PENERAPAN PROBLEM BASED LEARNING PADA PEMBELAJARAN KONSEP HIDROLISI GARAM UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA

Restu Desriyanti Desriyanti, Lazulva Lazulva

Abstract


Penelitian ini dilatarbelakangi dengan rendahnya hasil belajar kimia siswa kelas XI pada materi hidrolisis garam. Untuk itu, dilaksanakan penelitian eksperimen dengan rancangan pretest dan postest untuk mengetahui pengaruh penerapan model Problem Based Learning terhadap hasil belajar siswa kelas XI SMA Negeri 4 Pekanbaru pada materi hidrolisis garam.  Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA tahun ajaran 2014/2015 dengan jumlah sampel 2 kelas yaitu XI IPA 1 (eksperimen) dan XI IPA 4 (kontrol). Data penelitian dikumpulkan melalui observasi, tes data awal yaitu tes homogenitas dan tes data akhir yaitu pretest dan postest, serta dokumentasi. Untuk mengetahui pengaruh penerapan model terhadap hasil belajar digunakan rumus Kp. Perbedaan pengaruh dianalisis dengan t-test sampel related. Hasil analisis data awal dan data akhir diperoleh nilai thitung = 2,55 dan  ttabel = 2,00 pada taraf signifikan 5%. Nilai thitung> ttabel,sehingga Ho ditolak, dan Ha diterima yang berarti menunjukkan adanya pengaruh penerapan model Problem Based Learning terhadap hasil belajar siswa kelas XI SMA Negeri 4 Pekanbaru pada materi hidrolisis garam, dengan pengaruh sebesar 9,35%.


Keywords


hasil belajar; problem based learning; hidrolisis garam

References


Chin C., dan Cina, L. (2005).Problem Based Learning: Using IIIStructured Problems in Biology Project Work, Wiley Interscience.

Diyas, Devi. (2012). Penerapan Model Problem Based Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik pada Pembelajaran IPA Kelas VII SMA Negeri 5 Sleman. Skripsi. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam: Universitas Negeri Yogyakarta.

Hidayat, M.(2011). Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Terhadap Hasil Belajar Kimia Siswa pada Konsep Termokimia.Skripsi. Fakultas Tarbiyah dan Keguruan: UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Hosnan. (2014). Pendekatan Saintifik dan Kontekstual Dalam Pembelajaran Abad 21 Kunci Sukses Implementasi Kurikulum 2013. Jakarta: Ghalia Indonesia.

Kemendikbud. (2013). Permendikbud No. 81A tentang Implementasi Kurikulum. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Rosidah, R., Redjeki T., Retno S., (2014). Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) Pada Pembelajaran Hukum-Hukum Dasar Kimia Ditinjau dari Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa Kelas X IPA SMA Negeri 2 Surakarta Tahun Pelajaran 2013/2014, Surakarta, Jurnal Pendidikan Kimia PMIPA, FKIP, UNS Surakarta, Indonesia, 3(3), 66-75.

Sanjaya, W. (2007). Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Suci, N.M. (2008). Penerapan Model Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Partisipasi Belajar dan Hasil Belajar Teori Akuntansi Mahasiswa Jurusan Ekonomi Undiksha. Universitas Pendidikan Ganesha,2(1), 74-86.

Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Kombinasi (Mixed Methods). Bandung: Alfabeta.

Sukmadinata. N.S. (2010). Metode Penelitian. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Trianto. (2007). Model-model pembelajaran Inovatif dan berorientasi Konstruktifistik. Jakarta: Prestasi Pustaka Publisher.

Trihatmo, A., Antonius. (2012). Penggunaan ModelProblem Based Learning pada Materi Larutan Penyaangga dan Hidrolisis, Semarang, Jurnal FMIPA Kimia Universitas Negeri Semarang, 1(1), 7-13.




DOI: https://doi.org/10.15575/jta.v1i2.1247

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Restu Desriyanti Desriyanti, Lazulva Lazulva

Journal  Tadris Kimiya Is Indexed By : 


Lisensi Creative Commons

Pendidikan Kimia: Jurnal Tadris Kimiya  dilisensikan dengan Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0Hak cipta dilindungi undang-undangp-ISSN: 2527-6816 | e-ISSN: 2527-9637