Model Digital Marketing SOSTAC pada Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) Fayyash Tour & Travel
DOI:
https://doi.org/10.15575/mjhu.v5i2.57991Abstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi model digital marketing SOSTAC pada Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) Fayyash Tour & Travel serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan paradigma konstruktivisme. Data dikumpulkan melalui wawancara semi terstruktur, observasi nonpartisipan, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Fayyash Tour & Travel telah menerapkan enam tahapan SOSTAC, yaitu Situation Analysis, Objectives, Strategy, Tactics, Action, dan Control dalam aktivitas digital marketing, meskipun pelaksanaannya belum terdokumentasi secara sistematis. Implementasi tersebut didukung oleh komitmen manajemen, kebebasan berinovasi, dan kerja sama jemaah, sedangkan kendalanya meliputi keterbatasan sumber daya manusia, belum adanya standar operasional prosedur digital marketing, serta perubahan regulasi. Temuan ini menunjukkan bahwa model SOSTAC dapat menjadi kerangka strategis dalam pengelolaan digital marketing PPIU.
Kata Kunci: Digital Marketing; SOSTAC; PPIU; Umrah; Fayyash Tour & Travel
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Authors who publish articles in Mabrur: Journal of Hajj and Umra agree to the following terms:
- Authors retain copyright of the article and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a CC-BY-SA or The Creative Commons Attribution–ShareAlike License.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).



