Program Pemberdayaan Masyarakat dalam Mengatasi Pencegahan Stunting Desa Setu
DOI:
https://doi.org/10.15575/tamkin.v9i1.24399Keywords:
Kesehatan Masyarakat, Stunting, Desa SetuAbstract
Kesehatan masyarakat menjadi salah satu penentu kualitas sumber daya manusia salah satu upaya yang dapat dilakukan yaitu pemberdayaan masyarakat dalam pencegahan stunting, dengan tujuan penelitian untuk mengetahui program, proses, hasil pemberdayaan masyarakat dalam pencegahan stunting. Dengan Teori Tahapan Pemberdayaan Masyarakat menurut Wrihatnolo (2007) yaitu tahap penyadaran, pengkapasitasan, penyadaran dengan target sasaran dan Teori Keberhasilan pemberdayaan masyarakat dilihat dari partisipasi masyarakat yang mampu menyelesaikan permasalahan yang terjadi. Jenis penelitian yang digunakan yaitu deskriptif menghasilkan data secara maksimal. Hasil dari penelitian ini, adanya 6 (enam) program yang ada yaitu: 1) Sosialisasi stunting 2) Penyuluhan Catin, 3) Kelas Ibu hamil, 4) Bina Keluarga Balita, 5) Pemberian Makanan Tambahan 6) Jumat bersih. Proses pemberdayaan dari tahap pengenalan stunting, melalui pelatihan untuk pencegahan stunting, sampai kesadaran masyarakat dalam melaksanakan enam program pencegahan stunting. Keberhasilan pemberdayaan masyarakat di Desa Setu dengan partisipasi masyarakat yang ikut serta mengoptimalkan pencegahan stunting di Desa Setu Kecamatan Jasinga.References
Achjar, K. (2010). Asuhan Keperawatan Keluarga. Denpasar: Sagung Seto
Aliyudin., Azis, R., & Muhammad, H. (2018). Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Potensi Lokal. Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam, 3(1), 69
Asang, S. (2012). Membangun Sumber Daya Manusia Berkuaitas: Perspektif Organisasi Publik. Surabaya: Firstbox Media
Awaludin, Y. (2019). Radar Bogor. Diakses dari: https://www.radarbogor.id/2019/08/22/40-desa-di-kebupaten-bogor-jadi-target-intervensi-stunting-anggarkan-rp154-miliar/#:~:text=Syarifah%20menerangkan%2C%20angka%20prevalensi%20stunting%20di%20Kabupaten%20Bogor,kinerja%20utama%20pemerintah%20daerah%20dari%2031%20indikator%20prioritas.
Aziz, R. (2010). Dakwah dalam Paradigma Pemberdayaan Masyarakat. Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies, 5(16), 117
Dwiyanto, A. (2015). Manajemen Pelayanan Publik: Peduli, Inklusif dan Kolaboratif. Yogyakarta: UGM Press
Fitrianti, A. (2016). Kesehatan Masyarakat: Sanitasi dan Lingkungan. Surakarta: Borobudur Inspira Nusantara
Girsang, B. 2020. Asuhan Keperawatan: Perawatan Metode Kanguru. Yogyakarta: Deepublish
Hapsara. (2016). Penguatan Upaya Kesehatan Masyarakat dan Pemberdayaan Masyarakat Bidang Kesehatan Indonesia. Yogyakarta: UGM Press
Imani, N. (2020). Stunting pada Anak: Kenali dan Cegah Sejak Dini. Yogyakarta: Hijaz Pustaka Mandiri
Jannah, C. (2019). Pendampingan Masyarakat dalam Upaya Mencegah Terjadinya Stunting pada Ballita di Desa Karang Turi Kecamatan Glagah Kabupaten Lamongan melalui TIM Kader Posyandu. Skripsi. Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam. Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya
Kusnawan, A. (2016). Dakwah pada Masyarakat Teknologi. Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies, 10(1), 360
Mardikanto, T., & Soebianto, P. (2013). Pemberdayaan Masyarakat dalam Perspektif Kebijakan Publik. Bandung: Alfabeta
MCA. (2013). Stunting dan Masa Depan Indonesia, Millenium Challenge Account-Indonesia 2010. Jakarta: MCA
Nugroho, R & Suprapto, F. (2021). Kesehatan Desa: Desa Sehat dan Pemberdayaan Masyarakat. Jakarta: PT Elex Media Komputindo
Patimah, S. (2021). Strategi Pencegahan Anak Stunting Sejak Remaja Putri. Yogyakarta: Deepublish
Sasmita, L. (2021). Pencegahan Masalah Stunting Balita dengan Program Mayang-Wati. Jurnal Layanan Kesehatan, 5(1), 26193-107259-1-PB
Sholeca, R. (2018). Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Pencegahan Stunting Pada Anak Usia 2-5 Tahun Berdasarkan Toeri Health Promotion Model (HPM). Program Studi Keperawatan, Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga Surabaya
Silpia, R. (2019). Pemberdayaan masyarakat dalam penanggulangan stunting (gangguan pertumbuhan pada anak) didesa pancasila kecamatan natar lampung selatan. Skripsi, Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam. Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Universitas Islam Negri Radin Intan Lampung
Solahudin, D., & Lutfiah, S. (2021). Bentuk Partisipasi Masyarakat dalam Implementasi Program (KOTAKU) Kota Tanpa Kumuh. Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam, 6(3), 285
Sudjana, D. (2000). Pendidikan Luar Sekolah: Wawasan, Sejarah Perkembangan, Falsafah, Teori Pendukung, Asas. Bandung: Falah Production
Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R & D. Bandung: Alfabeta
Sumaryadi, N. (2005). Perencanaan Pembangunan Daerah Otonom & Pemberdayaan Masyarakat. Jakarta: Citra Utama
Sumpena, D., Muhyidin., & Azis, A. (2017). Pemberdayaan Masyarakat melalui Program Inovasi Pembangunan dan Pemberdayaan Kewilayahan. Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam, 2(2), 61
Suprapto, T. (2019). Pemberdayaan Masyarakat Informasi Konsep dan Aplikasi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar
UNICEF. (2010). The Impact of Immunization. Diakses dari: https://www.unicef.org/reports/annual-report-2010
Utami, A. (2019). Buku Pintar Pemberdayaan Masyarakat Desa. Temanggung: Desa Pustaka Indonesia
Winasis, N. (2018). Analisis Faktor Kejadian Stunting Pada Anak Usia 24-59 bulan Berbasis Transcultural Nursing Di Desa Morombuh Kecamatan Kwanyar Bangkalan. Skripsi. Program Studi Pendidikan Ners Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga Surabaya
Wrihatnolo., Randy R., & Nugroho, R., Dwidjowijoto. (2007). Manajemen Pemberdayaan: Sebuah Pengantar dan Panduan untuk Pemberdayaan Masyarakat. Jakarta: Elex Media Komputindo
Yosephin, B., Darwis., Eliana., Maigoda., Yuniarti., Wahyudi, A., Mizawati, A., & Gustina, M. (2019). Buku Pegangan Petugas KUA Sebagai Konselor 1000HPK dalam Mengedukasi Calon Pengantin Menuju Bengkulu Bebas Stunting. Yogyakarta: Deepublish
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish articles in Tamkin: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam agree to the following terms:
- Authors retain copyright of the article and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a CC-BY-SA or The Creative Commons Attribution–ShareAlike License.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).