Analisis Keterlibatan Belajar (Learning Engagement) Peserta Didik Pada Materi Laju Reaksi di SMA IT Al-Mumtaz Pontianak

Penulis

  • Erlina Erlina Chemistry Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Tanjungpura, Pontianak, 78124, Indonesia
  • Aimi Zulaika Chemistry Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Tanjungpura, Pontianak, 78124, Indonesia
  • Rachmat Sahputra Chemistry Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Tanjungpura, Pontianak, 78124, Indonesia
  • Supriatno Salam Department of Chemistry, Faculty of Science and Mathematics, Sultan Idris Education Universiti, Tg Malim 35900, Perak, Malaysia

DOI:

https://doi.org/10.15575/jtk.v10i2.46052

Kata Kunci:

chemistry education, learning engagement, reaction rate, student motivation

Abstrak

Pendidikan berkaitan dengan aktivitas belajar peserta didik guna mencapai kesuksesan akademis termasuk dalam materi yang dianggap sulit oleh peserta didik, diantaranya materi laju reaksi karena bersifat kompleks dan abstrak mencakup tiga aspek, yaitu makroskopis, mikroskopis dan simbolis menyebabkan miskonsepsi sehingga diperlukan keterlibatan belajar peserta didik meliputi aspek keterlibatan perilaku, emosional dan kognitif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterlibatan belajar (learning engagement) peserta didik pada materi laju reaksi di SMA IT Al-Mumtaz Pontianak dalam proses belajar di kelas. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan subjek penelitiannya peserta didik kelas XI. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian dari analisis keterlibatan belajar peserta didik kelas XI pada materi laju reaksi pada aspek perilaku menunjukkan kehadiran dan kepatuhan terhadap aturan kelas perlu ditingkatkan, meskipun demikian peserta didik terlibat aktif dalam tugas akademik dan partisipasi pembelajaran. Aspek emosional menunjukkan bahwa minat peserta didik terhadap materi laju reaksi masih perlu dioptimalkan, meskipun peserta didik merasa senang dengan proses pembelajaran materi laju reaksi. Aspek kognitif menunjukkan motivasi tinggi dalam pembelajaran materi laju reaksi melalui belajar secara kelompok dan dukungan strategi pembelajaran yang digunakan peserta didik dengan menggunakan literatur yang ada dan memahami materi dengan cara masing-masing sesuai minat dan ketertarikan.

Referensi

Adhyatma, M. D. R. (2023). Program pendampingan integrasi bakat dan minat dalam memilih mata pelajaran sebagai implementasi kurikulum merdeka tingkat sekolah menengah atas (SMA). Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(4), 1651. https://doi.org/10.20527/btjpm.v5i4.957 2

Bariyah, I. (2017). Keterlibatan siswa (student engagement) terhadap prestasi belajar. Jurnal Pendidikan Sosiologi, 6(1), 1–8. Retrieved from https://journal.student.uny.ac.id/ojs/inde x.php/societas/article/view/9076

Bowles, T., Scull, J., & Jimerson, S. R. (2022). School connection through engagement associated with grade scores and emotions of adolescents: four factors to build engagement in schools. Social Psychology of Education, 25(2), 675-696. https://doi.org/10.1007/s11218-022-09697-4

Christanty, Z. J., & Cendana, W. (2021). Upaya guru meningkatkan keterlibatan siswa kelas K1 dalam pembelajaran synchronous. COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education), 4(3), 337-347. Retrieved from https://www.researchgate.net/profile/Wiputra-Cendana/publication/352015707

Damayanti, F. A., & Setiawati, D. (2013). Studi tentang perilaku membolos pada siswa SMA swasta di Surabaya. Bk Unesa, 03, 454–461. Retrieved from https://api.semanticscholar.org/CorpusI D:197696550

Deci, E. L., & Ryan, R. M. (2013). Intrinsic motivation and self-determination in human behavior. Springer Science & Business Media.

Efliana, R., & Azhar, M. (2019). Pengembangan lembar kerja peserta didik (LKPD) laju reaksi berbasis inkuiri terstruktur kelas XI SMA. Edukimia, 1(2), 53–60. https://doi.org/10.24036/ekj.v1.i2.a45

Fahrozy, F. P. N., Iskandar, S., Abidin, Y., & Sari, M. Z. (2022). Upaya pembelajaran abad 19-20 dan pembelajaran abad 21 di Indonesia. Jurnal Basicedu, 6(2), 3093–3101. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i2.2 098

Fredricks, J. A., Blumenfeld, P. C., & Paris, A. H. (2004). School engagement: potential of the concept, state of the evidence. Review of Educational Research, 74(1), 59–109. Retrieved from https://psycnet.apa.org/doi/10.3102/00346543074001059

Gilbert, J. K., & Treagust, D. F. (2009). Introduction: Macro, submicro and symbolic representations and the relationship between them: Key models in chemical education. In Multiple representations in chemical education (pp. 1-8). Dordrecht: Springer Netherlands. https://doi.org/10.1007/978-1-4020-8872-8_1

Kathleen, H. (2015). Impact of Student Engagement on Achievement and Well-Being. Parent-Adolescent Sexual Communication View project. https://doi.org/10.13140/RG.2.1.2536.36 84

Juwita, Y. L. & Kusdiyati, S. (2015). Hubungan antara parent involvement dengan student engagement pada siswa kelas XI di SMK TI Garuda Nusantara Cimahi. Prosiding Penelitian Sivitas Akademika Unisba (Sosial dan Humaniora), 252-261.

Khaeruman, K., Ahmadi, A., & Rehanun, R. (2015). Pengembangan media animasi interaktif pada materi laju reaksi. Hydrogen: Jurnal Kependidikan Kimia, 3(1), 267. https://doi.org/10.33394/hjkk.v3i1.672

Masgumelar, N. K., & Mustafa, P. S. (2021). Teori belajar konstruktivisme: implementasi dan implikasinya dalam pendidikan dan pembelajaran. Ghaitsa: Islamic Education, 2(1), 49–57. https://doi.org/10.62159/ghaitsa.v2i1.18

Patton, M. Q. (2002). Qualitative reseach and evaluation methods. In Qualitative Inquiry (4th ed.). SAGE Publications, Inc. Retrieved from http://books.google.com/books/about/ Qualitative_research_and_evaluation_me th.html?id=FjBw2oi8El4C

Rajabalee, B. Y., Santally, M. I., & Rennie, F. (2020). A study of the relationship between students’ engagement and their academic performances in an elearning environment. E-Learning and Digital Media, 17(1), 1–20. https://doi.org/10.1177/2042753019882 567

Reina, V. R., Buffel, T., Kindekens, A., De Backer, F., Peeters, J., & Lombaerts, K. (2014). Enhancing Engagement through a Community School Approach as the Key to Increase Academic Achievement. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 116, 2078–2084. https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2014.01. 523

Sa’adah, U., & Ariati, J. (2020). Hubungan antara student engagement (keterlibatan siswa) dengan prestasi akademik mata pelajaran matematika pada siswa kelas XI SMA Negeri 9 Semarang. Jurnal EMPATI, 7(1), 69–75. https://doi.org/10.14710/empati.2018.20 148

Salam, M. Y., Mudinilllah, A., & Agustina, A. (2022). Aplikasi quizizz berpengaruh atau tidak untuk meningkatkan motivasi belajar dan hasil belajar siswa. Jurnal Basicedu, 6(2), 2738–2746. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i2.2467

Shao, Y., & Kang, S. (2022). The association between peer relationship and learning engagement among adolescents: The chain mediating roles of self-efficacy and academic resilience. Frontiers in psychology, 13, 938756. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2022.9387 56

Stewart C. J, & Cash, W. B. (2012). Interview: prinsip dan praktik. Salemba Humanika.

Sudijono, A. (2007). Pengantar statistik pendidikan. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta

Sukmadinata, N. S. (2010). Metode penelitian pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Syaputra, A., & Hasanah, E. (2022). Learning strategies in the digital era. International Journal of Educational Management and Innovation, 3(1), 74-83. https://doi.org/10.12928/ijemi.v3i1.5507

Tümay, H. (2016). Reconsidering learning difficulties and misconceptions in chemistry: emergence in chemistry and its implications for chemical education. Chemistry Education Research and Practice, 17(2), 229-245. https://doi.org/10.1039/C6RP00008H

Van Dulmen, T. H. H., Visser, T. C., Pepin, B., & McKenney, S. (2023). Teacher and student engagement when using learning materials based on the context of cutting-edge chemistry research. Research in Science and Technological Education, 41(4), 1617–1638. https://doi.org/10.1080/02635143.2022. 2070147

Yamtinah, S., Haryono, & Martini, K. S. (2014). Profil Individu Peserta Didik Pelengkap Tes Jenis Testlet Sebagai Alternatif Pendeteksi Kesulitan Belajar Kimia. Jurnal Profesi Pendidik, 1(1), 1–10. Retrieved from https://journal.uns.ac.id/index.php/jppispi/article/view/2069

Zanira, D., & Cahyadi, S. (2021). Adaptation of School Engagement Measurement-MacArthur (SEM) Indonesian Version in the Context of Distance Learning. GUIDENA: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan dan Konseling, 11(2), 97-107. https://doi.org/10.24127/gdn.v11i2.40 25

Zhong, Q., Wang, Y., Lv, W., Xu, J., & Zhang, Y. (2022). Self-regulation, teaching presence, and social presence: Predictors of students’ learning engagement and persistence in blended synchronous learning. Sustainability, 14 (9), 5619. https://doi.org/10.3390/su14095619

Diterbitkan

2025-12-27

Cara Mengutip

Erlina, E., Zulaika, A., Sahputra, R., & Salam, S. (2025). Analisis Keterlibatan Belajar (Learning Engagement) Peserta Didik Pada Materi Laju Reaksi di SMA IT Al-Mumtaz Pontianak. Jurnal Tadris Kimiya, 10(2), 230–245. https://doi.org/10.15575/jtk.v10i2.46052

Terbitan

Bagian

Articles

Citation Check