TRANSFORMASI SOSIAL DAN STRATEGI MANAJERIAL DALAM PENGELOLAAN KEBAKARAN: STUDI PERBANDINGAN DI WILAYAH RAWAN BENCANA
DOI:
https://doi.org/10.15575/jim.v7i2.58373Keywords:
Pengelolaan Kebakaran, Strategi Manajerial, Transformasi Sosial.Abstract
Risiko kebakaran di wilayah rawan bencana semakin meningkat akibat perubahan iklim dan aktivitas antropogenik, seperti pembukaan lahan ilegal dan lemahnya penegakan hukum, khususnya di Indonesia, Brasil, dan Australia. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode tinjauan pustaka dan analisis isi tematik untuk mengeksplorasi dinamika transformasi sosial dan strategi manajerial dalam pengelolaan kebakaran melalui studi perbandingan lintas kasus. Transformasi sosial didorong oleh partisipasi warga dan keterlibatan aktor lokal yang mengintegrasikan pengetahuan lokal dengan teknologi modern, seperti program Masyarakat Peduli Api di Indonesia yang berhasil menurunkan jumlah kejadian kebakaran hingga 40%, serta program FireWise di Australia yang mempercepat kesadaran kolektif. Namun, keberhasilan upaya tersebut terhambat oleh adanya kepentingan yang saling bertentangan, seperti ekspansi perkebunan, serta lemahnya struktur kelembagaan, terutama di Indonesia dan Brasil. Strategi co-management dan Community-Based Fire Management (CBFiM) terbukti lebih adaptif dibandingkan pendekatan teknokratis yang tersentralisasi, yang sering kali tidak berhasil di wilayah Sub-Sahara Afrika. Lembaga manajerial yang responsif, seperti yang ada di Australia, mendukung kebijakan yang inklusif, sedangkan sistem yang hierarkis di Amerika Latin justru menghambat proses adaptasi. Ketahanan komunitas bergantung pada pemberdayaan warga, distribusi sumber daya yang adil, dan tata kelola kolaboratif, menjadikan transformasi sosial dan pendekatan berbasis komunitas sebagai kunci utama dalam pengelolaan kebakaran yang berkelanjutan.
References
Arai, Y., Oktoriana, S., Suharyani, A., & Inoue, M. (2021). How can we mitigate power imbalances in collaborative environmental governance? Examining the role of the village facilitation team approach observed in West Kalimantan, Indonesia. Sustainability, 13(7), 3972.
Berliandaldo, M., Prasetyo, A., & Sakti, V. P. I. (2023). Kebijakan Pengembangan Pariwisata Tangguh Bencana Melalui Kolaborasi dan Manajemen Pariwisata Kebencanaan Terintegrasi. Jurnal Abdimas Pariwisata, 4(1), 62-77.
Boyle, E., Revez, A., Duffy, G., Farrell, A., Deane, A., Gallachóir, B. Ó., & Wittmayer, J. M. (2025). Public participation in the development of electricity grid infrastructure: Early engagements and community forums. Energy Research & Social Science, 120, 103878.
Farsaev, A. S., & Saribulan, N. (2024). Evaluasi Kebijakan Penanggulangan Bencana Dalam Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan di Kabupaten Tulang Bawang Provinsi Lampung (Doctoral Dissertation, Institut Pemerintahan Dalam Negeri).
Harahap, M. A. K., Amar, I., Yuliawati, R., & Citra, A. (2024). Pengaruh Pola Komunikasi dan Struktur Kekuasaan terhadap Pengelolaan Bencana Alam di Masyarakat Desa di Indonesia. Sanskara Ilmu Sosial dan Humaniora, 2(01), 14-23.
Meivinia, A. P., Despitri, E., Fadillah, R., Putri, R. H., Sulman, G., Megawati, M., & Razak, A. (2024). Kebakaran hutan dan deforestasi: menggali solusi berbasis teknologi dan komunitas. Education and Social Sciences Review, 5(2), 166-175.
Mitzinneck, B. C., Coenen, J., Noseleit, F., & Rupietta, C. (2024). Impact creation approaches of community-based enterprises: A configurational analysis of enabling conditions. Journal of Business Venturing, 39(6), 106420.
Nurhidayah, L., Astuti, R., Hidayat, H., & Siburian, R. (2023). Community-Based Fire Management and peatland restoration in Indonesia. In Environmental Governance in Indonesia (pp. 135-150). Cham: Springer International Publishing.
Pamungkas, S. H. A., Daffaakbar, M. A., & Nurrizky, A. M. (2022). Analisis Tata Kelola Kebijakan Sosial Penanganan Pandemi COVID-19 di Indonesia Berdasarkan Perspektif Adaptive Governance. Journal of Social Development Studies, 3(2), 87-105.
Perbina, N., & Pasaribu, R. F. (2022). Peran Cop26 Sebagai Pendukung Pencapaian Tujuan 13 SDGS di Indonesia, Dalam Pandangan Greenpeance. Selodang Mayang: Jurnal Ilmiah Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir, 8(1), 31-38.
Pranyoto. (2025). Revolusi Biru: Kebijakan Publik Sektor Maritim di Indonesia. Bandung: Indonesia Emas Group.
Primajana, D. J., & Premananda, W. H. (2024). Evaluasi Kebijakan Ekonomi Lingkungan: Tinjauan Literatur Terhadap Efektivitas Instrumen Ekonomi dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam. Jurnal Bumi Lestari, 24(2), 52-58.
Purnomo, H., & Puspitaloka, D. (2020). Pembelajaran dari Pencegahan Kebakaran dan Restorasi Gambut Berbasis Masyarakat. CIFOR.
Putraditama, A., Kim, Y. S., & Baral, H. (2021). Where to put community-based forestry?: Reconciling conservation and livelihood in Lampung, Indonesia. Trees, Forests and People, 4, 100062.
Robertua, V., Oktavian, R., & Sigalingging, L. (2022). Implementasi Diplomasi Lingkungan Indonesia Dalam Penanggulangan Kebakaran Hutan Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau. Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia, 7(8).
Saputra, H. P. (2023). Peran Agen dan Struktur dalam Kerjasama Pengurangan Risiko Bencana Antardesa Berbasis Kawasan. Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 12(2), 367-380.
Solang, P. N. D., Ngantung, C. M., & Gerungan, M. A. (2025). Kajian yuridis implementasi pengelolaan sampah menurut Peraturan Daerah Kota Manado Nomor 1 Tahun 2021 tentang pengelolaan sampah. Lex Privatum Jurnal Fakultas Hukum, UNSRAT, 15(3).
Vasileiou, K., Barnett, J., & Fraser, D. S. (2022). Integrating local and scientific knowledge in disaster risk reduction: A systematic review of motivations, processes, and outcomes. International Journal of Disaster Risk Reduction, 81, 103255.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 KOMITMEN: Jurnal Ilmiah Manajemen

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



