Aktivitas Dakwah Dalam Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program Wakaf Buku
DOI:
https://doi.org/10.15575/tamkin.v8i2.24422Keywords:
Aktivitas Dakwah, Pemberdayaan Masyarakat, Wakaf BukuAbstract
Berdasarkan hasil survey yang dilakukan Program for International Student Assesment (PISA) pada 2019 bahwasan nya Indonesia menempati ranking ke 62 dari 70 negara yang artinya memiliki tingkat literasi rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan, potensi dan juga tingkat kemandirian masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pemberdayaan masyarakat melalui program wakaf buku adalah sebagai berikut : 1) Pengembangan yang dilakukan dalam penelitian ini dengan cara menerima hibah dan wakaf buku dari semua kalangan khususnya ASN Jawa Barat dan menyalurkan nya kepada Lembaga yang membutuhkan, 2) Melalui program wakaf buku yang diselenggarakan ini memiliki manfaat salah satu nya untuk memperkuat potensi yang dimiliki oleh tiap individu, 3) Tingkat Kemandirian Masyarakat hingga saat ini mayoritas masyarakat yang memanfaatkan buku dari hasil program ini hanya sampai pada taraf untuk menambah koleksi perpustakaan dan meningkatkan minat baca masyarakat.References
Abdullah. A. (2008). Pendidikan dan Upaya Mencerdaskan Bangsa. Jakarta: Dirjen Pendidikan Islam Depertemen Agama RI.
Abidin, Y.Z. (2021). Response of Cireundeu Indigenous Community to Modernization and Islamic Da’wah. Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies, 15(1), 01-16.
Achmad, A. (1985). Dakwah Islam dan Perubahan Sosial. Yogyakarta: PL2M.
Amin, S. (2015). Tafsir keadilan sosial dan semangat gender. Akademika: Jurnal Pemikiran Islam, 20(2), 277-294.
Anshari, H. (2002). Pemberdayaan Masyarakat Desa. Jakarta: Gramedia.
Aziz, R. (2010). Dakwah Dalam Paradigma Pemberdayaan Masyarakat Muslim. Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies, 5(16), 117-142.
Chaplin. (1996). Kamus Lengkap Psikologi. Jakarta: Rajawali Press.
Huraerah, A. (2011). Pengorganisasian dan Pengembangan Masyarakat. Bandung: Humaniora.
Husna, W. (2018). Dakwah bil hal Ali Mansur dalam pemberdayaan masyarakat Desa Jenu melalui Komunitas Mangrove. Skripsi. Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.
Kartasasmita, G. (1996). Pembangunan untuk rakyat, memadukan pertumbuhan dan Pemerataan. Jakarta : CDES.
Kuntari, S. (2009). Strategi Pemberdayaan Quality Growth dalam Melawan Kemiskinan. Yogyakarta: B2P3KS Press.
Mardikanto, T., & Soebianto, P. (2012). Pemberdayaan Masyarakat Dalam Presfektif Kebijakan Publik. Bandung: Alfabeta.
Matthoriq. (2008). Aktualisasi Nilai Islam Dalam Pemberdayaan Masyarakat Pesisir (Studi pada masyarakat Bajulmati, Gajahrejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang). Malang : Jurnal Administrasi Publik (Jap), Vol.2, No.3
Milburga, L. (1991). Membina Perpustakaan Sekolah. Yogyakarta: Kanisius.
Musa, M. (1998). Metodologi Penelitian. Jakarta: Fajar Agung.
Nuramadana, J.E. (2021). Pemberdayaan Jamaah Masjid Al-Ikhlas Melalui Program Lazismu Di Desa Banteran Kecamatan Wangon Kabupaten Banyumas. Skripsi. IAIN Purwokerto.
Nurhayati, E. (2018). Psikologi pendidikan inovatif (Vol. 2). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Parker, D.K. (2005). Menumbuhkan Kemandirian dan Harga Diri Anak. Jakarta: Prestasi Pustakarya.
Piansah, A. (2020). Pemberdayaan wakaf produktif di masjid Salman ITB. Skripsi. UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
Pusut, R., Kimbal, M., & Mamentu, M. (2017). Pembangunan Berbasis Pemberdayaan Masyarakat di Desa Pasir Putih Kecamatan Pamona Selatan Kabupaten Poso. Jurnal Eksekutif, 2(2).
Rozalinda. (2015). Manajemen Wakaf Produktif. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
Soeitoe, S. (1982). Psikologi Pendidikan. Jakarta: Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia
Soetomo. (2012). Keswadayaan Masyarakat Manivestasi Kapasitas Masyarakatuntuk Berkembang Secara Mandiri. Yogyakarta: Pustaka pelajar.
Subandi. (2011). Ekonomi Pembangunan (cetakan kesatu). Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: PT Alfabet.
Suharto, E. (2006). Membangun Masyarakat Memberdayakan Rakyat. Bandung: Refika Aditama.
Sukardi, A. (2009). Dakwah Teknik Berpidato. Kendari: CV Shadra.
Sulistiyani, A.T. (2004). Kemitraan dan Model-Model Pemberdayaan. Yogyakarta: Pustaka Rihama.
Sulistya, A. (2021). Potensi Visualisasi Indeks Desa Membangun Dalam Pengalokasian Dana Desa Dan Prediksi Ketahanan Politik (Kerja Sama Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi dan Startup Kedata). Skripsi. Universitas Gadjah Mada.
Suparjan & Hempri, S. (2003). Pengembangan Masyarakat dari pembangunan Sampai Pemberdayaan. Yogyakarta: Aditya Media.
Undriyati, S. (2015). Strategi Dakwah Bil Hal di Masjid Ja’mi Asholikhin Bringin Ngaliyan. Skripsi. Prodi Fakultas Dakwah dan Komunikasi. UIN Walisongo Semarang.
Westra, P. (1981). Ensiklopedi Administrasi. Jakarta: Gunung Agung.
Winarni, T. (1998). Memahami Pemberdyaan Masyarakat Desa Partisipatif dalam Orientasi Pembangunan Masyarakat Desa menyongsong abad 21: menuju Pemberdayaan Pelayanan Masyarakat. Yogyakarta. Aditya Media.
Ya’cub. (2001). Publistik dan Islam. Bandung: CV. Diponegoro
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish articles in Tamkin: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam agree to the following terms:
- Authors retain copyright of the article and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a CC-BY-SA or The Creative Commons Attribution–ShareAlike License.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).