Peran BUMDes Wibawa Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Sosial Di Desa Tangkil
DOI:
https://doi.org/10.15575/tamkin.v9i2.24872Keywords:
Peran, BUMDes, Kesejahteraan Sosial.Abstract
Setiap desa memiliki Badan Usaha Milik Desa masing-masing. BUMDes tentunya mempunyai peran penting, yaitu untuk meningkatkan kesejahteraan sosial-ekonomi masyarakat maupun Desa. Salah satu BUMDes yang ada di Indonesia adalah BUMDes Wibawa yang berada di Desa Tangkil Kecamatan Cidahu Sukabumi. Tujuan dari peneltian ini yaitu untuk mengetahui latar belakang berdirinya BUMDes Wibawa Desa Tangkil, dan untuk mengetahui peran BUMDes Wibawa dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriftif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa latar belakang BUMDes Wibawa hadir di Desa Tangkil dikarenakan mengikuti anjuran dari pemerintah pusat bahwa setiap desa mendirikan BUMDes untuk meningkatkan pendapatan ekonomi desa dan masyarakat. Peran BUMDes Wibawa dalam mensejahterakan masyarakat, BUMDes Wibawa melakukan pemberdayaan masyarakat, seperti pemberdayaan pemuda, pemberdayaan petani, pemberdayaan usaha mikro masyarakat, serta BUMDes Wibawa memiliki unit-unit usaha untuk meningkatkan pendapatan desa dan masyarakat seperti unit usaha penyewaan alat acara hajatan dan penyewaan alat pembangunan.References
Adi, S. R. (2015). Intervensi Komunitas Pengembangan Masyarakat Sebagai Upaya Pemberdayaan Masyarakat. Jakarta: PT Rajagraindo Persada.
Aditya, Y. (2018). Implementasi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Desa Lumbungsari Kecamatan Lumbung Kabupaten Ciamis. Skripsi. UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
Ala, A. B. (1996). Kemiskinan dan Strategi Memerangi Kemiskinan. Yogyakarta: Liberty Office.
Alim, M. (2011). Pendidikan Agama Islam. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Anggraeni, M.R.R.S. (2016). Peranan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Pada Kesejahteraan Masyarakat Pedesaan Studi Pada BUMDES Di Gunung Kidul Yogyakarta. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Modus. Vol. 28. No. 2.
Aziz, R. (2010). Dakwah Dalam Paradigma Pemberdayaan Masyarakat Muslim. Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies, 5(16), 117-142.
Bintarto. (1989). Interaksi Desa-Kota dan Permasalahannya. Jakarta: Ghalia Indonesia.
Dewi, A. S. K. (2014). Peranan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai upaya dalam meningkatkan pendapatan asli desa (PADes) serta menumbuhkan perekonomian desa. Journal of rural and development, 5(1).
Effendy, O.U. (2008). Dinamika Komunikasi. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Fahrudin, A. (2012) Kesejahteraan Sosial Internasional. Bandung: Alfabeta.
Kamaroesid, H. (2016). Tata Cara Pendirian dan Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa. Jakarta: Mitra Wacana Media.
Khairunnisa, I. (2018). Pemanfaatan Alokasi Dana Desa dalam Pemberdayaan Masyarakat: Studi Deskriptif di Desa Cileunyi Wetan Kabupaten Bandung. Skripsi. UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
Kuntari, S. (2009). Strategi Pemberdayaan Quality Growth dalam Melawan Kemiskinan. Yogyakarta: B2P3KS Press.
Mardikanto, T., & Soebianto, P. (2012). Pemberdayaan Masyarakat Dalam Presfektif Kebijakan Publik. Bandung: Alfabeta.
Maryunani. (2008). Pembangunan BUMDes dan Pemerdayaan Pemerintah Desa. Bandung: Pustaka Setia.
Sandiasa, G., & Widnyani, I. A. P. S. (2017). Kebijakan penguatan lembaga pemberdayaan dalam meningkatkan partisipasi pemberdayaan masyarakat di perdesaan. Jurnal Locus Majalah Ilmiah Fisip, 8, 64-78.
Santoso, E. J. (2010). Life balance ways. Elex Media Komputindo.
Sarbini, A. (2010). Internalisasi nilai keIslaman melalui majelis taklim. Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies, 5(16), 53-70.
Sarwono, S. W. (2002). Psikologi Sosial. Jakarta: Balai Pustaka.
Sastradipoera. (2006). Pengembangan dan Pelatihan: Suatu Pendekatan Manajemen Sumber Daya Manusia. Bandung: Kappa-Sigma.
Seyadi. (2003). BUMDes sebagai Alternatif Lembaga Keuangan Desa. Yogyakarta: UPP STM YKPN.
Soekanto, S. (2017). Suatu Pengantar Sosiologi. Jakarta: Rajawali Press.
Soleh, A. (2017). Strategi pengembangan potensi desa. Jurnal Sungkai, 5(1), 32-52.
Subehi, F., Luthfi, A., Mustofa, M. S., & Gunawan, G. (2020). Peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dalam Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Di Desa Ponggok, Kabupaten Klaten. Umbara, 3(1), 34-43.
Sudariyanto. (2019). Memahami Interaksi Sosial. Semarang: Alprin.
Sugiyono. (2018). Memahami Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.
Suhu, B., Djae, R. M., & Sosoda, A. (2020). Analisis Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Di Desa Geti Baru Kecamatan Bacan Barat Utara Kabupaten Halmahera Selatan. Jurnal Government of Archipelago-Jgoa, 1(1).
Sulistiyani, A.T. (2004). Kemitraan dan Model - model Pemberdayaan, Gaya Media, Yogyakarta.
Sutrisno, E. (2011). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Kencana.
Taneko, S. B. (1986). Konsepsi System Sosial Dan System Sosial Indonesia. Jakarta: Fajar Agung.
Torang, S. (2014). Organisasi dan Manajemen. Bandung: Alfabeta.
Wrihatnolo R. R., & Dwijowiyoto, R.N. (2007). Manajemen Pemberdayaan. Sebuah Pengantar dan Panduan Pemberdayaan Masyarakat. Jakarta: PT. Elex Komputer Indo.
Wulansari, D. (2013). Sosiologi Konsep dan Teori. Bandung: Refika Aditama.
Zaman, N., Syafrizal, S., Chaerul, M., Purba, S., Bachtiar, E., Simarmata, H. M. P., & Hastuti, P. (2021). Sumber Daya dan Kesejahteraan Masyarakat. Medan: Yayasan Kita Menulis.
Zubaedi. (2013). Pengembangan Masyarakat. Jakarta: Kencana.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish articles in Tamkin: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam agree to the following terms:
- Authors retain copyright of the article and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a CC-BY-SA or The Creative Commons Attribution–ShareAlike License.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).