Pemberdayaan Masyarakat Melalui Peran Balai Latihan Kerja di Kota Banjar
DOI:
https://doi.org/10.15575/tamkin.v8i2.24282Keywords:
Balai Latihan Kerja, Pelatihan Menjahit, Pemberdayaan Masyarakat.Abstract
Ratna Dewi1 1,2Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Djati, Bandung 2Jurusan Manajemen Haji dan Umroh, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Djati, Bandung *Email : sherinalailan@gmail.com ABSTRAK Pemberdayaan masyarakat merupakan salah satu strategi untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dalam menjalani kebutuhan hidupnya, sehingga masyarakat mampu mengatasi permasalahan yang ada. Balai Latihan Kerja merupakan suatu lembaga yang bergerak dalam bidang pelatihan. Maka dari itu, muncul permasalahan yang menarik, yaitu bagaimana peran Balai Latihan Kerja Kota Banjar melalui program pelatihan kerja (pelatihan menjahit) terhadap pemberdayaan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui program, proses, dan hasil pemberdayaan yang dicapai alumni peserta melalui program pelatihan menjahit di Balai Latihan Kerja Kota Banjar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian, pemberdayaan masyarakat melalui program pelatihan menjahit sudah terlaksana dengan baik dan sistematis sesuai dengan aspek-aspek program. Proses pemberdayaan terdiri dari proses persiapan, pelaksanaan, pengawasan, evaluasi, dan terminasi. Hasil yang diperoleh yaitu kecukupan bagi masyarakat, pelatihan secara merata, adanya respon positif serta tepat sasaran.References
Adi, I.R. (2013). Pemberdayaan Pengembangan Masyarakat dan Intervensi Komunitas. Jakarta: Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi Indonesia.
Arikunto, S. (2009). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Rineka Cipta.
Artiyanto & Nurdiyanto. (2021). Angka Pengangguran saat Pandemi Covid-19 di Kota Banjar Meningkat. diakses pada tanggal 10 Oktober 2022, dari https://www.harapanrakyat.com/2021/09/angka-pengangguran-saat pandemi/.
Aziz, R. (2010). Dakwah Dalam Paradigma Pemberdayaan Masyarakat Muslim. Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies, 5(16), 117-142.
Berry, D. (2009). Pokok-Pokok Pikiran dalam Sosiologi. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Bisri, C.H. (2001). Ilmu, Pendidikan Tinggi dan Penelitian: Wacana Pengembangan Ilmu Agama Islam. Bandung: Lembaga Penelitian IAIN Sunan Gunung Djati.
Dunn, W.N. (2000). Pengantar Analisa Kebijakan Publik. Yogyakarta: Gadjah Mada Press.
Handayaningrat, S. (1990). Pengantar Studi Ilmu Administrasi dan Manajemen. Jakarta: CV Haji Masagung.
Handoko, T. H. (2016). Manajemen personalia dan sumberdaya manusia. Bpfe.
Jones. (1996). Pengantar Kebijakan Publik (Publik Policy) Terjemahan Ricky Ismanto. Jakarta: Penerbit PT Raja Grafindo Persada
Kamil, M. (2010). Model Pendidikan dan Pelatihan (Konsep dan Aplikasi). Bandung: Alfabeta.
KBBI. (2008). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Balai Pustaka. Jakarta.
Lutfi, M. (2019). Peran Balai Latihan Kerja dalam Pengembangan Keterampilan Masyarakat Luwu Utara. Skripsi. Palopo: IAIN Palopo.
Malik, A., & Mulyono, S. E. (2017). Pengembangan kewirausahaan berbasis potensi lokal melalui pemberdayaan masyarakat. Journal of Nonformal Education and Community Empowerment, 87-101.
Manullang. (1977). Dasar –Dasar Manajemen. Jakarta: Ghalia Indonesia.
Mardikanto, T., & Soebianto.P. (2013). Pemberdayaan Masyarakat Perspektif Kebijakan Publik. Bandung: Alfabeta.
Marzuki. (1992). Strategi dan Model Pelatihan. Malang: IKIP Malang.
Munzayannah. (2001). Pendidikan keterampilan. Surakarta: universitas negeri Surakarta.
Nafarin. (2000). Penganggaran Perusahaan. Jakarta: Salemba Empat.
Nasdian, T.F. (2014). Pengembangan Masyarakat. Jakarta: Yayasan Pustaka Obot Indonesia.
Niswah, S. R. (2021). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan Menjahit di Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Latihan Kerja Provinsi Banten. Skripsi. Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta).
Raho, B. (2007). Teori Sosiologi Modern. Jakarta: Prestasi Pusaka.
Ratminto & Winarsih, A.S. (2005). Manajemen Pelayanan. Jakarta: Mismar.
Rivai, V. (2004). Manajemen Sumber Daya Manusia Untuk Perusahaan dari Teori dan Praktik. Jakarta: Grafindo Persada.
Sastradipoera. (2006). Pengembangan dan Pelatihan: Suatu Pendekatan Manajemen Sumber Daya Manusia. Bandung: Kappa-Sigma.
Setiawan, A. I. (2014). Dakwah Berbasis Pemberdayaan Ekonomi dan Peningkatan Kesejahteraan Mad’u. Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies, 6(2), 347-262.
Simamora, H. (2006). Manajemen Sumber Daya Manusia Edisi III. Yogyakarta: STIE YKPN.
Soekanto, S. (1987). Sosiologi hukum dalam masyarakat. Jakarta: Rajawali.
Soekanto, S., & Sulistiyowati, B. (2013). Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: Rajawali Pres.
Soemarjadi, M. (1991). Pendidikan Keterampilan. Jakarta: Depdikbud.
Suharto, E. (2005). Membangun Masyarakat Memberdayakan Rakyat. Bandung: Alfabeta.
Sumantri, M.S. (2015). Strategi Pembelajaran Teori & Praktik di Tingkat Pendidikan Sekolah Dasar. Jakarta: PT. Rajagrafindo Persada
Suprijono, A. (2013). Cooperative Learning Teori dan Aplikasi PAIKEM. Yogyakarta: Pustaka Belajar.
Tayibnapis, F.Y. (2008). Evaluasi Program dan Instrumen Evaluasi untuk Program Pendidikan dan Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta.
Utami, I. (2020). Efektivitas program Competency Based Training di Balai Latihan Kerja Kabupaten Sumedang (Doctoral dissertation, UIN Sunan Gunung Djati Bandung).
Westra, P. (1981). Ensiklopedi Administrasi. Jakarta: Gunung Agung.
Widoyoko, E.P.S. (2009). Evaluasi Program Pembelajaran (Panduan Praktis Bagi Pendidik dan Calon Pendidik). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Wirawan. (2016). Evaluasi Kinerja Sumber Daya Manusia. Jakarta. Salemba Empat.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish articles in Tamkin: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam agree to the following terms:
- Authors retain copyright of the article and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a CC-BY-SA or The Creative Commons Attribution–ShareAlike License.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).