Kualitas dan Interpretasi Hadis tentang Misogini: Studi Takhrij dan Syarah


Yupi Agustiani(1*), Teti Ratnasih(2)

(1) UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Indonesia
(2) UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Indonesia
(*) Corresponding Author

Abstract


This study aims to discuss the hadith about misogyny. This study uses a qualitative approach by applying the descriptive-analytical method. The formal object of this research is the science of hadith, while the material object is the hadith about misogyny, in the narration of Bukhari no. 293. The results and discussion of this study indicate that the status of the hadith is of authentic quality that meets the qualifications of maqbul ma'mul bih for the practice of Islam. This study concludes that the hadith narrated by Bukhari no. 293 is relevant to be used as motivation for early warning and the development of good behavior in worship.


Keywords


Hadith; Misogyny; Syarah; Takhrij; Woman

Full Text:

PDF

References


Bahar, M. S. (2013). Pembatasan Kepemimpinan Perempuan (Kritik terhadap Hadis Misoginis). Muwazah: Jurnal Kajian Gender, 1(2).

Darmalaksana, W. (2018). Paradigma Pemikiran Hadis. JAQFI: Jurnal Aqidah Dan Filsafat Islam, 2(1), 95–106.

Darmalaksana, W. (2020). Prosiding Proses Bisnis Validitas Hadis untuk Perancangan Aplikasi Metode Tahrij. Jurnal Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung, 1, 1–7.

Darmalaksana, W. (2022). Panduan Penulisan Skripsi dan Tugas Akhir. Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Elviandri, E., Saiin, A., & Farkhani, F. (2019). Pembacaan Kaum Feminis terhadap Hadis-hadis Misoginis dalam Sahih Bukhari. Ijtihad : Jurnal Wacana Hukum Islam Dan Kemanusiaan, 19(2), 243–257. https://doi.org/10.18326/ijtihad.v19i2.243-257

Falach, G. (2019). Reunderstanding Pemahaman Dasar Teologis Sikap Kekerasan dalam Rumah Tangga (Telaah Isu Feminisme Hadits Laknat Allah terhadap Istri). Mahakim: Journal of Islamic Family Law, 3(2).

Mardiana, D., & Darmalaksana, W. (2020). Relevansi Syahid Ma’nawi dengan Peristiwa Pandemic Covid-19: Studi Matan Pendekatan Ma’anil Hadis. Jurnal Perspektif, 4(1), 12–19.

Puyu, D. S. (2012). Kritik dan Analisis Hadis-hadis Yang Diklaim Misogini (p. 60). Universitas Islam Negeri Alauddin.

Saltanera, S. (2015). Ensiklopedi Hadits Kitab 9 Imam. Lembaga Ilmu Dan Dakwah Publikasi Sarana Keagamaan, Lidwa Pusaka. https://store.lidwa.com/get/

Sari, D. P. (2017). Berpikir Matematis dengan Metode Induktif, Deduktif, Analogi, Integratif dan Abstrak. Delta-Pi: Jurnal Matematika Dan Pendidikan Matematika, 5(1).

Sari, N. R. (2014). Misogynist di dalam Hadis (Telaah Hadis Sunan Tirmidzi dan Ibnu Majah, Perempuan Sumber Fitnah Paling Berbahaya). Marwah: Jurnal Perempuan, Agama Dan Jender, 13(2), 199–218.

Soetari, E. (1994). Ilmu Hadits. Amal Bakti Press.

Soetari, E. (2005). Ilmu Hadits: Kajian Riwayah dan Dirayah. Mimbar Pustaka.

Soetari, E. (2015). Syarah dan Kritik Hadis dengan Metode Tahrij: Teori dan Aplikasi (2nd ed.). Yayasan Amal Bakti Gombong Layang.

Subarto, S., Sugiarti, E., & Irmal, I. (2018). Pemberdayaan Perempuan dalam Meningkatkan Perekonomian Keluarga pada Warga Legok Ngenang Kabupaten Bogor. Jurnal Pengabdian Dharma Laksana, 1(1), 121–130.

Taufiqotuzzahro, A. N. (2019). Pembacaan Hermeneutika Hadis tentang Perintah Istri Bersujud kepada Suami: Perspektif Hans-George Gadamer. Jurnal Living Hadis, 4(1), 45–65.

UIN Sunan Gunung Djati Bandung. (2020). Pedoman Penulisan Skripsi, Tesis, dan Disertasi. UIN Sunan Gunung Djati Bandung.




DOI: https://doi.org/10.15575/jra.v2i2.18057

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Yupi Agustiani

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Google Scholar Moraref  Google ScholarGaruda