Peran Gatekeeper @infocimahi.co Dalam Publikasi Berita Jurnalisme Warga

Authors

  • Ametha Wardah Riyadhul Jannah Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung
  • Asep s Muhtadi UIN Sunan Gunung Djati Bandung
  • Darajat Wibawa UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Keywords:

Gatekeeper, infocimahi.co, citizen journalism

Abstract

Fokus pertanyaan penelitian ini adalah bagaimana peran gatekeeper dalam level individual pada publikasi berita jurnalisme warga di Instagram infocimahi.co, bagaimana peran gatekeeper dalam level media routine pada publikasi berita jurnalisme warga di Instagram infocimahi.co, bagaimana peran gatekeeper dalam level organizational pada publikasi berita jurnalisme warga di Instagram infocimahi.co. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif kualitatif, serta menggunakan paradigma kontruktivis. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat dua faktor dalam level individual yakni latar belakang pemahaman serta pengalaman. Level media routine yang harus dilakukan oleh para pekerja media dalam mengolah berita serta memperhtikan hal-hal tertentu agar berita menarik minat pembaca. Terakhir, level organizational menjadi unsur yang paling berpengaruh dalam proses publikasi berita jurnalisme warga karena adanya kebijakan-kebijakan yang wajib dilaksanakan oleh pekerja media. Pemilik media memegang kendali penuh terhadap pembuatan kebijakan.

References

Creswell, J. W. (2018). Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. Los Angeles: SAGE.

dataindonesia.id. (2023, Juni 05). Retrieved from https://dataindonesia.id/internet/detail/pengguna-media-sosial-di-indonesia-sebanyak-167-juta-pada-2023

Edi Wahono, B. S. (2020). Rambu-Rambu Jurnalistik (Bagaimana Menulis Berita yang Layak Baca). Bogor: Guepedia.

hukumonline.com. (n.d.). Retrieved from https://www.hukumonline.com/klinik/a/uu-yang-mengatur-tentang-jurnalisme-warga--lt4fd971d99ca5d

infocimahi.co. (n.d.). Retrieved from https://www.infocimahi.co/

Insani. (2019). Pemanfaatan Insta Story Dalam Aktivitas Jurnalistik Oleh Majalah Gadis. Kajian Jurnalisme, 39-56.

Kuswarno, E. (2005). Tradisi Fenomenologi pada Penelitian Komunikasi Kualitatif: Sebuah Pengalaman Akademis.

Muhtadi, A. S. (2016). Pengantar Ilmu Jurnalistik. Bandung: Simbiosa Rektama Media.

Muhtadi, A. S., Saefullah, U., Rosyidi, I., & Anugrah, D. (2020). Digitalisasi Dakwah Di Era Disrupsi: Analisis urgensi dakwah Islam melalui new media di Tatar Sunda.

Pewarta Foto Indonesia. (n.d.). Retrieved from https://pewartafotoindonesia.or.id/kode-etik-pewarta-foto-indonesia/

Rakhmat, J. (1993). Metode Penelitian Komunikasi. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Reese, P. J. (2014). Mediating the Message in the 21st Century (A Media Sociology Perspective). New York: Routledge Taylor & Francis Group.

Siyoto, S., & Sodik, A. (2015). Dasar Metodologi Penelitian. Yogyakarta: Literasi Media.

Suhandang, K. (2016). Pengantar Jurnalis (Seputar Organisasi, Produk, dan Kode Etik). Bandung: Nuansa Cendekia.

Sumadiria, A. H. (2017). Bahasa Jurnalistik. Bandung: Simbiosa Rektama Media.

Sumadiria, A. H. (2020). Menulis Artikel dan Tajuk Rencana (Edisi Revisi). Bandung: Simbiosa Rektama Media.

Undang Undang No 12 Tahun 2012. (n.d.). Retrieved from https://jdih.kemenkeu.go.id/fulltext/2012/12TAHUN2012UU.htm.

Wibawa, D. (2020). Hukum dan Etika Humas. Bandung: Simbiosa Rektama Media.

Wibawa, D. (2020). Meraih Profesionalisme Wartawan. Mimbar, Vol XXVIIII No 1.

Downloads

Published

2022-06-29