Bahasa Isyarat Sebagai Inovasi Dakwah
DOI:
https://doi.org/10.15575/tabligh.v10i3.51055Abstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk inovasi dakwah melalui metode bahasa isyarat di Rumah Quran Isyaroh dalam menjangkau penyandang tunarungu. Menggunakan teori difusi inovasi Everett M. Rogers, penelitian ini berfokus pada empat elemen utama: inovasi, saluran komunikasi, waktu, dan sistem sosial. Dengan paradigma konstruktivisme, pendekatan kualitatif, dan metode studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi di Rumah Quran Isyaroh, Bandung. Temuan menunjukkan bahwa inovasi Al-Quran metode isyarat memenuhi empat elemen utama difusi inovasi Rogers. Inovasi ini memenuhi lima karakteristik Rogers (keuntungan relatif, kesesuaian, kompleksitas, uji coba, dan dapat diamati). Saluran komunikasi interpersonal terbukti efektif dalam membangun motivasi, sementara media sosial digunakan untuk promosi. Waktu yang dibutuhkan untuk adopsi bervariasi antar individu, dipengaruhi oleh kualitas pengajaran dan latihan mandiri. Sistem sosial yang kondusif, didukung oleh guru yang kompeten, menjadi faktor pendukung utama, meskipun terdapat tantangan dari penolakan metode lama dan kendala geografis.
Kata Kunci : Bahasa Isyarat; Inovasi; Dakwah; Al-Quran Metode Isyarat.



