Peran Komunitas Peduli Anak Yatim Piatu Dalam MeningKatkan Kesejahteraaan Anak
DOI:
https://doi.org/10.15575/tamkin.v9i1.24802Keywords:
Peran, Komunitas, Kesejahteraan Anak.Abstract
Kegiatan meningkatkan kesejahteraan anak memerlukan perhatian yang optimal dari masyarakat dan pemerintah. Komunitas peduli anak yatim piatu berperan dalam meningkatkan kesejahteraan yatim yang berdampak positif dalam pembangunan sosial yang berada di Desa Toblong Kabupaten Garut, keberadaanya bertujuan untuk mengimplementasikan peningkatan kesejahteraan anak-anak yatim piatu sudah dinilai cukup berpontensi dan memberikan dampak positif. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui program, proses implementasi, dan hasil dari program komunitas peduli anak yatim piatu dalam meningkatkan kesejahteraan anak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil dari penelitian dapat disimpulkan bahwa komunitas peduli anak yatim piatu dalam meningkatkan kesejahteraan anak dalam pelaksanaan programnya berjalan konsisten, melalui proses pemerataan pendapatan, pendidikan, serta peningkatan kualitas kesehatan. Proses implementasi program tersebut berdampak positif, baik primer ataupun sekunder tercukupi, respon masyarakat terhadap komunitas peduli anak yatim piatu dianggap tepat sasaran, adil dan kontinu. Hasil dari program berdampak baik terhadap aspek ekonomi, pendidikan, dan kesehatan.References
Adi, I.R. (2005). Ilmu Kesejahteraan Sosial dan Pekerjaan Sosial. Depok: Fisip UI Press
Al-Brigawi, A. L. (2012). Fiqh Keluarga Muslim (Rahasia Mengawetkan Bahtera Rumah Tangga). Jakarta: Amizah.
Berry, D. (2009). Pokok-Pokok Pikiran dalam Sosiologi. Jakarta: PT Rajagrafindo Persada.
Dunn, W.N. (2000). Pengantar Analisa Kebijakan Publik. Yogyakarta: Gadjah Mada Press.
Hadi, S.A. (2008). Pendidikan (Suatu Pengantar). Surakarta: UNS Press.
Handayaningrat, S. (1990). Pengantar Studi Ilmu Administrasi dan Manajemen. Jakarta: Haji Masagung.
Icai. (2010). Indikator Kesejahteraan. Diakses 5 Januari 2023, dari https://www.kompasiana.com/icai/54ff1feda333112e4550f95f/indikator-kesejahteraan.
Itsnaini, M. (2010). Pemberdayaan Anak Jalanan oleh Rumah singgah Kawah di Kelurahan Klitren, Gondokusuman, Yogyakarta. Skripsi. Diterbitkan. Fakultas Ushulludin, Studi Agama dan Pemikiran Islam. Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Johnson. L., & Schwartz, C. (1991). Social Welfare A Response to Human Need Second Edition. Allyn and Bacon:Massachusetts.
Moses, M. (2012). Analisis pengaruh pendidikan, pelatihan, dan pengalaman kerja terhadap produktivitas kerja pegawai dinas pertambangan dan energi Provinsi Papua. Media Riset Bisnis & Manajemen, 12(1), 18-36.
Musa, M. (1998). Metodologi Penelitian. Jakarta: Fajar Agung.
Mutakin, A. (2004). Dinamika Masyarakat Indonesia. Bandung: PT. Ganeshindo.
Nailufarh, Q.A.Y. (2010). Kesejahteraan Ekonomi Rakyat; di antara Harapan dan Realitas. BALANCE: Economic, Business, Management and Accounting Journal, 7(01).
Nasikun. (1993). Urbanisasi dan Kemiskinan di Dunia Ketiga, Yogyakarta: PT. Tiara Wacana
Nurdin, U. (2002). Konteks Implementasi Berbasis Kurikulum. Bandung: CV Sinar Baru.
Patinegara, S. (2010). Pemberdayaan Pendidikan Bagi anak Kurang mampu oleh panti asuhan Putra Muhammadiyah Yogyakarta. Skripsi. Diterbitkan. Fakultas Tarbiyah. Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Paulo. (1994). Pendidikan Sebagai Praktek Pembebasan. Jakarta: Gramedia.
Pramata, R. (2012). Analisis Pengaruh Perbedaan Antara Laba Akuntansi Dan Laba Fiskal Terhadap Persistensi Laba, Akrual Dan Aliran Kas Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta).
Ridwanullah, A., & Herdiana, D. (2018). Optimalisasi Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Masjid. Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies, Vol. 12 No. 1, 82-98.
Rosalina, I. (2014). Efektivitas Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perkotaan Pada Kelompok Pinjaman Bergulir Di Dsa Mantren Kecamatan Karangrejo Kabupaten Magetaan. Jurnal Efektivitas Pemberdayaan Masyarakat. Vol. 01 No. 01.
Sarlito, W.S. (2015). Teori- Teori Psikologi Sosial. Jakarta: Rajawali Pers.
Sedarmayanti (2017). Perencanaan dan Pengembangan SDM untuk Meningkatkan Kompetensi, Kinerja dan Produktivitas Kerja. Bandung: PT Refika Aditama.
Setiawan, A. I. (2014). Dakwah Berbasis Pemberdayaan Ekonomi dan Peningkatan Kesejahteraan Mad’u. Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies,Vol. 6 No. 2, 347-262.
Siagian, S.P. (1994). Organisasi, Kepemimpinan, Perilaku Administrasi. Jakarta: CV. Haji Mas Agung.
Soekanto, S. (2012). Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Sugandi, Y.S. (2011). Administrasi Publi: Konsep dan Perkembangan Ilmu di Indonesia. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Suharto, E. (2009). Membangun Masyarakat Memberdayakan Masyarakat. Bandung: Refika Aditama.
Sunarti. (2012). Kontribusi Samsat Keliling Terhadap Penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor Pada UP3AD. Surakarta : Universitas Sebelas Maret.
Suud, M. (2006). Orientasi Kesejahteraan Sosial. Jakarta: Prestasi Pustaka.
Tukiman, M. (1984). Artikel Dalam Simposium Aspek-Aspek Hukum Masalah Perlindungana Anak. Jakarta: Bina Cipta.
Wahit, I. M. (2005). Pengantar Keperawatan Komunitas. Penerbit Sagung Seto.
Zastrow, C. (2000). Understanding Human Behavior and The Social Environment. Chicago : Nelson-Hall Publishers.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish articles in Tamkin: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam agree to the following terms:
- Authors retain copyright of the article and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a CC-BY-SA or The Creative Commons Attribution–ShareAlike License.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).