PERBANDINGAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING DAN INKUIRI TERBIMBING TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA

Tiya Rahmawati, Lisa Utami, Fitri Refelita

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas model pembelajaran problem based learning dan inkuiri terbimbing terhadap keterampilan berpikir kritis siswa kelas XI MS SMA Negeri Plus Provinsi pada mata pelajaran kimia, khususnya materi koloid. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen dengan rancangan posttest only control group design. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas XI MS 1 sebagai kelas eksperimen 1 dan kelas XI MS 3 sebagai kelas eksperimen 2. Analisis data akhir pada penelitian ini menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan skor keterampilan berpikir kritis antara kelas eksperimen 1 yang diajar menggunakan model pembelajaran problem based learning dan kelas eksperimen 2 yang menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing pada materi koloid kelas XI SMA Negeri Plus Provinsi Riau. Perbedaan tersebut dilihat dari nilai rata-rata keseluruhan dari indikator berpikir kritis dari kedua model yaitu nilai rata-rata keseluruhan model problem based learning 86,75 dan nilai rata-rata model inkuiri terbimbing sebesar 81,34. Berdasarkan perbedaan nilai tersebut dapat dinyatakan bahwa model problem based learning lebih baik dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa daripada model inkuiri terbimbing.


Keywords


keterampilan berpikir kritis; problem based learning; inkuiri terbimbing; koloid

References


Amri, S. (2015).Implementasi pembelajaran aktif dalam kurikulum 2013. Jakarta: Prestasi Pustakakarya.

Asnia., Sudding., & Jusniar. (2017). Perbedaan Motivasi dan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas XI IPA yang Dibelajarkan Model Pembelajaran Berbasis Masalah dengan Inkuiri Terbimbing di SMA Negeri 1 Majene pada Materi Pokok Sistem Koloid. Chemistry Education Review, 1(1), 15-25.

Diani, R., Saregar, A., & Ifana, A. (2016). Perbandingan Model Pembelajaran Problem Based Learning dan Inkuiri Terbimbing terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik. Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika (JP2F), 7(2), 147-155.

Fajariyah, N., Utami, B., & Haryono. (2016). Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Prestasi Belajar pada Materi Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan Siswa KELAS XI SMA AL ISLAM 1 Surakarta Tahun Ajaran 2014/2015. Jurnal Pendidikan Kimia (JPK), 5(2), 89-97.

Hanifah, N., & Agustini, R. (2012). Peningkatan Self Efficacy dan Berpikir Kritis Melalui Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Materi Pokok Asam Basa Kelas XI SMAN 9 Surabaya. Unesa Journal of Chemical Education, 1(1), 27-33.

Herzon, H. H., Budijanto., & Utomo, D. H. (2018). Pengaruh Problem Based Learning (PBL) terhadap Keterampilan Berpikir Kritis. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan, 3(1), 42-46.

Kartimi. (2013). Alat Ukur Keterampilan Berpikir Kritis Konsep Kimia untuk Siswa SMA. Yogyakarta: Deepublish.

Kuswana, W.S.. (2011). Taksonomi Berpikir. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Mulyani, N. K. S., Karyasa, I. W., & Suardana, I. N. (2015). Komparasi Peningkatan Keterampilan Berpikir Kritis dan Kinerja Ilmiah Siswa yang Dibelajarkan dengan Model Project Based Learning dan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing. e- Journal Program Pascasarjana, 5, 1-12.

Ningsyih, S., Junaidi, E., & Al Idrus, S. W. (2016). Pengaruh Pembelajaran Praktikum Berbasis Inkuiri Terbimbing terhadap Kemampuan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar Kimia Siswa. J. Pijar MIPA, 11(1), 55-59.

Nurmayani, L., Doyan, A., & Verawati, N. N. S. P. (2018). Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik. Jurnal Pendidikan Fisika dan Teknologi, 4(1), 98-104.

Nursiti, N., & Barat, W. L. J. (2013). Keterampilan Berpikir Kritis (Critical Thinking Skill) dalam Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial. Widyaiswara LPMP Jawa Barat. Retrieved from http://www.academia.edu/download/32163452/Keterampilan_Berpikir_Kritis.docx.

Puspita, M. E., Setiadi, D., & Raksun, A. (2018). Perbedaan Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik dengan Menggunakan Model Inkuiri Terbimbing dan Problem Based Learning (PBL) dalam Pembelajaran Biologi pada Peserta Didik Kelas X SMAN 2 Gerung Tahun Ajaran 2016/2017. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Biologi, 242-248, Mataram: Universitas Mataram.

Safitri, E. H., Siahaan, J., & Al Idrus, W. H. (2015). Studi Komparasi Hasil Belajar Kimia pada Materi Koloid Menggunakan Model Pembelajaran Berbasis Proyek dan Model Pembelajaran Berbasis Masalah Siswa Kelas XI IPA MAN 2 Mataram Tahun Ajaran 2013/2014. J. Pijar MIPA, 10(1), 52-56.

Saputra, Z. A. H., Yuanita, L., & Ibrahim, M. (2016). Pengembangan Perangkat Pembelajaran Kimia Model Inkuiri untuk Meningkatkan Penguasaan Konsep dan Melatih Keterampilan berpikir Kritis Siswa SMA.Pendidikan Sains Pascasarjana Universitas Negeri Surabaya, 6(1), 1218-1223.

Serfanda, F. D., Mantini, S., & Nurhayati, S. (2015). Komparasi Hasil Belajar dengan Model Problem Based Learning dan Inquiry. CiE, 4(2), 57-62.

Sugrah, N., Saraha, A. R., & Djumat, H. H. (2017). Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Peserta Didik Kelas XI IPA SMA Negeri 4 Kota Ternate. J. Saintifik@MIPA, 1(1), 20-25.

Wati, R., Rusmanyah., & Sholahuddin, A. (2014). Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar Siswa Kelas XI IPA 2 SMA PGRI 4 Banjarmasin pada Konsep Sistem Koloid Melalui Model Problem Based Learning. QUANTUM, Jurnal Inovasi Pendidikan Sains, 5(2), 20-31.




DOI: https://doi.org/10.15575/jtk.v4i1.4329

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Tiya Rahmawati, Lisa Utami, Fitri Refelita

Journal  Tadris Kimiya Is Indexed By : 


Lisensi Creative Commons

Pendidikan Kimia: Jurnal Tadris Kimiya  dilisensikan dengan Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0Hak cipta dilindungi undang-undangp-ISSN: 2527-6816 | e-ISSN: 2527-9637