapkan hubungan dengan penulis, editor, atau penerbit buku yang dapat memengaruhi, atau secara wajar dianggap memengaruhi, objektivitas mereka. Editor yang menangani naskah akan menilai apakah konflik kepentingan tersebut menghalangi evaluasi yang independen.
Penerimaan buku resensi gratis harus diungkapkan. Namun, hal tersebut tidak mewajibkan jurnal untuk menerbitkan resensi maupun mewajibkan penulis resensi memberikan penilaian positif. Dukungan promosi dan serangan pribadi tidak diterima.
Pengajuan dan penilaian
Artikel resensi buku dapat diajukan secara mandiri atau ditugaskan oleh tim editorial. Penulis dianjurkan untuk menghubungi kantor editorial sebelum menyusun resensi guna memastikan kesesuaian buku dan menghindari pengulasan buku yang sama secara berulang.
Penilaian: Pemeriksaan awal oleh editor, dilanjutkan dengan penelaahan sejawat eksternal secara double-blind sesuai dengan kebijakan Proses Penelaahan Sejawat jurnal. Penilaian berfokus pada akurasi, kedalaman analisis kritis, konteks ilmiah, independensi, dan kejelasan. Undangan atau pemberian buku resensi tidak menjamin bahwa naskah akan diterima.
4. Catatan Editorial
Catatan editorial disusun atau ditugaskan oleh tim editorial. Catatan ini dapat memperkenalkan suatu edisi jurnal, menghubungkan artikel-artikel melalui pertanyaan ilmiah yang sama, membahas perkembangan dalam suatu bidang, atau menjelaskan hal-hal editorial yang signifikan.
Catatan editorial bukan merupakan kategori reguler untuk naskah yang diajukan tanpa undangan. Catatan ini harus membedakan secara jelas antara bukti, interpretasi ilmiah, dan opini editorial, serta mencantumkan referensi yang sesuai jika relevan.
Penilaian: Catatan editorial menjalani penilaian editorial. Catatan tersebut tidak dinyatakan telah melalui penelaahan sejawat eksternal kecuali jika memang telah menyelesaikan proses tersebut. Editor yang menulis catatan editorial tidak boleh menjadi satu-satunya pihak yang bertanggung jawab atas persetujuan penerbitannya.
Catatan editorial diberi label tersendiri dan dibedakan dari artikel penelitian orisinal, artikel tinjauan ilmiah, serta artikel resensi buku dalam edisi jurnal yang diterbitkan.
5. Ringkasan Pengajuan dan Penilaian
| Jenis naskah | Jalur pengajuan | Penilaian |
|---|---|---|
| Artikel penelitian orisinal | Terbuka untuk pengajuan. | Pemeriksaan editorial dan penelaahan sejawat eksternal secara double-blind. |
| Artikel tinjauan ilmiah | Terbuka untuk pengajuan. | Pemeriksaan editorial dan penelaahan sejawat eksternal secara double-blind. |
| Artikel resensi buku | Terbuka untuk pengajuan dan penugasan editorial. Konsultasi awal dianjurkan. | Pemeriksaan editorial dan penelaahan sejawat eksternal secara double-blind. |
| Catatan editorial | Disusun atau ditugaskan oleh tim editorial. | Penilaian editorial; penelaahan sejawat eksternal hanya dilakukan jika dinyatakan secara eksplisit. |
6. Persyaratan Umum Pengajuan Naskah
Penulis harus menentukan jenis naskah pada saat pengajuan dan memastikan bahwa artikel sesuai dengan Fokus dan Cakupan serta Panduan Penulis jurnal. Panduan Penulis mengatur panjang naskah, bahasa, format, referensi, dan prosedur pengajuan. Jika persyaratan khusus untuk jenis naskah tertentu tidak dijelaskan, penulis harus berkonsultasi dengan kantor editorial sebelum mengajukan naskah.
-
Naskah harus orisinal dan tidak sedang dipertimbangkan untuk diterbitkan oleh jurnal lain.
-
Struktur naskah harus sesuai dengan jenis naskah yang diajukan sekaligus memenuhi persyaratan penulisan jurnal.
-
Seluruh penulis harus memenuhi kriteria kepengarangan dan menyetujui pengajuan naskah.
-
Pernyataan kontribusi penulis menggunakan CRediT harus disertakan sesuai dengan ketentuan jurnal.
-
Pendanaan, konflik kepentingan, dan penggunaan kecerdasan buatan (AI) harus diungkapkan sesuai dengan kebijakan yang relevan.
-
Penelitian yang melibatkan partisipan atau materi sensitif harus memenuhi persyaratan persetujuan, kerahasiaan, dan peninjauan etik yang relevan.
-
Berkas yang diajukan untuk penelaahan double-blind harus dianonimkan. Pernyataan yang mengidentifikasi penulis harus disertakan secara terpisah untuk keperluan penilaian editorial.
Laporan deskriptif, materi promosi, ringkasan pengajaran, atau laporan kegiatan komunitas yang tidak memiliki pertanyaan penelitian dan analisis ilmiah yang jelas tidak memenuhi kriteria sebagai artikel penelitian orisinal. Naskah yang didasarkan pada kegiatan semacam itu dapat dipertimbangkan apabila menyajikan penelitian yang ketat dan sesuai dengan cakupan jurnal.
Undangan untuk mengajukan naskah tidak menjamin penerimaan maupun pengecualian dari proses penelaahan yang berlaku. Jika kategori naskah belum jelas, penulis dapat menghubungi kantor editorial melalui halaman Kontak sebelum mengajukan naskah.



