PENGARUH MODEL INKUIRI TERBIMBING BERBASIS BLENDED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN KOGNITIF-PSIKOMOTOR PADA MATERI LARUTAN PENYANGGA

Sri Wardani, Laksmita Firdaus

Abstract


Penemuan konsep materi pembelajaran secara mandiri dapat mempengaruhi kemampuan kognitif dan psikomotor peserta didik. Hasil observasi di SMAN 1 Karangtengah Demak menunjukkan bahwa pembelajaran masih berpusat pada guru sehingga kemampuan peserta didik dalam menemukan sendiri konsep materi masih kurang, hal ini menyebabkan rendahnya kemampuan kognitif dan psikomotor. Untuk menghindari hal tersebut diperlukan model pembelajaran yang sesuai yaitu inkuiri terbimbing. Guru belum menerapkan pembalajaran berbasis internet yang dapat membentuk sikap mandiri pada peserta didik, sehingga diperlukan pembelajaran berbasis internet seperti blended learning. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan inkuiri terbimbing berbasis blended learning terhadap kemampuan kognitif dan psikomotor peserta didik kelas XI MIPA SMAN 1 Karangtengah Kabupaten Demak. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan pengambilan sampel menggunakan teknik cluster random sampling, diperoleh kelas XI MIPA 1 sebagai kelas eksperimen dan XI MIPA 4 sebagai kelas kontrol. Pengambilan data yang dilakukan dengan metode tes dan observasi. Analisis data awal menunjukkan kedua kelas berdistribusi normal dan memiliki varians sama. Rata-rata hasil tes kemampuan kognitif peserta didik kelas eksperimen sebesar 71,14 dan kelas kontrol sebesar 67,35. Rata-rata ketercapaian ranah psikomotor berdasarkan lembar observasi praktikum kelas eksperimen sebesar 79,9% dan kelas kontrol 74,43%. Besar pengaruh inkuiri terbimbing berbasis blended learning terhadap kemampuan kognitif dan psikomotor melalui uji koefisien determinasi sebesar 10,62%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model inkuiri terbimbing berbasis blended learning berpengaruh terhadap kemampuan kognitif dan psikomotor peserta didik kelas XI pada materi larutan penyangga.


Keywords


blended learning; inkuiri terbimbing; kognitif; psikomotor

References


Abdullah, N.S., Mulbar, U., & Minggi, I. (2017). The Quality Improvement of Matematics Learning Through The Implementation of Cooperative Learning Model With Scirntific Approach to Class. Jurnal Daya Matematis, 5(1), 1-13.

Budiada, I.W. (2011). Pengaruh Penerapan Model Pembelajarn Inkuiri Terbimbing Berbasis Asesmen Portofolio terhadap Hasil Belajar Kimia Siswa Kelas X Ditinjau dari Adversity Quotient. Jurnal Pasca Undiksha, 1(2), 1-16.

Dewi, N.L., Nyoman, D., & Wayan, S. (2013). Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing terhadap Sikap Ilmiah dan Hasil belajar IPA. Jurnal Program Pascasarjana Universitas Pendidikan Ganesha, 3(4), 400-413.

Donnelly, R. (2012). Harmonizing Technology With Interaftion In Blended Learning. Dublin Institute of Technology: Computers and Education, 54(2), 350–359.

Duda, H.J. (2010). Pembelajaran Berbasis Praktikum dan Asesmennya pada Sistem Ekskresi untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas XI, VOX Edukasi, 1(2), 29-39.

Fitriani, N. R., Widiyatmoko, & Khusniati. (2016). The Effectiveness Of CTL Model Guided Inquiri-Based in The Topic of Chemicals In Daily Life to Improve Students’ Learning Outcomes And Activeness. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia, 5(2), 278-283.

Garrison, D.R., & Vaughan, N.D. (2008). Blended Learning in Higher Education: Framework, Principles, and Guidelines. San Francisco: Jossey-Bass.

Hamidah, N. (2018). Efektifitas Lembar Kerja Peserta Didik Berbasis Inkuiri Terbimbing untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa. Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia, 12(2), 2212-2223.

Kusuma, D. C. (2013). Analisis komponen-komponen pengembangan Kurikulum 2013 pada bahan uji publik Kurikulum 2013. Jurnal Analisis Komponen-Komponen Pengembangan Kurikulum, 5, 1-21.

Manggabarani, A.F., Sugiarti, & Masri, M. (2016). Pengaruh Model Pembelajaran Blended Learning Terhadap Motivasi Dan Hasil Belajar Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Pitumpanua Kab . Wajo (Studi Pada Materi Pokok Sistem Periodik Unsur) The Effect Of “ Blended Learning ” Models On Motivation And Student Achieve. Jurnal Chemical, 17(2), 83–93.

Marsita, R.A., Sigit P. & Ersanghono K. 2010. Analisis Kesulitan Belajar Kimia Siswa SMA dalam Memahami Materi Larutan Penyangga dengan menggunakan Two-Tier Multiple Choice Diagnostic Instrument. Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia, 4(1), 512-520.

Matthew, B.M., dan Igharo, O.K. (2013). A study on the effects of guided inquiry teaching method on students achievement in logic. International Researcher, 2(1), 134-140.

Novilia, L., Srini, & Fauziah, F. (2016). The Effectiveness of Colloid Module Based on Guided Inquiry Approach to Increase Student’s Cofnitive Learning Outcomes. International Journal of Education, 9(1), 17-28.

Prambudi, K. (2010). Model Inkuiri Terbimbing. Jakarta: Kencana Prenada Media.

Pranoto, E., Suciati, & Sunarno, W. (2014). The Effectiveness of the Implementation of Problem Based Learning (PBL), Blended Learning (BL) Models, and Their Integrity of Learning Outcomes Viewed from the Evaluation Ability and Student Creativity The Effectiveness of Implementation of Problem Based Learning (PBL). Bioedukasi, 7(1), 44–50.

Putri, Y., Suratno & Asyiah, I.N. (2015). Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing (Guided Inquiry) dengan Menggunakan Metode Eksperimen terhadap Aktivitas dan Hasil Belajar IPA-Biologi Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Maesan Bondowoso. Jurnal Pendidikan Biologi, 4(2), 163-172.

Rizqi, A.A., Hardi, S., & Sudarmin. (2015). Mathematical Communication Capability Analysis Viewed From Student Confidence Through Blended Learning. Unnes Journal of Mathematics Education Research, 17-23.

Sari, A.A., Subiyanto, H., & Sri, N. (2017). Penerapan Inkuiri Terbimbing Berpendekatan Multiple Intelligences Terhadap Hasil Belajar Kimia. Chemistry in Education, 6(2), 57–62.

Sariono, (2013). Kurikulum 2013: Kurikulum Generasi Emas. E-¬Jurnal Dinas Pendidikan Kota Surabaya, 3, 1-9.

Sriarunrasmee, J., Wawta, T., & Rattiya, P. M. (2015). Blended Learning Supporting Self-Directed Learning and Communication Skills of Srinakharinwirot University ’ s First Year Students. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 197(2), 1564–1569.

Sudjana. (2005). Metoda Statistika. Bandung: PT. Tarsito Bandung.

Suhandi, A., Sinaga, P., Kaniawati I., & Suhendi, E. (2009). Efektivitas Penggunaan Media Simulasi Virtual pada Pendekaran Pembelajaran Suharyadi, Anna P. & Hernani. 2013. Pengembangan Buku Ajar Berbasis Kontekstual pada Pokok Bahasan Asam dan Basa. Jurnal Riset dan Praktik Pendidikan Kimia, 1(5), 60-68.

Wardani, S., Santi, S., & Kasmadi, I. S. (2016). Pengaruh Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Terhadap Pemahaman Konsep dan Oral Activities pada Materi Pokok Reaksi Reduksi dan Oksidasi. Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia, 10(2), 1743–1750.

Wardani, S., Asep, K., & Anna, P. (2013). Java Culture Internalization in Elektrometri Learning Based Inquiry Laboratory Activities to Increase Inter-Intrapersonal Intelligence. International Journal of Science and Research (IJSR), 2(5), 417–421.

Wijanayu, A., Wahyu, H., & Wiwi, I. (2018). Blended Learning Method Based on Quipper School to Improve Concepts Understanding and Independence Learning. Journal of Primary Education, 7(1), 88–95.

Yulianingsih, U., & Hadisaputro, S. (2013). Keefektifan Pendekatan Student Centered Learning dengan Inkuiri Terbimbing untuk Meningkatkan Hasil Belajar. Chemistry in Education, 2(2), 149-155.

Yohana, I., Sudarmin., Sri, S., & Norasikin, S. (2018). The Generic Skill Profile of Fourth Grade Students on Acid and Base Topic in Guided Inquiry Learning Model. International Journal of Active Learning, 3(2), 110-121.




DOI: https://doi.org/10.15575/jtk.v4i2.5404

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Laksmita Firdaus

Journal  Tadris Kimiya Is Indexed By : 


Lisensi Creative Commons

Pendidikan Kimia: Jurnal Tadris Kimiya  dilisensikan dengan Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0Hak cipta dilindungi undang-undangp-ISSN: 2527-6816 | e-ISSN: 2527-9637