Bekerja sebagai Pilihan Rasional: Pekerja Anak di Pertambangan Pasir Gunung Merapi, Indonesia

Tessa Wulandari, Azinuddin Ikram Hakim

Abstract


Pekerja anak di Indonesia merupakan masalah yang belum terselesaikan hingga saat ini. Artikel ini menganalisis permasalahan pekerja anak di Indonesia ini dengan fokus kajian pada pekerja anak di pertambangan pasir Gunung Merapi di Kecamatan Srumbung, Magelang, Jawa Tengah. Data yang diperlukan dikumpulkan melalui wawancara dengan pekerja anak, orang tua mereka dan anggota masyarakar, dan observasi lapangan. Dengan menggunakan pendekatan fenomenologi dan analisis teori pilihan rasional Coleman, hasil kajian menunjukkan adanya dua faktor utama mengapa anak-anak berkerja sebagai penambang pasir, yaitu faktor ekonomi dan lingkungan pergaulan. Artikel ini menyimpulkan bahwa anak-anak melakukan tindakan pilihan rasional berupa tuntutan ekonomi dan pengaruh teman sepergaulan ketika mereka memutuskan untuk bekerja sebagai penambang pasir dan bagaimana mereka bernegosiasi dengan pilihan terkait keberlangsungan ekonomi dan ikatan kelompok sepermainan mereka. Semua pihak yang terlibat memiliki alasan rasional yang melatarbelakangi pendapat mereka tentang pekerja anak di pertambangan pasir.

This article deals with the issue of child labor in Indonesia by focusing on child labor in sand mining located in Gunung Merapi in Kecamatan Srumbung, Magelang, Indonesia. It attempts to reveal what drives children to work as child laborers in sand mining. The required data were collected through interviews with child laborers, their parents, and community members, and observation. The findings show that two factors drove the children to work as child laborers in sand mining: economic and social environment. Using Coleman's rational choice theory as a theoretical framework, this article argues that child laborers did rational choices in their decision to work in sand mining. The same is true for the parents who allowed their children to be child laborers in the business.


Keywords


Pekerja anak, pertambangan pasir, pilihan rasional, risiko

Full Text:

PDF

References


Ab-Rahim, Rossazana. dan Tariq, Bilal. 2017. “The Impact of Trade on Child Labor: Evidence from Selected SAARC and ASEAN Countries,” Journal of Indonesian Economy and Business 32 (1): 1-18.

Ahmad. 2018. “Kinerja Program Indonesia Pintar Melalui Kartu Indonesia Pintar (Survei Pada 6 Provinsi di Indonesia).” Journal of Economics and Management 19 (2): 523-542.

Akarro, Rocky dan Nathan A. Mtweve. 2011. Poverty and Its Association with Child Labor in Njombe District in Tanzania: The Case of Igima Ward. Maxwell Scientific Organization.

Ali, Mohammad dan Mohammad Asrori. 2004. Psikologi Remaja. Jakarta: Bumi Aksara.

Basu, Kaushik. 1999. “Child Labor: Cause, Consequence, and Cure, with Remarks on International Labor Standards,” Journal of Economic Literature 37 (3): 1083-1119.

Bessel, Sharon. 1999. “The Politics of Child Labour in Indonesia: Global Trends and Domestic Policy,” Pacific Affairs 72 (3): 353-371.

BPS. 2016. Istilah: BPS. Diunduh pada 11 Mei 2019 dari (https://www.bps.go.id)

Coleman, James. 2011. Dasar-Dasar Teori Sosial. Bandung: Nusa Media.

Departemen Pendidikan Nasional. 2009. Buku Panduan: Bantuan Operasional Sekolah untuk Pendidikan Gratis dalam Rangka Wajib Belajar 9 Tahun yang Bermutu. Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, Depdiknas.

Djatnika, Dicky. 2009. “Peranan Pendidikan dalam Pengentasan Kemiskinan.” Jurnal Ilmu Administrasi dan Kebijakan Publik 6 (1): 1-12.

Edmonds, Eric. 2005. “Does Child Labor Declines with Improving Economic Status.” The Journal of Human Resources 40 (1): 77-99.

Frank, A. L. 2009. Child Labour: Toxicology and Industrial Health. Diunduh 11 Mei 2019 dari (http://tih.sagepub.com)

Haszelinna binti Abang Ali, Dayang dan G. Reza Arabsheibani. 2016. “Child Labour in Indonesia: Supply-Side Determinants,” Economics and Finance in Indonesia 62 (3): 162-179.

Hsin, Amy. 2007. “Children’s Time Use: Labor Divisions and Schooling in Indonesia.” Journal of Marriage and Family 69 (5): 1297-1306.

Iswadi. 2017. Kompas:Pressreader. Diundur 11 Mei 2019 dari (https://www.pressreader.com/indonesia/kompas/20170616/281612420389011)

Kementerian Ketenagakerjaan. 2018. Pusdatin: Kemnaker. Diundur 11 Mei 2019 dari (http://pustadin.kemnaker.go.id)

Kuemba, Lineke. 2012. “Buruh Bagasi Kapal di Pelabuhan Kota Bitung.” Jurnal Holistik 5 (10): 1-11.

Kurnia, Tommy. 2018. Bisnis: Liputan 6. Diunduh 11 Mei 2019 dari (https://www.liputan6.com)

Kusuma, Nada dan Santoso Tri Raharjo. 2016. “Penanganan Masalah Pekerja Anak Melalui Pemberdayaan Organisasi Lokal Forum Peduli Anak” di Kelurahan Cibeureum Kota Cimahi. Share, Social Work Journal 6 (1): 9-29.

Kusumawardhani, Amanda. 2017. Niaga: industri.bisnis. Diunduh 11 Mei 2019 dari (http://industri.bisnis.com/read/20170609/12/661012/kemenaker-gandeng-ilo-percepat-penghapusan-pekerja-anak)

Laursen, Erik. 2005. “Rather Than Fixing–Build Positive Peer Cultures. Reclaiming Children.” The Journal of Strength-based interventions 14 (3): 137.

Maheshwari, Mridul dan Manjari Singh. 2008. “Factors Affecting Child Labour in India.” Hal. 1-29 dalam Indian Institute of Management Ahmedabad, Indian Institute of Management.

Manning, Chris. 2000. “The Economic Crisis and Child Labor in Indonesia.” ILO/IPEC Working Paper 2000, International Labour Office - International Programme on the Elimination of Child Labour, Geneva.

Murdiyatmoko, Janu. 2008. “Sosiologi Memahami dan Mengkaji Masyarakat.” Dalam J. Murdiyatmoko, Sosiologi Memahami dan Mengkaji Masyarakat. Jakarta: Grafindo Media Pratama.

Nainggolan, Togiaratua dan Badrun Susantyo. 2017. “Upaya Percepatan Penanggulangan Kemiskinan Melalui Program Keluarga Harapan Studi di Empat Daerah di Indonesia.” Sosio Konsepsia 7 (1): 31-46.

Nurhadi. 2015. “Child Labour in Rural Indonesia: Children and Parents’ Perspectives,” University of York, Social Policy and Social Work.

Pitriyan, Pipit. 2006. “The impact of Child Labor on Child’s Education: The Case of Indonesia.” Working Paper in Economics and Development Studies No. 200609, Center for Economics and Development Studies, Department of Economics, Padjadjaran University.

Priyambada, Agus, Asep Suryahadi, and Sudarno Sumarto. 2005. “What Happen to Child Labor in Indonesia during the Economic Crisis? The Trade-off between School and Work.” SMERU Research Institute.

Rahayu, Suci. 2018. News: Tribun Jateng. Diunduh 11 Mei 2019 dari (http://jateng.tribunnews.com)

Ritzer, George. 2012. Teori Sosiologi dari Sosiologi Klasik sampai Perkembangan Terakhir Postmodern. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Santoso, Slamet. 2009. Dinamika Kelompok. Jakarta: Bumi Aksara.

Suyanto, Bagong. 2013. Masalah Sosial Anak. Jakarta: Kencana.

Suyatna, dkk. 2015. Menguak Kehidupan dan Stategi Penghapusan Pekerjaan Terburuk Anak. Yogyakarta: Penerbit Gaya Media.

Tienda, Marta. 1979. Rural Sociology. Economic Activity of Children in Peru: Labor Force Behavior in Rural and Urban Contexts, 44 (2): 370-391.

Triningsih, Nina dan Masaru Ichihashi. 2010. “The Impact of Poverty and Educational Policy on Child Labor in Indonesia.” IDEC, Hiroshima University Discussion Paper.

Wahba, Jackline. 2001. “Child Labor and Poverty Transmission: No Room for Dreams,” ERF Working Paper No. 0108, Economic Research Forum.

Yellowitz, Irwin. 2009. Child Labour: History. Diunduh 11 Mei 2019 dari (https://www.history.com/topics/industrial-revolution/child-labor)

Yunita. 2006. “Determinants of Child Labour in Indonesia: The Roles of Family Affluence, Bargaining Power Parents’ Educational Attainments.” Department of Economics, National University of Singapore.




DOI: https://doi.org/10.15575/jispo.v10i2.8388

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2020 Wulandari dan Hakim

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

________________________________________________________________________

P - ISSN : 2303-3169

E - ISSN : 2579-3098


JISPO is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.>

 

Published by : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Flag Counter

 

View My Stats