PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI SISTEM EKSKRESI MANUSIA
DOI:
https://doi.org/10.15575/bioeduin.v7i1.2454Keywords:
Model Pembelajaran Group Investigation, Hasil Belajar, Sistem ekskresi manusiaAbstract
Keberhasilan pencapaian kompetensi suatu mata pelajaran tergantung pada
keterampilan guru dalam menyampaikan materi pembelajaran. Agar dapat membuat siswa
memperoleh hasil belajar yang baik, guru harus mengimplementasikan berbagai model
pembelajaran. Salah satu model pembelajaran yang dapat digunakan yaitu Group
Investigation. Penelitian ini dilatar belakangi oleh masalah yang ditemukan dilapangan,
dimana model pembelajaran yang paling dominan yang digunakan adalah model
pembelajaran secara konvensional yaitu ceramah, diskusi dan tanya jawab. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran Group Investigation terhadap
hasil belajar siswa kelas XI SMA Negeri Jatinangor setelah digunakan model Group
Investigation pada materi sistem ekskresi manusia. Metode yang digunakan dalam penelitian
ini adalah Quasi Experimental dengan desain penelitian Pretest-Posttest Control Group
Design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA SMA Negeri Jatinangor dan sampel
diambil dua kelas, yaitu XI IPA 2 dan XI IPA 3 dengan menggunakan teknik sampling
Insidental. Dari hasil analisis data penelitian diperoleh rata-rata hasil belajar siswa pada kelas
eksperimen nilai rata-rata prettest sebesar 45,56, posttest 75,18 dan termasuk dalam kategori
baik. Data uji hipotesis dengan menggunakan Uji t hasilnya thitung8,90 > ttabel 2,02, maka Ho
ditolak dan Ha diterima. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model
pembelajaran Group Investigation berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar
siswa pada Sistem Ekskresi Manusiadan lebih meningkatkan hasil belajar siswa XI IPA SMA
Negeri Jatinangor.
keterampilan guru dalam menyampaikan materi pembelajaran. Agar dapat membuat siswa
memperoleh hasil belajar yang baik, guru harus mengimplementasikan berbagai model
pembelajaran. Salah satu model pembelajaran yang dapat digunakan yaitu Group
Investigation. Penelitian ini dilatar belakangi oleh masalah yang ditemukan dilapangan,
dimana model pembelajaran yang paling dominan yang digunakan adalah model
pembelajaran secara konvensional yaitu ceramah, diskusi dan tanya jawab. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran Group Investigation terhadap
hasil belajar siswa kelas XI SMA Negeri Jatinangor setelah digunakan model Group
Investigation pada materi sistem ekskresi manusia. Metode yang digunakan dalam penelitian
ini adalah Quasi Experimental dengan desain penelitian Pretest-Posttest Control Group
Design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA SMA Negeri Jatinangor dan sampel
diambil dua kelas, yaitu XI IPA 2 dan XI IPA 3 dengan menggunakan teknik sampling
Insidental. Dari hasil analisis data penelitian diperoleh rata-rata hasil belajar siswa pada kelas
eksperimen nilai rata-rata prettest sebesar 45,56, posttest 75,18 dan termasuk dalam kategori
baik. Data uji hipotesis dengan menggunakan Uji t hasilnya thitung8,90 > ttabel 2,02, maka Ho
ditolak dan Ha diterima. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model
pembelajaran Group Investigation berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar
siswa pada Sistem Ekskresi Manusiadan lebih meningkatkan hasil belajar siswa XI IPA SMA
Negeri Jatinangor.
Downloads
Published
2017-03-03
How to Cite
Faujiyah, C. R., Suhada, I., & Hartati, S. (2017). PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI SISTEM EKSKRESI MANUSIA. Jurnal BIOEDUIN, 7(1), 64–75. https://doi.org/10.15575/bioeduin.v7i1.2454
Issue
Section
Articles
Citation Check
License
Authors who publish in Jurnal BIOEDUIN agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0) License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).