Kesetaraan Kedudukan Perempuan dan Laki-laki dalam Perspektif Hadis

Aih Mitamimah

Abstract


This study aims to discuss women and their position from the perspective of hadith. This research method uses a qualitative type through literature study and content analysis. The results and discussion of this study include general views on the position of women, hadith about women, and the position of women from the perspective of hadith. This study concludes that women and their position from the perspective of hadith show that there is equality between women and men, free to share, complement and need each other between women and men, where no distinction will be made between them.

Keywords


Hadith; Position; Women

Full Text:

PDF

References


Adinugraha, H. H., Maulana, A. S., & Sartika, M. (2018). Kewenangan Dan Kedudukan Perempuan Dalam Perspektif Gender: Suatu Analisis Tinjauan Historis. Marwah: Jurnal Perempuan, Agama Dan Jender, 17(1), 42. https://doi.org/10.24014/marwah.v17i1.4515

Alviansyah, I. F., Tamam, A. M., & Syafrin, N. (2017). Konsep Pendidikan Perempuan Menurut Hadits-Hadits Dalam Kitab Riyadhus Shalihin Karya Imam an-Nawawi. Tawazun: Jurnal Pendidikan Islam, 10(1), 71–88. https://doi.org/10.32832/tawazun.v10i1.1155

Asmanidar. (2015). Kedudukan Perempuan dalam Sejarah (The Woman’s Position in Ancient Greece, Athens). Gender Equality: International Journal of Child and Gender Studies, 1(2), 15–26. https://doi.org/10.1145/3132847.3132886

Damanhuri. (2016). Diskusi Hadis tentang Kedudukan Perempuan. Substantia, 1–27.

Darmalaksana, W. (2020). Metode Penelitian Kualitatif Studi Pustaka dan Studi Lapangan. Pre-Print Digital Library UIN Sunan Gunung Djati Bandung, 1–6.

Erniati. (2016). Gender dalam Perspektif Hadis Maudhu’i. Musaw, 8(1), 28–54. https://doi.org/10.35905/almaiyyah.v12i1.685

Ghifari, M., & Zakiyah, U. (2021). Reinterpretasi Hadis Perempuan Mayoritas Penghuni Neraka. The International Journal of the First Year in Higher Education, 5(1), 97–114. https://doi.org/10.5204/intjfyhe.v5i1.224

Hanapi, A. (2015). Peran Perempuan dalam Islam. 1(1), 15–26.

Marzuki. (2005). Memposisikan Kembali Kedudukan Perempuan dalam Sunnah Nabi Analisis Kritis Hadis-hadis Nabi yang Misoginis. Penelitian Humaniora, 10(1), 1–19.

Mistiani, W. (2019). Kedudukan Perempuan dalam Al Quran dan Hadis (Status of Woman In The Quran and Hadis). Musawa, 11(1), 34–66.

Novianti, I. (2008). Dilema Kepemimpinan Perempuan dalam Islam. Jurnal Studi Gender Dan Anak, 3(2), 1–10.

Nurdin dan Rufika Sari. (2014). Misogynist di Dalam Hadis (Telaah Hadis Sunan Tirmidzi dan Ibnu Majah, Perempuan Sumber Fitnah Paling Berbahaya). Marwah, 12(2), 199–218.

Nurdin, & Sari, R. (2014). Misogynist di Dalam Hadis (Telaah Hadis Sunan Tirmidzi dan Ibnu Majah, Perempuan Sumber Fitnah Paling Berbahaya). Marwah, 12(2), 199–218.

Nurjanah, S. (2019). Analisis tentang Hadis Perempuan sebagai Penghuni Neraka Mayoritas. Jurnal Studi Hadis Nusantara, 1(2), 1–10.

Suratmaputra, A. M. (2018). Reinterpretasi Hadis-Hadis Perempuan. MISYKAT: Jurnal Ilmu-Ilmu Al-Quran, Hadist, Syari’ah Dan Tarbiyah, 1(2), 27. https://doi.org/10.33511/misykat.v1n2.27

Thung, J. L. (2015). Perempuan dan Modernisasi. Jurnal Masyarakat Dan Budaya, 17(1), 17–28.




DOI: https://doi.org/10.15575/jra.v1i1.14254

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Aih Mitamimah

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Google Scholar Moraref