Developing Arabic Language Teachers’ Competence and Performance through Teacher Profession Education
DOI:
https://doi.org/10.15575/jpi.v8i1.18243Keywords:
Arabic Language, Competence, Performance, Teacher Profession EducationAbstract
This study aims to investigate the Arabic language teachers’ competence and performance who participated in PPG (Pendidikan Profesi Guru/ Teacher Profession Education) at LPTK (Lembaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan/ Education Staff and Teacher College) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. The present study applied a qualitative approach and analytical descriptive method. Data were collected using observation techniques, interviews, questionnaires, and documentation. Data were analyzed through several steps: organizing data, translating data into units, synthesizing, analyzing, and making conclusions. The validity of the data was tested using the triangulation technique. The results showed that the Arabic language teachers’ level of competence before joining PPG was taken from their Initial Competency Test and their average academic test score was 62.53 (medium category). After they joined PPG, there was an increase in their competence and performance. Their gain can be seen from several indicators: discipline, dedication, motivation, work ethic. The average value of each indicator was 6.5%.
References
A. Chaedar Alwasilah, Pokoknya Kualitatif, Dasar-Dasar, Merancang dan Melakukan Penelitian Kualitatif, Jakarta, Pustaka Jaya, 2008.
A. Tafsir, Ilmu Pendidikan Dalam Persfektif Islam, PT Remaja Rosdakarya, Bandung, 2008.
Aan Hasanah, Dilema Pengembangan Madrasah, Potret Madrasah (Guru, Kelembagaan, Sejarah dan Pembelajaran Sains, CV. Insan Mandiri, Bandung.
Abdul Rozak, Pengembangan Profesi Guru, Bahan Ajar PLPG, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Syarif Hidayatullah Jakrta, 2012.
Abudin Nata, Perspektif islam Tentang Pola Hubungan Guru Murid Study Pemikiran Tasawuf Al-ghazali, PT. Raja Grafindo, Jakarta, 2001.
Adri Efferi. (2015). Model Pendidikan Guru dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan, Quality, 3 (2), 237-256. DOI: http://dx.doi.org/10.21043/quality.v3i2.1905
Afifuddin dan M. Sobry Sutikno, Pengelolaan Pendidikan, Teori dan Praktek, Prospect, Bandung, 2008.
Afifuddin, Kompetensi Guru Madrasah dan Implikasinya, dalam Potret Madrasah, CV Insan Mandiri, Bandung.
Alfredo Bautista & Rosario Ortega-Ruiz. (2015). Teacher Professional Development: International Perspectives and Approaches, Psychology, Society, & Education 7(3), 343-355. DOI:10.25115/psye.v7i3.1020
Amna Emda. (2016). Strategi Peningkatan Kinerja Guru yang Profesional, Lantanida Journal 4(2):111-117 . Doi:10.22373/Lj.V4i2.1883
Asep Supena, Imas Mastoah, Habudin, Wawan Gunawan. (2020). Improving Teacher Competence in Inclusive Education Management, PJAEE, 17 (8), 249-266.
Asrorun Ni’am sholeh, Membangun Profesionalitas Guru, Analisis Kronologis atas Lahirnya UU Guru dan Dosen, el-SAS, Jakarta, 2006.
Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kebijakan Pengembangan Profesi Materi Pendidikan dan Latihan Profesi Guru, 2012.
Bautista Alfredo & Ortega-Ruiz, R. (2015). Teacher Professional Development: International Perspectives and Approaches Psychology. Society, & Education, 7(3), 240-251. http://dx.doi.org/10.25115/psye.v7i3.1020
Borko, H. (2004). Professional development and teacher learning: Mapping the terrain. Educational Researcher, 33(8), 3-15. https://doi.org/10.3102/0013189X033008003
Burhanuddin Salam, Pengantar Paedagogik, Dasar-dasar Ilmu Mendidik, Renika Cipta Jakarta, 1996.
Cresswel, dalam Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D, Alfabeta, Bandung, 2010.
D.P.Tampubolon,.Perguruan Tinggi Bermutu, Paradigma Baru Manajemen Pendidikan Tinggi Menghadapi Tantangan Abad ke 21. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama, 2001.
David, M. N., & Bwisa, H. M. (2013). Factors Influencing Teachers’ Active Involvement in Continuous Professional Development: A Survey in Trans Nzoia West District, Kenya. International Journal of Academic Research in Business and Social Sciences, 3(5), 224.
Day, C. (1999). Professional Development and Reflective Practice: Purposes,Processes and Partnerships. Pedagogy, Culture and Society, 7(2), 221-233.
Departemen Agama, Wawasan Tugas Guru dan Tenaga Kependidikan, Direktorat Jendral Kelembagaan Agama Islam, Jakarta, 2008.
Depdiknas, Standar Kompetensi Dasar Guru, Ditjen Dikti, Jakarta, 2001.
Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional, Panduan Teknis PLPG , Jakarta, 2014.
Dudung, A. (2018). Kompetensi Profesional Guru. JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan). https://doi.org/10.21009/jkkp.051.02
E. Mulyasa, Menjadi Guru Profesional Menciptakan Pembelajaran Kreatif dan Menyenangkan, Remaja Rosdakarya, Bandung, 2011.
Faisal Jalal, Reformasi Pendidikan dalam Konteks Otonomi Daerah, Adi Cita, Yogjakarta, 2001.
Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Panduan Teknis Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG) bagi guru Agama Bidang Studi dalam Jabatan, 2001.
Farrugia, C. (1996). A continuing professional development model for quality assurance in higher education. Quality Assurance in Education, 4(2), 28-34. https://doi.org/ 10.1108/09684889610116030
Frista Artmanda W, Kamus Lengkap Bahasa Indonesia, Penerbit: Lintas Media Jombang.
Goleman, Daniel. Working With Emotional Intelligences Kecerdasan Emosi untuk Mencapai Puncak Prestasi (Terjemahan). Jakarta: P.T Gramedia Pustaka Utama, 2005
Guskey, T.R. (2002). Professional development and teacher change. Teacher and Teaching. 2(1),381-390. DOI:10.1080/135406002100000512
H.A.R. Tilaar, Paradigma Baru Pendidikan Nasional, Jakarta, Rineka Cipta, 2000.
Hanafiah,dkk, Pengelolaan Mutu Total Pendidikan Tinggi, Suatu Buku Pedoman Pengelolaan Perguruan Tinggi untuk Meningkatkan Mutu. Jakarta:BKS PTN Barat, 2001.
Hanifa Zulfitri, Hanifa, & Nadya Putri Setiawati. (2019). Pendidikan Profesi Guru (PPG) sebagai Upaya Meningkatkan Profesionalisme Guru, Lingua, Jurnal Bahasa & Sastra, 19 (2), 130-136.
Harland, J. & K. Kinder (1997). Teachers’ Continuing Professional Development: framing a model of outcomes. British Journal of In-service Education, 23(1), 71-84. DOI: 10.1080/ 13674589700200005
Huu Cuong Nguyen. (2019,). An Investigation of Professional Development among Educational Policy-Makers, Institutional Leaders and Teachers, Management in Education, 33(1) 32–36. https://doi.org/10.1177/0892020618781678
I Ketut Margi & Nengah Bawa Atmadja. (2013). Program Pendidikan Profesi Guru Prajabatan dalam Perspektif Darwinisme Sosial, Jurnal Pendidikan dan Pengajaran, 46 (1), 87-95. https://doi.org/10.23887/jppundiksha.v46i1.1695
Jhon M Echols dan Hasan Shadily, Kamus Inggris Indonesia, Gramedia, Jakarta, 1982.
Jusuf Amir Faisal, Reorientasi Pendidikan Islam, Gema Insani Press, Jakarta, 1995.
Jusuf Irianto, Prinsip-prinsip Dasar Manajemen Pelatihan, Insan Cendikia, Surabaya, 2001.
Kåre Hauge. (2019). Teachers’ collective professional development in school: A review study, Codent Education, 6 (1), https://doi.org/10.1080/2331186X.2019.1619223
Kemenag RI, Pedoman Akademik Program Dual Mode System, Dirjen Pendis, Direktorat Pendidikan Tinggi Islam, 2011.
Kumar, V.M.S. (2013). The Influence of Teacher's Professional Competence on Students Achievement. IOSR Journal of Engineering (IOSRJEN).Vol. 3, Issue 11. 12-18.
Kunandar, Guru Profesional Implementasi KTSP dan Sukses Dalam Sertifikasi Guru, PT. Raja Grafindo, Jakarta, 2007.
Lexy J. Moleong, Metode Penelitian Kualitatif, Rosdakarya, Bandung, 2004.
Liakopoulou, M. (2011). The Professional Competence of Teachers: Which qualities, attitudes, skills and knowledge contribute to a teacher’s effectiveness?. International Journal of Humanities and Social Science, (1)21, 66-78. DOI: 10.12691/education-7-12-13
M. Ngalim Purwanto, Psikologi Pendidikan, , Remaja Rosdakarya, Bandung, 2011.
Mahmud, Pemikiran Pendidikan Islam, CV Pustaka Setia, Bandung, 2011.
Mangkunegara, A.A. Anwar Prabu, Manajemen Sumber Daya Manusia Perusahan, PT. Remaja Rosdakarya, Bandung, 2001.
Martinis Yamin dan Maisah, Standarisasi Kinerja Guru, Gaung Persada Press, Jakarta, 2010.
Mc Load, William, The New Collins and Thesaurus, Glasgow, William Collins Sons & Co., 1989.
Moh. Uzer Usman, Menjadi Guru Profesional, PT Remaja Rosdakarya, Bandung, 2011.
Mohamad Muspawi. (2021). Strategi Peningkatan Kinerja Guru, Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 21(1), 101-106. DOI 10.33087/jiubj.v21i1.1265
Mohamad Surya, Psikologi Guru Konsep dan Aplikasi dari Guru untuk Guru, Alfabeta, Bandung, 2013.
Muhammad Ali, Strategi Penelitian Pendidikan, Angkasa, Bandung, 1993.
Muhammad Athiyah al-Abrasyiy, Ruh al-Tarbiyah wa Ta’lim, Dar al-Ahya’, Saudi Arabiah, Tt.
Muhammad Komarudin. (2021). Developing Professional Teacher to Improve Madrasah Student Character, Jurnal Pendidikan Islam 7 (2), 229-242. DOI: 10.15575/jpi.v7i2.15821
Mukhtar, Desain Pembelajaran Pendidikan Agama Islam, Misaka Galiza, Jakarta, 2003.
Mustika Nuramalia Handayani, As’ari Djohar. (2020). Model Pendidikan Profesi Guru (PPG) Vokasi Inovasi Kurikulum, 17 (1) 12-23. doi: https://doi.org/10.17509/jik.v17i1.36805
Nana Sudjana, Dasar-dasar Proses Belajar Mengajar, Sinar Baru al-Gensindo Offset, Bandung, 1989.
Nana Syaodih Sukmadinata, Metode Penelitian Pendidikan, PT Remaja Rosdakarya, Bandung, 2007.
Nanang Fattah, Landasan Manajemen Pendidikan, Remaja Rosdakarya, Bandung, 1996.
Oemar Hamalik, Pendekatan Baru Strategi Belajar Mengajar Berdasarkan CBSA Menuju Profesionalitas Guru dan Tenaga Pendidik, Sinar Baru Algensindo, Bandung, 2009.
Pahrudin, Trisno Martono, & Wiedy Murtini. (2016). The Effect of Pedagogic Competency, Personality, Professional and Social Competency Teacher to Study Achievement of Economic Lesson in State Senior High School of East Lombok District Academic Year 2015/2016, ICCTE FKIP UNS 2016, 332-345.
Peter F Drucker, The Organization of The Future, Terjemahan, Elex Media Komputindo, Jakarta, 2002.
Poerwadarminta, Kamus Besar Bahasa Indonesia, Jakarta.
Pupuh Fathurrohman dan Aa Suryana, Guru Profesional, PT Refika Aditama, Bandung, 2012.
Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional, Kamus Besar Bahasa Indonesia, Edisi Ketiga.
Ramayulis, Ilmu Pendidikan Islam, Kalam Mulia, Jakarta, 2002.
Ratna Rosita Pangestika & Fitri Alfarisa. (2015). Pendidikan Profesi Guru (PPG): Strategi Pengembangan Profesionalitas Guru dan Peningkatan Mutu Pendidikan Indonesia, Prosiding Seminar Nasional, 671-683.
Renni Kusnaeni. (2018). Peningkatan Kompetensi dan Kinerja Tenaga Pendidik PAUD melalui Komunikasi Efektif, Gunahumas, Jurnal Kehumasan, 1 (2), 223-235. DOI: Error! Hyperlink reference not valid.
Rivai, Veithzal dan Ahmad Fawzi Mohd. Basri. Performance Appraisal Sistem yang Tepat untuk Menilai Kinerja Karyawan dan Mengikatkan Daya Saing Perusahaan. Jakarta:PT.Raja Grafindo Persada, 2005.
Rochanda Wiradinata. Manajemen Pengembangan Kinerja Perguruan Tinggi. (Studui tentang Pengaruh Kompetensi Individu, Kreativitas Pimpinan dan Faktor Lingkungan terhadap Kinerja Universitas Swasta di Jawa Barat). Disertasi. Bandung:UPI, 2004.
S. Nasution, Metode Research (Penelitian Ilmiah), Bumi Aksara Jakarta, 2002.
Samana, Profesionalisme Keguruan, Konisius, Jogyakarta, 1994.
Sedarmayanti. Sumber Daya Manusia dan Produktivitas Kerja. Mandar Maju, Bandung, 2001.
Selvi, K. (2010). Teachers Competencies. Cultura International Journal of Phylosophy and Culture and Axiology, (1):167-173. DOI: 10.5840/cultura20107133
Slameto, dkk. (2017). Peningkatan Kinerja Guru melalui Pelatihan Beserta Faktor Penentunya. Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial, Vol 27, No.2, 38-47.
Sondang P Siagian, Kiat Meningkatkan Produktivitas Kerja, Renika Cipta, Jakarta, 2002.
Sondang P Siagian, Manajemen SDM, Bumi Aksara, Jakarta, 1999.
Sri Waluyanti & Herminarto Sofyan. (2018). Standards of Tiered Teacher Competence as A Guide for Continous Professional Development of Vocational High Scool Teachers, Jurnal Pendidikan Vokasi Volume 8, No 1, 97-107. DOI:10.21831/jpv.v8i1.18610
Sudarwan Danim, Inovasi Pendidikan Dalam Upaya Peningkatan Profesionallisme Tenaga Kependidikan, Pustaka Setia Bandung, 2002.
Sugiyanto, S., Slamet, S., & Sugiyono, S. (2016). Pengembangan kompetensi profesional berkelanjutan dosen vokasi pada pendidikan vokasional di Lampung. Jurnal Pendidikan Vokasi, 6(3), 292-304. doi:http://dx.doi.org/10.21831/jpv.v6i3.1 0967.
Sugiyono, Memahami Metode Penelitian Kualitatif, Bandung, Alfhabeta, 2008.
Suharsimi Arikunto, Prosedur Penelitian, Suatu Pendekatan Teori dan Praktek, Jakarta, Rineka Cipta, 1999.
Syah Khalif Alam. (2018). Efforts To Increase The Teacher's Group Teacher Competency Through The Teacher Work Groups in Central Bakung Cimahi Jurnal Ilmiah UPT P2M STKIP Siliwangi, Vol. 5, No. 2, 106-113. DOI:10.22460/p2m.v5i2p106-113.1061
Syaiful Bahri Djamarah, Guru dan Anak Didik dalam Interaksi Edukatif, Renika Cipta Jakarta, 2010.
Syaiful Sagala, Kemampuan Profesional Guru dan Tenaga Kependidikan, Alfabeta, Bandung, 2009.
Udin Syaefudin Saud, Pengembangan Propesi Guru, Alfabeta, Bandung, 2012.
Uus Ruswandi dan Badruddin, Pengembangan Kepribadian Guru, CV Insan Mandiri, Bandung.
Wahjosumidjo, Kepemimpinan Kepala Sekolah Tinjauan Teoritik dan Permasalahannya, (Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2002), Cet. Ke-3.
Wahyu Hidayat, Manajemen Pembinaan Kompetensi Guru Madrasah Aliyah berbasisi Pesantren, dalam Media Pendidikan Jurnal Pendidikan Islam,Volume: XXVIII, Nomor 1.2013/1434. Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN SGD Bandung, 2013.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0) License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).